Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Alami pada Tumbuhan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tumbuhan berkembang biak dengan cara generatif (kawin) dan vegetatif (tak kawin). Perkembangbiakan generatif terjadi jika tumbuhan memiliki kelengkapan yang dibutuhkan dalam proses penyerbukan dan pembuahan, seperti serbuk sari dan kepala putik.
Sementara itu, pada perkembangbiakan vegetatif, tumbuhan dihasilkan dari bagian tubuh induknya tanpa melalui proses penyerbukan dan pembuahan, sehingga sifat-sifat keturunannya sama persis dengan induknya.
Perkembangbiakan vegetatif dapat dibedakan menjadi vegetatif alami dan vegetatif buatan. Vegetatif alami terjadi tanpa campur tangan manusia.
Sedangkan, vegetatif buatan terjadi karena ada campur tangan manusia. Contohnya, mencangkok, menyetek, dan merunduk.
Contoh Perkembangbiakan Vegetatif Alami
Mengutip buku Seri IPA Biologi SMP Kelas VIII oleh Deswaty Furqonita, S.Si., M.Biomed., perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan tingkat rendah berbeda berbeda dengan yang terjadi pada tumbuhan tingkat tinggi.
Pada tumbuhan tingkat rendah, perkembangbiakan vegetatif alami dapat dilakukan dengan cara membelah diri atau menghasilkan spora. Sementara pada tumbuhan tingkat tinggi dilakukan dengan beberapa cara berikut:
1. Tunas
Tunas biasanya tumbuh pada ruas-ruas batang, ketiak daun, atau ujung batang. Tunas juga dapat tumbuh liar seperti yang tumbuh pada daun cocor bebek. Tunas seperti itu disebut tunas adventif.
Jika tunas tumbuh di sekitar induknya, maka akan terbentuk rumpun yang merupakan kumpulan tanaman induk dengan tunas-tunas anaknya.
Contoh:
Pisang
Bambu
Sukun
Bambu
Tebu
2. Akar Tinggal
Akar tinggal atau rumpang merupakan batang yang tumbuh mendatar di dalam tanah. Bentuknya berbuku-buku, bersisik, dan umumnya berdaging. Pada bagian bawah sisik, terdapat kuncup tunas yang akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.
Contoh:
Jahe
Kunyit
Lengkuas
Temulawak
Kencur
3. Geragih
Geragih atau stolon adalah batang yang tumbuh menjalar di atas permukaan tanah atau di dalam tanah. Geragih berbuku-buku dan pada bagian ujungnya dapat tumbuh tunas yang menjadi tumbuhan baru.
Contoh:
Pegagan
Rumput teki
Eceng gondok
Stroberi
Arbei
4. Umbi Lapis
Umbi lapis merupakan daun yang menebal mengelilingi batang berbentuk cakram di dalam tanah. Umbi lapis menebal karena digunakan untuk menyimpan cadangan makanan.
Bagian di antara daun dan cakram, tumbuh tunas yang disebut dengan siung. Siung inilah yang akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.
Contoh:
Gladiol
Bawang merah
Bawang putih
Bawang bombay
Bunga bakung
Bunga tulip
5. Umbi Akar
Ini merupakan akar yang tumbuh membesar di dalam tanah untuk menyimpan cadangan makanan. Umbi akar berkembang biak melalui tunas yang tumbuh dari batang yang tersisa.
Contoh:
Bunga dahlia
Singkong
Wortel
Lobak
Bengkoang
6. Umbi Batang
Umbi batang merupakan batang yang tumbuh di dalam tanah dengan ujung yang membesar sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Pada umbi batang terdapat mata tunas sehingga dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru.
Contoh:
Kentang
Ubi jalar
Talas
Keladi
(ADS)
