Dampak Pencemaran Tanah bagi Makhluk Hidup dan Lingkungan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pencemaran tanah menjadi isu yang penting untuk ditanggapi dengan serius. Pasalnya, keberadaan tanah memiliki pengaruh bagi kehidupan manusia, hewan, tumbuhan, dan lain-lain.
Mengutip jurnal tentang Penyehatan Tanah karya Catur Puspawati, penanganan pencemaran tanah sudah dianggap serius oleh pemerintah.
Pasal 1 angka 14 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (“UU PPLH”) menyebutkan bahwa pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia, sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.
Selain itu, pencemaran tanah memiliki kaitan erat dengan pencemaran udara dan air. Jika tanah, air, dan udara tercemar, semua komponen dalam lingkungan tersebut akan terkena dampaknya.
Contohnya, gas-gas oksida karbon, oksida nitrogen, oksida belerang yang menjadi bahan pencemar udara yang larut dalam air hujan dan turun ke tanah dapat menyebabkan terjadinya hujan asam, sehingga menimbulkan terjadinya pencemaran pada tanah.
Tidak hanya itu, pencemaran tanah juga bisa disebabkan oleh beberapa bahan-bahan kimia lainnya, antara lain:
Limbah organik
Limbah anorganik
Zat radioaktif
Lantas, apa saja dampak yang dihasilkan dari pencemaran tanah? Berikut penjelasannya seperti yang dikutip dari jurnal Dampak Pencemaran Tanah dan Langkah Pencegahannya karya Muslimah, S.Si, M.Si.
Dampak Pencemaran Tanah
1. Perubahan pola iklim
Tanpa disadari, pencemaran tanah yang berhubungan dengan perubahan pola iklim. Hal itu disebabkan oleh adanya peningkatan suhu, adanya perubahan cuaca yang ekstrem.
Ini menyebabkan munculnya hujan asam yang tentunya tidak baik bagi lingkungan.
2. Adanya gas-gas yang menyebabkan polusi
Gas-gas yang muncul dari pencemaran tanah disebabkan oleh tumpukan sampah yang menimbun. Akibatnya, tanah akan mengeluarkan gas yang berbahaya, seperti gas nitrogen dan asam sulfida, merkuri, chrom dan arsen.
Gas tersebut akan berpengaruh pada kesuburan tanah dan juga polusi di sekitarnya.
3. Menimbulkan penyakit bagi manusia
Dampak pencemaran tanah lainnya adalah penyakit bagi manusia, meski tidak secara langsung. Biasanya penyakit tersebut disebabkan oleh tumbuhan yang ditanam dari tanah tersebut.
Jika tanah sudah tercemar, tumbuhan yang berdiri di atas tanah tersebut juga terkena dampak negatifnya.
Terdapat beberapa macam dampak kesehatan yang bisa terjadi, seperti sakit kepala, pusing, letih, iritasi mata dan ruam kulit untuk paparan bahan kimia. Jika dibiarkan terus-menerus, pencemaran tanah bisa saja mengakibatkan kematian.
4. Banyak tumbuhan yang mati
Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang ada di muka bumi. Keberadaan tumbuhan tentu bergantung pada tanah yang ditempati.
Jika tanah subur, tumbuhan akan memberikan manfaat yang baik. Sebaliknya, jika tanah yang tercemar, tumbuhan tersebut mati.
(JA)
