Daftar Marga Batak yang Ada di Indonesia untuk Menambah Wawasan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masyarakat suku Batak identik memiliki marga. Terdapat daftar marga Batak yang cukup banyak sebagai penanda identitas diri dari setiap keluarga pada suku tersebut. Setiap marga memiliki lingkup keluarganya masing-masing yang membedakan dari marga lainnya.
Marga Batak menjadi salah satu karakteristik budaya Batak sebagaimana dikutip dari buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah), Nana Supriatna, (2006:16). Marga bisa dilihat dari nama seseorang yang umumnya terletak di bagian belakang.
Marga Batak juga menjadi keunikan dari budaya orang Batak yang membedakan dari suku lainnya yang ada di Indonesia. Sebab, tidak banyak suku di Indonesia yang memiliki marganya sendiri dibandingkan dengan suku Batak.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Sekilas tentang Suku Batak
Sebelum membahas apa saja marga yang ada pada suku Batak, maka ada baiknya mengetahui informasi mengenai suku Batak terlebih dahulu. Suku Batak merupakan salah satu suku di Indonesia yang berada di wilayah Sumatera Utara.
Biasanya suku Batak tinggal di beberapa wilayah, seperti Kabupaten Karo, Simalungun, Dairi, Tapanuli Utara, dan Asahan. Mayoritas orang suku Batak memeluk agama Kristen. Namun, ada juga yang memeluk agama lainnya seperti Islam.
Selain percaya kepada agama, ada juga masyarakat suku Batak yang menganut kepercayaan animisme sebagaimana dikutip dari buku Suku Bangsa Dunia dan Kebudayaannya, Pram, (2013:57). Sehingga menciptakan keberagaman yang menarik di antara masyarakat suku Batak.
Suku Batak juga terbagi ke dalam enak golongan atau puak. Keenam golongan tersebut adalah Batak Toba, Batak Karo, Batak Pakpak, Batak Simalungun, Batak Angkola, dan Batak Mandailing. Setiap puak memiliki ciri khas yaitu nama marganya sendiri.
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Batak biasanya berkomunikasi menggunakan bahasa daerah dengan beberapa logat. Adapun beberapa logat yang biasanya digunakan oleh masyarakat Batak antara lain sebagai berikut:
Logat Karo: Dipakai oleh orang Karo.
Logat Pakpak: Dipakai oleh orang Pakpak.
Logat Simalungun: Dipakai oleh orang Simalungun.
Logat Toba: Dipakai oleh orang Toba, Angkola, dan Mandailing.
Sama seperti suku lainnya yang ada di Indonesia, suku Batak juga memiliki rumah adatnya sendiri. Rumah adat dari suku Batak bernama Rumah Bolon. Rumah ini berukuran cukup besar yang sekaligus menjadi simbol status sosial masyarakat Batak yang tinggal di Sumatera Utara.
Pengertian dan Tujuan dari Adanya Marga Batak
Sebagai salah satu suku di Indonesia yang memiliki budaya yang kuat, suku Batak juga memiliki marga dalam sistem kekerabatan di masyarakat. Apabila terdapat beberapa orang dengan marga yang sama, maka orang tersebut merupakan satu asal keturunan atau satu nenek moyang.
Sistem marga yang dianut oleh orang suku Batak ini diturunkan melalui garis keturunan bapak atau patrilineal. Dikutip dari buku Arti dan Fungsi Tanah Bagi Masyarakat Batak Toba, Karo, Simalungun, Bungaran Antonius Simanjuntak, (2015:13), sejarah lahirnya marga didasarkan pada nenek moyang laki-laki.
Sistem marga ini juga diatur berdasarkan apa yang disebut Dalihan Na Tolu (Toba), Sangkep Sitelu (Karo), dan Tolu Sahundulan (Simalungun), yakni sistem yang merupakan ikatan kekerabatan pada masyarakat Batak. Sistem ini terdiri dari tiga unsur, yaitu sebagai berikut:
Dongan tubu atau dongan sabutuha (Toba), Senina (Karo), Sanina (Simalungun), yakni orang-orang yang semarga (saudara satu marga).
