Dampak Positif dan Negatif Letak dan Kondisi Geografis Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari kurang lebih 17.000 pulau. Persebaran pulau di Indonesia terbentang dari Aceh hingga Papua dengan ribuan pulau yang berada di sekitarnya.
Negara Indonesia memiliki wilayah lautan yang lebih besar daripada daratannya. Total luas wilayahnya adalah 7,81 juta km², di mana 3,25 juta km² di antaranya adalah lautan.
Hal ini yang menyebabkan Indonesia mendapatkan predikat sebagai negara terluas di Asia Tenggara serta mendapat julukan negara maritim.
Dikutip dari buku IPS Terpadu Jilid II oleh Sri Pujiastuti, Dkk, Indonesia memiliki dua jenis letak berbeda yang dapat mempengaruhi kondisi fisik wilayahnya. Dua letak tersebut antara lain:
Letak astronomis adalah letak mutlak suatu wilayah atau negara, yang ditentukan oleh jaring-jaring derajat dan lintang.
Letak geografis adalah suatu letak dari wilayah yang nyata di bumi. Letak ini dapat disebut letak relatif karena dapat berubah posisi ditentukan oleh fenomena geografis yang terjadi.
Secara astronomis, wilayah Indonesia terletak pada 6° Lintang Utara (LU) - 11° Lintang Selatan (LS) dan 95° Bujur Timur (BT) - 141° Bujur Timur (BT). Sedangkan secara geografis dapat dilihat melalui penjelasan di bawah ini.
Letak Geografis Indonesia
Mengutip dalam sumber buku yang sama, letak geografis wilayah Indonesia adalah sebagai berikut.
Dikelilingi oleh dua samudera, yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik
Diapit oleh dua benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia
Berada di antara pertemuan dua rangkaian pegunungan, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.
Selain itu, wilayah geografis Indonesia juga berbatasan dengan beberapa negara, antara lain:
Sebelah utara berbatasan dengan Malaysia, Filipina, Singapura, dan Laut China Selatan
Sebelah selatan berbatasan langsung dengan Timor Leste, Australia, dan Samudera Hindia
Sebelah barat berbatasan dengan Samudera Hindia
Sebelah timur berbatasan langsung dengan Papua Nugini dan Samudera Pasifik
Buku Geografi dan Sosiologi IPS milik Dra.Umasih, dkk, menyebutkan letak geografis Indonesia mempengaruhi tiga hal, yaitu bentang alam, iklim, dan sumber daya alamnya. Berikut penjelasannya.
1. Bentang Alam
Dapat dikatakan bahwa hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan kelanjutan dari dua jalur pegunungan yang mengitarinya. Akibat dari hal tersebut, Indonesia memiliki banyak gunung api dan merupakan wilayah rawan gempa.
2. Iklim
Dilihat dari garis lintangnya, Indonesia merupakan negara yang hanya memiliki satu jenis iklim saja yaitu iklim tropis. Lantaran letak geografisnya yang diapit oleh dua benua dan dua samudera, Indonesia juga dipengaruhi oleh iklim musim yaitu musim hujan dan kemarau.
3. Sumber Daya Alam
Indonesia memiliki kekayaan alam yang tersebar di lautan dan daratan. Misalnya jumlah ikan yang berlimpah, memiliki banyak cadangan mineral, serta hutan yang ditumbuhi berbagai macam jenis pohon.
Dampak Positif dan Negatif Letak Geografis Indonesia
Setelah memahami penjelasan tentang letak geografis Indonesia, penting untuk mengetahui beberapa dampak positif dan negatif letak dan kondisi geografis Indonesia. Ada apa saja, ya?
Dampak positif:
Tidak terjadi perubahan suhu yang ekstrim di Indonesia.
Jumlah penguapan suhu udara yang selalu tinggi.
Memiliki berbagai macam jenis flora dan fauna.
Menjadi pusat pertemuan jalur perdagangan Internasional.
Kaya akan sumber daya alam.
Hanya memiliki dua musim yaitu kemarau dan hujan.
Selain ada dampak positif, letak dan kondisi geografis Indonesia juga memiliki dampak negatif yang jika tidak disikapi dengan bijak akan merugikan seluruh masyarakat Indonesia. Berikut ini adalah beberapa contoh dampak negatifnya.
Dampak Negatif:
Rawan terjadi bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus.
Menjadi tempat transaksi ilegal dari berbagai macam negara.
Persaingan dagang yang sengit dengan negara-negara lain.
Tingkat keamanan di perbatasan wilayah masih rendah.
Adanya usaha mencuri ikan oleh negara lain di perbatasan wilayah laut Indonesia.
(HDP)
