Konten dari Pengguna

Contoh Usaha Pertanian dan Upaya Peningkatannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi usaha pertanian yang dilakukan masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi usaha pertanian yang dilakukan masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Foto: Pixabay

Usaha pertanian merupakan salah satu bentuk kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat Indonesia. Kegiatan ekonomi ini bertujuan untuk mendapatkan barang atau jasa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga menciptakan kemakmuran.

Kegiatan usaha pertanian yang terdiri dari pemeliharaan, pembudidayaan, pengembangbiakan, pembesaran/penggemukan, dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya dapat dijual/ditukar, untuk memperoleh keuntungan.

Khusus untuk budidaya padi dan palawija, pemeliharaan sapi potong, sapi perah dan kerbau, walaupun untuk konsumsi sendiri, tetapi dikategorikan sebagai usaha pertanian.

Sebab menjadi kebutuhan utama masyarakat, apa saja upaya untuk meningkatkan usaha perhatian? Agar lebih memahaminya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Lahan pertanian yang banyak ditemui di daerah pedesaan. Foto: Pixabay

Upaya Peningkatkan Usaha Perhatian

Usaha pertanian adalah usaha yang menghasilkan bahan pangan dan banyak ditemui di daerah pedesaan dan pegunungan.

Dalam menjalankan usaha pertanian, dibutuhkan orang-orang yang bermata pencaharian sebagai petani. Berdasarkan jenis usahanya, petani dibedakan menjadi empat, yaitu:

  • Petani sawah, yaitu bertugas mengolah sawah;

  • Petani ladang, yaitu bertugas mengolah lahan kering;

  • Petani perkebunan, yaitu bertugas mengolah lahan luas untuk tanaman perkebunan;

  • Petani tambak, yaitu bertugas mengolah lahan untuk daerah tambak.

Merangkum dalam buku Super Complete Kelas 4-5-6 terbitan Tim Guru Inspiratif (2018: 341), untuk dapat meningkatkan hasil pertanian, dapat dilakukan dengan berbagai upaya di antaranya sebagai berikut.

Penampakan sistem tumpang sari sebagai upaya peningkatan usaha pertanian. Foto: Pixabay

1. Intensifikasi

Intensifikasi adalah upaya meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan pertanian. Upaya ini dilakukan dengan menggunakan pupuk, bibit unggul, pengairan, pemeliharaan, dan penyuluhan. Intensifikasi lebih dikenal dengan nama pancausaha tani.

2. Ekstensifikasi

Ekstensifikasi adalah upaya meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian. Upaya ini merujuk pada perluasan area pertanian yang belum pernah dimanfaatkan manusia.

3. Diversifikasi

Diversifikasi adalah upaya meningkatkan hasil pertanian dengan memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian. Contohnya, yaitu sistem tumpang sari yang dilakukan dengan cara menanam beberapa jenis tanaman secara bersamaan pada lahan yang sama.

4. Rehabilitasi

Rehabilitasi adalah upaya meningkatkan hasil pertanian dengan memperbarui metode-metode pertanian yang ada, atau menggantinya dengan tanaman yang sudah tidak produktif lagi.

Sebagai contoh, dengan cara memperbaiki sawah tadah hujan menjadi sawah irigasi, atau mengganti tanaman yang sudah tua dengan tanaman baru.

Tanaman pertanian organik dapat dijadikan bisnis yang menguntungkan. Foto: Pixabay

Contoh Usaha Pertanian yang Menguntungkan

Bidang pertanian ternyata dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang menguntungkan. Dikutip melalui situs binus.ac.id, berikut ini contoh usaha pertanian yang menguntungkan dan patut dicoba.

1. Tanaman Pertanian Organik

Salah satu perubahan gaya hidup di Indonesia adalah kesadaran akan hidup sehat. Selain rutin berolahraga, konsumsi makanan juga menjadi perhatian masyarakat yang memiliki gaya hidup sehat.

Oleh sebab itu, bisnis pertanian organik mulai digandrungi berbagai kalangan. Di sisi lain, pertanian jenis ini tidak memerlukan lahan luas, tetapi hasilnya memiliki daya jual yang tinggi.

2. Budidaya Tanaman Hias

Perubahan gaya hidup juga membuat masyarakat menginginkan lingkungan fasilitas umum, perumahan, maupun perkantoran yang tetap sejuk, asri, dan rindang.

Keadaan tersebut membuat banyaknya permintaan dan jumlah tanaman hias yang sangat bervariasi, dan dapat dibudidayakan seperti mawar, melati, anggrek, bahkan tanaman bonsai. Tanaman-tanaman ini sangat berpotensi menjadi peluang usaha yang menguntungkan.

3. Menyediakan Bibit Berkualitas

Salah satu penyebab kegagalan panen adalah bibit yang tidak berkualitas. Fenomena ini membuat adanya peluang untuk menyediakan bibit sesuai dengan kemampuan, seperti bibit tanaman pangan atau aneka varietas hortikultura.

Untuk memulai usaha penyediaan bibit berkualitas, memang diperlukan pengetahuan dan perjuangan yang tidaklah mudah. Namun, ketika usaha bibit ini terbukti unggul dan tahan terhadap hama, petani akan terus menggunakannya, sehingga bisnis ini dinilai menguntungkan.

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa saja kategori petani berdasarkan jenis usahanya?

chevron-down

Petani sawah, petani ladang, petani perkebunan, dan petani tambak.

Apa itu intensifikasi?

chevron-down

Intensifikasi adalah upaya meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan pertanian.

Apa itu ekstensifikasi?

chevron-down

Ekstensifikasi adalah upaya meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian.