Konten dari Pengguna

Dampak Pengangguran terhadap Kegiatan Ekonomi dan Cara Mengatasinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi. Foto: Unsplash

Dampak pengangguran berpengaruh terhadap perekonomian maupun individu di Indonesia. Pengangguran sendiri memiliki arti orang yang tergolong angkatan kerja tetap tidak bekerja dan orang yang ingin bekerja, tetapi tidak mendapatkan pekerjaan.

Munculnya masalah pengangguran di Indonesia ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  • Pendidikan atau keterampilan seseorang masih rendah atau kurang

  • Kecenderungan pengangguran mesin dalam proses produksi (capital intensive)

  • Terbatasnya lapangan yang disebabkan oleh lesunya perekonomian

Akibat dari kemunculan pengangguran ini, ada beberapa dampak yang bisa dirasakan. Mulai dari dampak untuk ekonomi hingga individu di Indonesia.

Dampak Pengangguran terhadap Kegiatan Ekonomi Masyarakat

Pendapatan per kapita menurun jadi dampak pengangguran. Foto: Unsplash

Menyadur dari buku IPS Terpadu: Jilid 2B yang diterbitkan oleh Y. Sri Pujiastuti, berikut adalah dampak pengangguran terhadap kegiatan ekonomi masyarakat, di antaranya:

1. Pendapatan per kapita semakin menurun

Pendapatan per kapita secara sederhana berarti pendapatan tiap orang di suatu negara. Nilainya diperoleh dengan membagi total pendapatan nasional dengan jumlah penduduk.

Jika jumlah orang yang menganggur sangat banyak, pendapatan per kapita bisa turun, karena total pendapatan yang turun.

2. Daya beli masyarakat semakin berkurang

Pendapatan masyarakat menurun membuat daya beli atau permintaan terhadap barang dan jasa oleh masyarakat berkurang.

Permintaan berkurang, maka kegiatan produksi pun berkurang. Kegiatan produksi berkurang, kebutuhan akan tenaga kerja berkurang. Akibatnya, pengangguran semakin bertambah.

3. Pendapatan negara semakin berkurang

Semakin banyak orang yang tidak mempunyai penghasilan (menganggur), semakin sedikit pendapatan negara dari pajak penghasilan.

4. Beban psikologis semakin besar

Semakin lama seseorang menganggur, semakin besar beban psikologis yang harus ditanggung. Beban psikologis ini antara lain dapat berupa rasa malu dan kecewa terhadap diri sendiri.

5. Beban sosial semakin besar

Semakin banyak orang yang menganggur, semakin besar juga biaya sosial yang harus dikeluarkan, terutama bila ada penganggur yang melakukan tindakan kejahatan.

Cara-Cara Mengatasi Pengangguran

Salah satu cara mengatasi pengangguran adalah memperluas lapangan kerja. Foto: Unsplash

Mengutip dari buku Get Success UN Ekonomi karya Ima Rahma Mardiah, simak berbagai cara mengatasi pengangguran berikut ini.

1. Memperluas kesempatan dan lapangan kerja

  • Mendirikan industri yang bersifat padat karya

  • Pengiriman tenaga kerja ke luar negeri

  • Memberikan berbagai informasi tentang permintaan dan penawaran tenaga kerja

2. Meningkatkan mutu tenaga kerja

  • Mendirikan berbagai pusat latihan kerja

  • Peningkatan mutu sekolah kejuruan

  • Penciptaan kondisi yang kondusif bagi penanaman modal

Pengangguran tidak hanya menyebabkan perekonomian menurun, tetapi juga dapat menimbulkan masalah sosial dan politik.

Oleh karena itu, masalah pengangguran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat untuk bisa menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan secara tidak langsung bisa menciptakan lapangan kerja baru.

(JA)