Konten dari Pengguna

Contoh Puisi Anak dengan Berbagai Tema

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi anak. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi anak. Foto: iStock

Puisi adalah karya sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, larik, dan bait. Puisi dapat digunakan sebagai media untuk menuangkan isi hati dan pikiran yang tidak bisa diungkapkan secara langsung.

Puisi dikelompokkan menjadi beberapa jenis, puisi anak adalah salah satunya. Sesuai dengan namanya, puisi anak adalah puisi yang dibuat oleh anak-anak.

Namun, mengutip buku Antologi Puisi Indonesia Modern Anak-Anak terbitan Yayasan Obor Indonesia, puisi anak juga dapat diartikan sebagai puisi yang menampilkan hal-hal yang akrab dengan dunia anak-anak atau hal-hal lain yang bisa diterima oleh kalangan anak-anak.

Puisi anak memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. Dengan membuat puisi, imajinasi dan kreativitas anak terlatih sejak dini. Puisi anak juga dapat memengaruhi psikologi anak untuk menghadapi dan mengatasi masalah dengan baik.

Berbeda dengan puisi pada umumnya yang dipenuhi oleh kata-kata puitis dan kiasan, puisi anak cenderung menggunakan bahasa sehari-hari yang sederhana dan memiliki makna sesungguhnya.

Itu karena puisi anak juga menargetkan anak-anak sebagai pembacanya. Dengan demikian, bahasa yang sederhana membuat puisi anak lebih mudah dipahami dan tidak menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda.

Mengutip buku Pembelajaran Puisi, Apresiasi dari dalam Kelas oleh Supriyanto, pada umumnya tema puisi anak lebih sederhana. Mereka menulis puisi hanya berdasarkan apa yang disenangi dan apa yang dirasakan saja.

Bagi orang dewasa yang membacanya, puisi anak dapat dijadikan sarana untuk menyelami lebih dalam pikiran anak-anak yang terkadang sulit untuk dimengerti.

Nah, untuk dapat memahaminya lebih jauh, berikut contoh puisi anak dengan berbagai tema.

Ilustrasi puisi anak. Foto: iStock

Contoh Puisi Anak Tema Orangtua

Mama

(Karya Desti Yuliani Bayuningsih)

Oh… mama

Kenapa hatimu mulia

Aku ingin memelukmu

Aku selalu merindukanmu

Sejak aku masih kecil

Aku selalu disayang mama

Mama oh mama

Kau jangan bersedih

Berdoa

(Karya Abdul Goni)

Ibuku yang telah memelihara dan membersihkan daku

Dan dia telah menyekolahkanku

Dia satu-satunya untukku

Yang merawat aku sejak kecil

Aku akan mendoakan ibuku

Karena dia mengayun-ayun

Ketika aku masih kecil

Dan dia yang membesarkanku

Contoh Puisi Anak Tema sahabat

Sahabat

(Karya Rizqy Saffana Jinani)

Sahabatku

Terima kasih atas semua yang telah kau berikan kepadaku

Kau adalah seorang yang berarti dalam hidupku

Kau mampu membuatku tersenyum

Di saat ku sedih kau coba menghiburku

Sahabatku bukan malaikat

Ia tak punya sayap

Ia tak bisa terbang

Tapi ia bisa mengajakku

Menjelajahi dunia

Sahabatku bukan profesor

Ia bodoh

Ia tak bisa menghafal lebih dari 1000 kata

Tapi ia bisa menjelaskan dunia padaku

Kini aku mengerti betapa pentingnya

Arti sahabat

Bahwa kita saling membutuhkan satu sama lain

Contoh Puisi Anak Tema Lingkungan

Sungai

(Karya Ahmad Satriamulya)

Oh, sungaiku

Engkaulah bagian dari hidupku

Andaikan saja kau bersih

Air yang mengalir membuatku ingin bermain

Bersama ikan-ikan yang hidup di sana

Oh, sungaiku

Andaikan saja kau bersih

Kau akan membuat kota ini menjadi indah

Kebersihan Lingkungan

(Karya Jasmiar Seman)

Jagalah kebersihan!

Kebersihan sebagian dari iman

Kebersihan menjaga kesehatan

Kebersihan menjadi keindahan

Kebersihan menjadi kesenangan

Si Muslim selalu bersih

Baju, celana, dan sepatu selalu bersih

Gigi disikat, mandi setiap hari

Kaki dan tangan selalu dicuci

Si Muslim bekerja sendiri

Menyapu lantai, menggosok kursi

Tempat tidur dibersihkan

Sampah halaman dikumpulkan

Indah sekali dipandang

Contoh Puisi Tema Binatang

Kupu-kupu

Kupu-kupu yang lucu

Sungguh indah warna bulumu

Kuning merah dan hitam

Sungguh sangat menawan

Kau terbang ke sana kemari

Hinggap di atas bunga yang wangi

Selalu kau kepakkan sayapmu

Bagai tiada rasa lelah

Aku sangat terpesona dengan keindahanmu

Wahai kupu-kupu

Tetaplah terbang bersamaku

Menghibur hatiku yang sedang pilu

(ADS)