Hula-hula (Toba), Kalimbubu (Karo), Tondong (Simalungun), yakni pihak pemberi istri (pihak orang tua istri).
Boru (Toba), Anak beru (Karo), Anak boru (Simalungun), yaitu pihak penerima istri atau pihak yang mengambil istri dari suatu kelompok marga.
Pada masyarakat Batak, sistem marga ini memiliki fungsi dan tujuan untuk membina kekompakan dan solidaritas sesama anggota marga sebagai keturunan dari satu rumpun keluarga leluhur sebagaimana dikutip dari buku Biografi Marthini Lampung, Novianty Chandra Sartika, (2018:11).
Walaupun keturunan satu leluhur akan terbagi sebagai marga cabang, namun sebagai keluarga besar marga cabang tersebut akan selalu mengingat kesatuannya dalam marga pokok. Dengan adanya keutuhan marga, maka kehidupan sistem kekerabatan akan tetap lestari.
Daftar Marga Batak yang Ada di Tanah Air
Marga Batak juga dikenal dengan istilah tarombo. Dikutip dari buku Tujuh Suku Di Sumatera Utara, Siswa Kelas VII SMP Methodist Binjai, (2024:87), tarombo merupakan silsilah atau sistem kekerabatan dalam masyarakat suku Batak. Bagi suku Batak, tarombo merupakan sebuah identitas.
Melalui tarombo seseorang dapat mengenal siapa kakek moyang suku Batak dan mengetahui siapa saja yang menjadi bagian dari keluarga, baik keluarga jauh maupun dekat. Sehingga bisa lebih mengenal satu sama lain dengan mudah.
Keberadaan suku Batak telah melahirkan sejarah yang cukup panjang. Tidak heran, jika ada banyak marga yang ada pada suku Batak. Berikut adalah daftar marga Batak yang ada di Indonesia untuk diketahui sebagai tambahan wawasan dikutip dari situs p2k.stekom.ac.id.
1. Daftar Marga Awalan A
Ambarita
Aritonang
2. Daftar Marga Awalan B
Bakkara
Barampu
Barasa
Barimbing
Baringin
Batubara
Bondar
Buaton
Bunuarea
Butarbutar
3. Daftar Marga Awalan D
Dalimunthe
Damunte
Dapari
Dasalak
Doloksaribu
Dongoran
4. Daftar Marga Awalan G
Garingging
Ginting Ajar Tambun
Ginting Baho
Ginting Sinisuka
Gultom
Gurning
5. Daftar Marga Awalan H
Harianja
Hutabalian
Hutahaean
Hutagaol
Hutasoit
Hasibuan
Hutabarat
Hutauruk
Haromunthe
6. Daftar Marga Awalan L
Limbong
Lubis
Lumbannahor
Lumbanpea
Lumbaraja
Lumbansiantar
Lumbantungkup
7. Daftar Marga Awalan M
Malau
Manik
Munte
Maringga
Manihuruk
Marbun
Marpaung
Manurung
8. Daftar Marga Awalan N
Nadeak
Naibaho
Naiborhu
Nainggolan
Napitu
Napitupulu
Nadapdap
Nababan
Nasution
9. Daftar Marga Awalan P
Pakpahan
Pandiangan
Pane
Pasaribu
Parhusip
Parapat
Purba
Panjaitan
Pangaribuan
Panggabean
Pardede
Peranginangin Bangun
Peranginangin Kabak
Pinayungan
Pohan
10. Daftar Marga Awalan R
Rumahorbo
Rumapea
Rumasingap
Rumasondi
11. Daftar Marga Awalan S
Siboro
Saga
Saing
Samosir
Saragih
Siadari
Siallagan
Siambaton
Sidabalok
Sidabutar
Sidabungke
Sidahapintu
Sidauruk
Sigalingging
Sihaloho
Sihotang
Sijabat
Silalahi
Simaibang
Simalango
Simandalahi
Simarmata
Simatupang
Simbolon
Sinabariba
Sinaga
Sipahutar
