Dampak Apakah yang Ditimbulkan dari Penggunaan AC dan Kulkas? Begini Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membantu manusia melakukan aktivitas sehari-hari. Kini, banyak sekali barang-barang elektronik yang mampu memudahkan manusia dalam melakukan kegiatannya.
Beberapa barang elektronik tersebut biasanya dapat ditemui di lingkungan rumah, misalnya air conditioner (AC) atau pendingin ruangan dan lemari es (kulkas).
Walaupun banyak sekali manfaat dari kedua benda ini, ternyata AC dan kulkas mempunyai dampak buruk terhadap lingkungan.
Dampak apakah yang ditimbulkan dari penggunaan AC dan kulkas? Untuk menjawab pertanyaan ini, simak penjelasan berikut.
Gas yang Digunakan dalam AC dan Kulkas
Menurut Riza Pratama dalam penelitiannya yang berjudul Efek Rumah Kaca Terhadap Bumi, lemari es atau kulkas serta AC dan pendingin ruangan lainnya merupakan barang-barang elektronik yang menggunakan gas buatan bernama chlorofluorocarbon (CFC) atau klorofluorokarbon.
CFC merupakan senyawa kimia yang mempunyai sifat tidak mudah terbakar dan tidak beracun. Senyawa ini juga memiliki kestabilan yang sangat teratur sehingga dapat digunakan ke dalam berbagai peralatan.
CFC memiliki nama dagang, yakni freon. Jenis gas ini mulai dikenal dan digunakan oleh masyarakat setelah Perang Dunia II.
Selain itu, chlorofluorocarbon memiliki dua jenis karbon yang paling sering dan umum digunakan oleh manusia, yaitu CFC R-11 dan CFC R-12.
Kedua jenis tersebut biasanya dimanfaatkan untuk mengembangkan busa serta digunakan pada peralatan pendingin ruangan dan lemari es selain juga sebagai pelarut untuk membersihkan mikrochip.
Dampak Apakah yang Ditimbulkan dari Penggunaan AC dan Kulkas?
Berikut beberapa dampak dari penggunaan AC dan kulkas.
1. Penipisan Lapisan Ozon
Lapisan ozon merupakan suatu lapisan molekul-molekul ozon yang terdapat pada lapisan kedua atmosfer, yakni statosfer.
Lapisan ini memiliki banyak fungsi bagi bumi dan kehidupan di dalamnya, salah satunya adalah menyerap sinar ultraviolet yang tidak baik bagi makhluk hidup dan ekosistem di dalam bumi.
Mengutip dari buku Pencemaran Udara dan Emisi Gas Rumah Kaca yang ditulis oleh Saidal Siburian, M.M, satu unit molekul CFC dapat merusak 100.000 unit molekul ozon.
Oleh karena itu, pengguna AC dan kulkas yang memiliki gas CFC dapat membuat lapisan ozon semakin rusak.
2. Pemanasan Global
Klorofluorokarbon merupakan senyawa kimia yang bersifat gas rumah kaca. Apabila aktivitas manusia kebanyakan menghasilkan gas ini, maka akan menyebabkan pemanasan global.
Seperti yang diketahui bersama, efek rumah kaca merupakan salah satu penyebab utama pemanasan global terjadi. CFC merupakan zat yang dapat menghasilkan efek pemanasan hingga ribuan kali dari karbon dioksida.
Oleh karena itu, penggunaan AC dan kulkas yang menggunakan CFC dapat menyebabkan pemanasan global.
Pemanasan global sendiri akan menyebabkan perubahan-perubahan sistem yang ada pada ekosistem di bumi, mulai dari perubahan iklim yang ekstrem, mencairnya es sehingga permukaan air laut naik, hingga perubahan jumlah dan pola presipitasi.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa ciri-ciri chlorofluorocarbon (CFC)?

Apa ciri-ciri chlorofluorocarbon (CFC)?
CFC merupakan senyawa kimia yang mempunyai sifat tidak mudah terbakar, tidak beracun, serta memiliki kestabilan yang sangat teratur, sehingga dapat digunakan ke dalam berbagai peralatan.
Apa dua jenis karbon pada CFC yang paling umum digunakan manusia?

Apa dua jenis karbon pada CFC yang paling umum digunakan manusia?
Chlorofluorocarbon memiliki dua jenis karbon yang paling sering dan umum digunakan oleh manusia, yaitu CFC R-11 dan CFC R-12.
Apa kegunaan karbon jenis CFC R-11 dan CFC R-12?

Apa kegunaan karbon jenis CFC R-11 dan CFC R-12?
Kedua jenis tersebut biasanya dimanfaatkan untuk mengembangkan busa serta digunakan pada peralatan pendingin ruangan dan lemari es selain juga sebagai pelarut untuk membersihkan mikrochip.
