Contoh Soal Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa dan Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam dunia akuntansi, pencatatan yang tepat sangat penting untuk memastikan laporan keuangan yang akurat. Bagi perusahaan jasa, contoh soal jurnal penyesuaian perusahaan jasa sangat relevan untuk memastikan akurasi laporan keuangan.
Pada perusahaan jasa, transaksi yang perlu disesuaikan umumnya terkait dengan pendapatan yang belum tercatat, beban yang masih harus dibayar, penyusutan aset, dan sebagainya. Memahami konsep jurnal penyesuaian dalam praktik sehari-hari adalah suatu keharusan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Jurnal Penyesuaian
Dikutip dari buku Pengantar Akuntansi Case Based Learning, Arum Prastiwi, dkk, (2021), jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat pada akhir siklus akuntansi saat ada perubahan saldo pada suatu akun dan harus disesuaikan ke dalam buku besar perusahaan.
Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan saldo akun-akun pada akhir periode akuntansi agar mencerminkan kondisi yang sebenarnya. Jurnal penyesuaian ini penting dilakukan karena adanya beberapa transaksi yang belum tercatat pada saat terjadinya transaksi tersebut.
Akibatnya, laporan keuangan yang disusun tanpa adanya penyesuaian tidak akan memberikan gambaran yang akurat mengenai kondisi keuangan perusahaan. Adapun tujuan utama dari jurnal penyesuaian adalah sebagai berikut.
Memastikan pendapatan dan beban diakui pada periode akuntansi yang tepat, sesuai dengan prinsip akuntansi akrual.
Memastikan setiap akun riil sudah sesuai dan akurat dengan kondisi sebenarnya.
Laporan keuangan yang akurat akan memberikan informasi yang tepat bagi manajemen dalam mengambil keputusan bisnis.
Jurnal penyesuaian berfungsi untuk mencatat transaksi-transaksi tersebut sehingga tidak ada yang terlewat.
Jurnal penyesuaian digunakan untuk mencatat penyusutan aset tersebut sehingga nilai buku aset tetap menjadi lebih realistis.
Mengetahui nilai akun yang ada di buku besar agar pelaporan keuangan bisa menjadi lebih mudah.
Jurnal penyesuaian dapat juga dikelompokkan sebagai deferal dan akrual. Deferal berkaitan dengan penundaan (penangguhan) pengakuan atas beban atau pendapatan yang transaksinya telah dicatat ke dalam akun.
Sementara itu, akrual berkaitan dengan pengakuan atas beban atau pendapatan yang terjadi tetapi belum dicatat ke dalam akun. Misalnya, menyewakan gedung kepada orang lain belum dicatat sebagai pendapatan karena uang sewa belum diterima tetapi telah diakui sebagai pendapatan.
Akun-akun yang perlu disesuaikan pada akhir periode akuntansi adalah sebagai berikut.
Penyusutan aktiva tetap
Beban dibayar di muka
Pemakaian perlengkapan
Beban yang masih harus dibayar
Pendapatan yang masih harus diterima
Pendapatan diterima di muka.
Contoh Soal Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa
Agar lebih mudah dalam memahami konsep jurnal penyesuaian perusahaan jasa, penting untuk melihat contoh soal jurnal penyesuaian perusahaan jasa.
Mengutip dari buku Ekonomi Kurikulum 2006, berikut adalah contoh soal dan jawabannya yang bisa dijadikan referensi dan juga panduan.
Sebagai contoh, saldo di catatan keuangan Bengkel Candra berbeda dengan saldo yang tercantum di rekening koran bank. Oleh karena itu, Bengkel Candra membuat jurnal penyesuaian untuk merinci ulang informasi di neraca saldo dan menemukan perbedaan.
Adapun neraca saldo yang sudah dibuat Bengkel Candra adalah sebagai berikut.
Kemudian, setelah dilakukan pengecekan ulang Bengkel Candra menemukan data penyesuaian pada 31 Desember 2015 meliputi:
Peralatan bengkel disusutkan 10% dari harga perolehannya.
Sewa ruangan dibayar pada tanggal 6 Desember 2015 untuk satu (1) tahun.
Setelah diperiksa kembali, ternyata nilai perlengkapan bengkel yang tersisa adalah Rp5.000.000,00.
Masih harus dibayar bunga bank atas pinjaman yang dilakukan sebesar Rp250.000,00.
Masih ada pendapatan dari pelanggan yang belum diterima oleh Bengkel Candra sebesar Rp1.000.000,00.
Dari 20 motor yang dipercayakan kepada Bengkel Candra untuk diperbaiki, sudah 15 unit motor yang telah selesai perbaikannya dengan kesepakatan total pendapatan yang diterima di muka oleh Bengkel Candra sebesar Rp30.000.000,00
Berdasarkan data penyesuaian itu, ditemukan penghitungan sebagai berikut.
1. Mencari Penyusutan Aktiva Tetap
Aktiva tetap yang dimiliki perusahaan dan dipakai dalam kegiatan normal akan berkurang nilai ekonomisnya secara berangsur-angsur. Berkurangnya nilai aktiva tersebut merupakan biaya yang harus dicatat dalam laporan akuntansi.
Berkurangnya nilai aktiva tersebut merupakan biaya yang harus dicatat dalam laporan akuntansi. Berkurangnya nilai aktiva tetap dikenal dengan istilah penyusutan atau depresiasi.
Metode yang paling umum digunakan dalam menghitung penyusutan yakni metode garis lurus (straight line method). Rumus penyusutan (P) dengan metode garis lurus adalah:
Selain menggunakan metode penyusutan tertentu, penyusutan dapat juga dilakukan dengan menentukan persentase penyusutan tiap tahun. Nilai penyusutan kemudian ditentukan melalui hasil pengalian persentase penyusutan dengan nilai aktiva. Maka jurnal penyesuaian yang dibuat adalah sebagai berikut.
Beban penyusutan aktiva........ (D)
Akumulasi penyusutan aktiva.................. (K)
Berdasarkan transaksi yang terjadi pada Bengkel Candra, maka besarnya penyusutan peralatan bengkel dapat dihitung sebagai berikut.
Beban penyusutan:
= 10% × harga perolehan peralatan bengkel
= 10% × Rp25.000.000,00
= Rp2.500.000,00
Hasil penghitungan tersebut dapat disusun Bengkel Candra ke jurnal penyesuaian sebagai berikut.
2. Mencari Beban Dibayar Di muka
Berdasarkan transaksi yang terjadi di Bengkel Candra, nilai sewa di neraca saldo dicatat sebagai harta (akun sewa dibayar di muka).
Sewa dibayar tanggal 6 Desember 2015 sehingga nilai sewa yang sudah dijalani (menjadi beban) adalah satu (1) bulan dari dua belas bulan sewa yang disepakati.
Perhitungannya:
=1/12 × Rp6.000.000,00
= Rp500.000,00
Jurnal penyesuaian yang dibuat yaitu dengan mencatat nilai sewa sebagai beban yang sudah dijalani, sehingga terlihat sebagai berikut.
3. Mencari Pemaikan Perlengkapan
Saldo akun perlengkapan dalam neraca saldo pada awal dan akhir tahun akan berbeda karena ada pemakaian perlengkapan yang tidak mengalami proses pencatatan selama periode berjalan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penyesuaian dengan jurnal sebagai berikut.
Apabila pada awal periode, perusahaan memiliki akun perlengkapan maka jurnal penyesuaian yang harus dibuat adalah sebagai berikut.
Beban perlengkapan........ (D)
Perlengkapan.................. (K)
Catat sebesar yang sudah terpakai
Apabila pada awal periode, perusahaan memiliki akun beban perlengkapan maka jurnal penyesuaian yang harus dibuat adalah sebagai berikut.
Perlengkapan ……. (D)
Beban perlengkapan ……… (K)
Catat sebesar yang tersisa
Berdasarkan transaksi yang terjadi, Bengkel Candra mencatat perlengkapan pada neraca saldo dengan akun perlengkapan dengan nilai Rp5.500.000,00.
Nilai perlengkapan yang tersisa setelah dihitung adalah Rp5.000.000,00 sehingga perlengkapan yang terpakai (sudah menjadi beban) yaitu Rp500.000,00. Jurnal penyesuaian yang harus dibuat adalah sebagai berikut.
4. Mencari Beban yang Masih Harus Dibayar
Beban yang masih harus dibayar adalah beban yang sudah menjadi beban dilihat dari segi waktu tetapi belum dicatat dan dibayar. Jurnal penyesuaian yang dibuat adalah sebagai berikut.
Beban gaji/bunga/sewa.............. (D)
Utang gaji/bunga/sewa................... (K)
Berdasarkan transaksi di Bengkel Candra, masih harus dibayar bunga bank atas pinjaman yang dilakukan sebesar Rp250.000,00 jurnal penyesuaian yang dibuat adalah sebagai berikut.
5. Mencari Pendepatan yang Masih Harus Diterima
Pendapatan yang masih harus diterima atau yang disebut juga piutang penghasilan adalah pendapatan yang sudah menjadi hak dilihat dari segi waktu tetapi belum diterima karena belum jatuh tempo. Jurnal penyesuaian yang dibuat adalah sebagai berikut.
Piutang sewa........... (D)
Pendapatan sewa............. (K)
Berdasarkan transaksi di Bengkel Candra, masih ada pendapatan dari pelanggan yang belum diterima oleh Bengkel Candra sebesar Rp1.000.000,00 jurnal penyesuaian yang harus dibuat adalah sebagai berikut:
6. Mencari Diterima Di muka
Pencatatan diterima di muka dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu menggunakan pendekatan jika neraca saldo yang dicatat sebagai utang dan sebagai pendapatan.
Berdasarkan transaksi yang terjadi di Bengkel Candra, dari 20 motor yang dipercayakan kepada Bengkel Candra untuk diperbaiki, sudah 15 unit motor yang telah selesai perbaikannya dengan kesepakatan total pendapatan yang diterima di muka oleh Bengkel Candra sebesar Rp30.000.000,00.
Artinya, masih ada 5 unitmotor yang perbaikannya belum selesai sehingga hal tersebut menjadi utang atau kewajiban bagi Bengkel Candra.
Oleh karena bengkel tersebut mencatat penerimaan pendapatan awal sebagai piutang (pendapatan diterima di muka), maka harus membuat jurnal penyesuaiannya dengan mencatatnya sebagai pendapatan yangsudah dijalani atau selesai dikerjakan yaitu 15 motor.
15/30 x Rp30.000.000,00.
= Rp22.500.000,00.
Demikian contoh soal jurnal penyesuaian perusahaan jasa dan jawabannya yang bisa dijadikan referensi dan juga panduan belajar akutansi. (LA)
Baca Juga: 15 Contoh Soal KSM Ekonomi MA 2024 Provinsi dan Jawabannya