Sipayung
Siringoringo
Sitanggang
Sitindaon
Sitinjak
Sitio
Sitohang
Sitorus
Situmorang
Situngkir
Sinurat
Silaban
Simanjuntak
Sibagariang
Simanihuruk
Sihite
Simanungkalit
Silitonga
Sitompul
Sibuea
Sirait
Siagian
Sihombing
Situmeang
12. Daftar Marga Awalan T
Tamba
Tambun
Tambunan
Tampubolon
Tanjung
Tarihoran
Tinambunan
Togatorop
Tumanggor
Turnip
3 Alasan Pentingnya Keberadaan Marga pada Suku Batak
Setelah mengetahui apa saja marga yang ada pada suku Batak, maka perlu juga untuk tahu alasan mengapa marga sangat penting bagi masyarakat yang ada pada suku Batak. Terdapat beberapa alasan yang bisa dipahami untuk menambah wawasan, yaitu sebagai berikut:
1. Menandakan Silsilah Keturunan
Alasan pertama adalah marga sebagai penanda silsilah keturunan. Hal ini menjadi penting bagi orang Batak, karena silsilah merupakan identitas dari seseorang dalam pergaulan.
Sehingga dengan adanya marga yang melekat pada seseorang, orang tersebut dapat diketahui identitasnya sekaligus silsilah keluarganya. Dengan begitu, akan lebih mudah bergaul, khususnya dalam masyarakat Batak.
2. Menentukan Jodoh
Alasan selanjutnya adalah untuk mempermudah dalam menentukan jodoh. Biasanya jodoh tergantung dengan pilihan hati. Namun, bagi masyarakat suku Batak, jodoh juga bisa dilihat dari marga pasangan tersebut.
Seperti yang diketahui, masyarakat suku Batak tidak diperbolehkan untuk menikahi orang yang memiliki marga yang sama. Sehingga jika dekat dengan orang yang bermarga sama, maka hubungan ke depannya tidak akan berjalan dengan mulus.
3. Mempersatukan Persaudaraan
Alasan lainnya dari adanya keberadaan marga yang tidak kalah penting adalah sebagai pemersatu persaudaraan. Suku Batak sendiri merupakan salah satu suku di Indonesia yang memiliki perjalanan sejarah yang panjang di Tanah Air.
Berasal dari Pulau Sumatera, kini keberadaan masyarakat suku Batak sudah tersebar ke berbagai penjuru wilayah Indonesia. Karena penyebaran ini, maka keberadaan marga menjadi identitas untuk mempersatukan persaudaraan.
Apalagi masyarakat Batak yang terus bertambah seiring dengan bertambahnya keturunan. Sehingga dengan adanya marga ini bisa menyatukan persaudaraan maupun mempermudah seseorang untuk bertemu dengan anggota keluarga lainnya yang memiliki marga yang sama.
Berbagai alasan tersebut menggambarkan betapa pentingnya marga bagi masyarakat suku Batak. Sehingga marga menjadi identitas dari setiap masyarakat Batak sekaligus penanda dalam hubungan persaudaraan. Dengan adanya marga, orang Batak akan lebih mudah bertemu, khususnya di luar daerahnya.
Baca juga: 500 Nama Anak Perempuan Bahasa Yunani Bermakna Baik
Itu dia daftar marga Batak yang bisa jadi tambahan wawasan dan pengetahuan umum bagi masyarakat di Indonesia. Setiap marga menjadi ciri khas sekaligus identitas dari masing-masing keluarga, sehingga bisa diketahui asal-usul kekerabatannya. (PRI)
