Contoh Usaha Rumahan yang Tidak Ada Matinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Usaha rumahan banyak dijumpai di Indonesia, mulai dari kota-kota besar hingga kota kecil. Usaha dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, merupakan kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud pekerjaan. Dalam bidang perdagangan, kegiatan ini bertujuan untuk mencari keuntungan.
Menurut Hughes dan Kapoor dalam buku Dasar-Dasar Etika Bisnis Islami karya Bukhari Alma, usaha adalah suatu kegiatan individu untuk melakukan sesuatu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa untuk mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Jenis-Jenis Usaha
1. Usaha Mikro
Mengutip dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia (Isu-isu Penting) karya Tulus Tambulan, usaha mikro merupakan aktivitas perekonomian dengan skala kecil. Usaha ini memiliki sifat tradisional, dan informal atau belum terdaftar di dalam badan hukum. Usaha mikro merupakan ekonomi produktif yang berdiri sendiri dan dilakukakan oleh perorangan.
2. Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Usaha ini memiliki skala usaha kecil ke menengah. Contohnya, usaha rumah tangga dengan jumlah pegawai 1-19 orang. Usaha kecil dan menengah berperan penting dalam ekonomi negara.
Berdasarkan jurnal Pengelolaan dan Perkembangan Usaha pada Usaha Kecil dan Menengah (Studi Deskriptif pada Rumah Makan Palem Asri Surabaya), UKM di Indonesia meningkat karena didominasi industri makanan dan minuman.
3. Usaha Makro
Menurut Agus Sartono dalam Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi Edisi Keempat, usaha makro adalah kegiatan yang memiliki cakupan usaha besar dan luas, usaha yang sudah go public, dan berjangka panjang. Untuk meningkatkan usaha makro dapat dilihat dari kinerja dan keuangannya.
Contoh Usaha Rumahan yang Tidak Ada Matinya
Merujuk pada buku Peluang Usaha Rumahan yang Menguntungkan karya Ajen Dianawati, berikut contoh usaha rumahan yang tidak ada matinya.
1. Toko atau warung kelontong
Usaha warung kelontong banyak dijumpai di wilayah permukiman. Terutama jika berada di lokasi yang penduduknya sangat padat. Toko kelontong menjual hampir seluruh kebutuhan sehari-hari seperti sembako, kebutuhan rumah tangga, makanan dan camilan, minuman serta obat-obatan.
2. Usaha Perecetakan dan Alat Tulis Kantor
Usaha percetakan umumnya berada di kawasan sekolah, perkantoran, kampus, dan daerah strategis lainnya. Konsumen dari usaha ini adalah anak sekolah, karyawan, mahasiswa, dan masyarakat umum lainnya.
Usaha percetakan dan alat tulis kantor juga dilengkapi dengan jasa ketik, internet, laminasi, dan penjilidan.
3. Usaha Penatu (Laundry)
Usaha penatu menjadi salah satu usaha yang menjamur di mana-mana. Sebab beberapa orang lebih memilih jasa ini untuk mencuci dan menyetrika pakaian daripada melakukannya sendiri. Usaha ini cocok bila berlokasi di daerah penduduk padat dan banyak kos-kosan.
4. Usaha Katering
Usaha katering memiliki peluang yang menguntungkan. Pelanggan dari usaha ini adalah pihak yang akan menyelenggarakan sebuah acara seperti pernikahan, khitanan, pesta ulang tahun, dan lain-lain.
(ZHR)
