Konten dari Pengguna

Contoh Surat Kuasa Perwakilan Ke Bank hingga Pengambilan BPKB

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ingin menulis surat kuasa perwakilan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ingin menulis surat kuasa perwakilan. Foto: Pixabay

Pada situasi tertentu, seseorang membuat surat kuasa agar keperluannya tetap terpenuhi. Surat kuasa merupakan surat yang berisi penyerahan wewenang suatu pihak, kepada pihak lain yang diberi kepercayaan.

Surat kuasa berguna untuk seseorang yang tidak dapat melakukan sesuatu secara sendiri, sehingga membutuhkan perwakilan orang lain. Itulah mengapa disebut dengan surat kuasa perwakilan.

Dirangkum berdasarkan buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia dan Pembentukan Istilah Terlengkap terbitan PT Grasindo (2019: 178), surat kuasa perwakilan memiliki ciri-ciri khusus, yaitu:

  • Ditulis dengan menggunakan bahasa baku dan mudah dipahami.

  • Berisi pernyataan pelimpahan wewenang kepada suatu pihak yang tercantum di dalamnya.

  • Memiliki judul surat yang memang menyatakan bahwa surat tersebut adalah surat kuasa.

Ciri-ciri khusus inilah yang digunakan untuk membedakan surat kuasa dengan surat-surat lainnya. Agar lebih memahaminya, berikut struktur lengkap surat kuasa perwakilan beserta contoh-contohnya.

Penampakan tumpukan surat kuasa perwakilan. Foto: Pixabay

Struktur Surat Kuasa Perwakilan

Mengutip buku Panduan Lengkap Membuat Surat-surat Kuasa karya Frans Satrio Wicaksono, S.H (2009: 27), berikut struktur surat kuasa perwakilan yang terdiri dari judul hingga kalimat penutup surat.

1. Judul

Judul dalam surat kuasa perwakilan umumnya menyebutkan kata “SURAT KUASA” itu sendiri. Namun, terkadang dapat dicantumkan kalimat sederhana yang menyebutkan tujuan pemberian kuasa tersebut. Contohnya seperti “SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB”.

2. Kalimat Pembuka

Kalimat pembuka umumnya menyebutkan kalimat “Yang bertanda tangan di bawah ini” atau dapat berupa identifikasi waktu dan tempat dibuatnya surat kuasa tersebut, baru kemudian dilanjutkan dengan kalimat “Yang bertanda tangan di bawah ini.”

3. Identitas Pemberi Kuasa

Identitas pemberi kuasa berisi identitas seseorang yang mengajukan surat kuasa perwakilan tersebut. Ini berguna untuk memberikan kuasa atau meminta orang lain untuk mewakili dirinya atas suatu urusan tertentu, karena ketidakmampuannya hadir dalam urusan tersebut.

Identitas pemberi kuasa berisi nama, umur, pekerjaan, alamat, dan dapat dilengkapi dengan nomor kartu identitas yang dimiliki dan masih berlaku serta dikeluarkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang.

4. Identitas Penerima Kuasa

Identitas penerima kuasa berisi identitas seseorang yang melalui surat kuasa perwakilan. Ini diberikan dari pihak yang bersangkutan untuk mewakili dirinya atas urusan tertentu, karena ketidakmampuannya hadir untuk urusan tersebut.

Prinsipnya, identitas penerima kuasa berisi nama, umur, pekerjaan, alamat, dan dapat dilengkapi dengan nomor kartu identitas yang dimiliki dan masih berlaku serta dikeluarkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang.

5. Pemberian Sifat Kuasa

Di bagian ini, sifat dari kuasa itu sendiri ditekankan. Bagian ini terletak di tengah badan surat kuasa. Sifat kuasa dibagi menjadi dua, yaitu umum dan khusus.

Sifat pemberian kuasa merupakan bagian yang tidak boleh terlewat, mengingat pentingnya hal-hal yang dikuasakan kepada seseorang. Sebab, jika tidak disebutkan, dapat diartikan lain hingga disalahgunakan.

6. Perbuatan yang Dikuasakan

Bagian ini berisi perbuatan yang dikuasakan dari satu atau beberapa orang pemberi kuasa kepada satu atau beberapa orang penerima kuasa perwakilan. Perbuatan tersebut dapat dituliskan secara rinci dan detail mengenai setiap tindakan yang akan dijalani oleh penerima kuasa perwakilan.

7. Penutup dan Pembubuhan Tanda Tangan

Kalimat penutup kuasa biasanya berisi pesan terakhir sebelum pelaksanaan kuasa atau waktu pembuatannya. Tak ketinggalan, pembubuhan tanda tangan oleh pemberi kuasa dan penerima kuasa sebagai bentuk legalisasi surat kuasa perwakilan.

Contoh kalimat penutup surat kuasa, yaitu: “Demikian surat kuasa perwakilan ini diberikan untuk dikerjakan dengan itikad baik dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.”

Contoh Surat Kuasa Perwakilan

1. Contoh Surat Kuasa Perwakilan ke Bank

Contoh surat kuasa perwakilan ke bank. Foto: bankbsi.com

2. Contoh Surat Kuasa Perwakilan Pengambilan BPKB Motor

Contoh surat kuasa perwakilan pengambilan BPKB motor. Foto: samsatkeliling.info

3. Contoh Surat Kuasa Perwakilan Pengambilan BPKB Mobil

Contoh surat kuasa perwakilan pengambilan BPKB mobil. Foto: samsatkeliling.info

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa saja ciri surat kuasa perwakilan?

chevron-down

Ditulis dengan menggunakan bahasa baku dan mudah dipahami, berisi pernyataan pelimpahan wewenang kepada suatu pihak yang tercantum di dalamnya, dan memiliki judul surat yang memang menyatakan bahwa surat tersebut adalah surat kuasa.

Apa yang dimaksud identitas pemberi kuasa?

chevron-down

Identitas pemberi kuasa berisi identitas seseorang yang mengajukan surat kuasa perwakilan.

Bagaimana contoh kalimat penutup surat kuasa?

chevron-down

Contoh kalimat penutup surat kuasa, yaitu: “Demikian surat kuasa perwakilan ini diberikan untuk dikerjakan dengan itikad baik dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.”