Konten dari Pengguna

Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Alami pada Tumbuhan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan. Foto: Unsplash

Tumbuhan berkembang biak dengan cara generatif (kawin) dan vegetatif (tak kawin). Perkembangbiakan generatif terjadi jika tumbuhan memiliki kelengkapan yang dibutuhkan dalam proses penyerbukan dan pembuahan, seperti serbuk sari dan kepala putik.

Sementara itu, pada perkembangbiakan vegetatif, tumbuhan dihasilkan dari bagian tubuh induknya tanpa melalui proses penyerbukan dan pembuahan, sehingga sifat-sifat keturunannya sama persis dengan induknya.

Perkembangbiakan vegetatif dapat dibedakan menjadi vegetatif alami dan vegetatif buatan. Vegetatif alami terjadi tanpa campur tangan manusia.

Sedangkan, vegetatif buatan terjadi karena ada campur tangan manusia. Contohnya, mencangkok, menyetek, dan merunduk.

Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Alami

Mengutip buku Seri IPA Biologi SMP Kelas VIII oleh Deswaty Furqonita, S.Si., M.Biomed., perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan tingkat rendah berbeda berbeda dengan yang terjadi pada tumbuhan tingkat tinggi.

Pada tumbuhan tingkat rendah, perkembangbiakan vegetatif alami dapat dilakukan dengan cara membelah diri atau menghasilkan spora. Sementara pada tumbuhan tingkat tinggi dilakukan dengan beberapa cara berikut:

1. Tunas

Ilustrasi perkembangbiakan tumbuhan dengan tunas. Foto: iStock

Tunas biasanya tumbuh pada ruas-ruas batang, ketiak daun, atau ujung batang. Tunas juga dapat tumbuh liar seperti yang tumbuh pada daun cocor bebek. Tunas seperti itu disebut tunas adventif.

Jika tunas tumbuh di sekitar induknya, maka akan terbentuk rumpun yang merupakan kumpulan tanaman induk dengan tunas-tunas anaknya.

Contoh:

  • Pisang

  • Bambu

  • Sukun

  • Bambu

  • Tebu

2. Akar Tinggal

Akar tinggal atau rumpang merupakan batang yang tumbuh mendatar di dalam tanah. Bentuknya berbuku-buku, bersisik, dan umumnya berdaging. Pada bagian bawah sisik, terdapat kuncup tunas yang akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.

Contoh:

  • Jahe

  • Kunyit

  • Lengkuas

  • Temulawak

  • Kencur

3. Geragih

Geragih atau stolon adalah batang yang tumbuh menjalar di atas permukaan tanah atau di dalam tanah. Geragih berbuku-buku dan pada bagian ujungnya dapat tumbuh tunas yang menjadi tumbuhan baru.

Contoh:

  • Pegagan

  • Rumput teki

  • Eceng gondok

  • Stroberi

  • Arbei

4. Umbi Lapis

Ilustrasi perkembangbiakan tumbuhan dengan umbi lapis. Foto: iStock

Umbi lapis merupakan daun yang menebal mengelilingi batang berbentuk cakram di dalam tanah. Umbi lapis menebal karena digunakan untuk menyimpan cadangan makanan.

Bagian di antara daun dan cakram, tumbuh tunas yang disebut dengan siung. Siung inilah yang akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.

Contoh:

  • Gladiol

  • Bawang merah

  • Bawang putih

  • Bawang bombay

  • Bunga bakung

  • Bunga tulip

5. Umbi Akar

Ini merupakan akar yang tumbuh membesar di dalam tanah untuk menyimpan cadangan makanan. Umbi akar berkembang biak melalui tunas yang tumbuh dari batang yang tersisa.

Contoh:

  • Bunga dahlia

  • Singkong

  • Wortel

  • Lobak

  • Bengkoang

6. Umbi Batang

Umbi batang merupakan batang yang tumbuh di dalam tanah dengan ujung yang membesar sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Pada umbi batang terdapat mata tunas sehingga dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru.

Contoh:

  • Kentang

  • Ubi jalar

  • Talas

  • Keladi

(ADS)