Database: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis dan Komponennya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Database adalah salah satu istilah yang sering kali digunakan dalam media elektronik atau komputer. Database dalam bahasa Indonesia disebut sebagai basis data yang merupakan kumpulan dari data dalam sistem komputer.
Database memiliki sejumlah komponen yang punya peranan penting dalam sebuah sistem informasi komputer. Oleh karena itu, database atau basis data memiliki sejumlah manfaat.
Simak penjelasan mengenai pengertian, fungsi, komponen dan jenis-jenis database di bawah ini.
Pengertian Database
Secara sederhana, database atau basis data dapat diartikan sebagai tempat semua data diletakkan dalam sistem komputer.
Basis data juga dapat memiliki arti sebagai suatu kumpulan data operasional yang sengaja disimpan dan dipakai oleh sistem aplikasi.
Menurut Suherman dalam bukunya yang berjudul Panduan Praktis Windows Azure SQL Database, database atau basis data adalah sebuah layanan penyimpanan basis data berelasi yang menerapkan konsep komputasi awan yang disediakan oleh sistem operasi dari sebuah komputer.
Fungsi Database
Melansir dari Sistem Manajemen Basis Data karya Ari Nadya Puriwigati, basis data memiliki sejumlah fungsi yang berperan penting dalam sebuah sistem informasi komputer, di antaranya:
Suatu data dapat dikelompokkan dengan tujuan mempermudah proses identifikasi data.
Menghindari data ganda yang tersimpan.
Mempermudah penggunaan hampir di semua sisi, mulai dari memasukkan data baru, memperbaharui atau bahkan menghapus data.
Menjadi solusi terbaik dari penggunaan kertas sebagai media penyimpanan yang kurang efektif dan banyak memakan ruang.
Dapat menghemat pemakaian ruang.
Jenis-Jenis Database
Berikut beberapa jenis-jenis basis data yang biasa digunakan dalam sebuah sistem komputer, yakni:
Operational Database, yakni jenis basis data yang dapat menyimpan data secara rinci.
Relational Database adalah jenis basis data yang memudahkan para pengguna untuk melakukan pencarian data.
Distributed Database, yaitu jenis basis data yang dapat mendistribusikan semua data, tetapi data-data tersebut masih saling berhubungan.
External Database ialah jenis basis data yang mampu menyediakan data kepada pihak eksternal.
Komponen-Komponen dalam Database
Basis data tentunya memiliki sejumlah komponen yang membantu cara kerjanya. Berikut komponen-komponen dalam basis data, yakni:
Perangkat keras atau hardware yang memiliki sistem basis data, seperti memori sekunder atau hardisk.
Sistem operasi atau operating system adalah program yang mengaktifkan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya serta semua operasi dalam komputer.
Basis data atau database adalah kumpulan data yang terdapat dalam sistem komputer.
Sistem manajemen basis data atau DBMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola basis data secara langsung atau secara otomatis dan tidak melibatkan pengguna.
Pengguna atau user adalah seseorang yang dapat berinteraksi dengan basis data dan memanipulasi data dalam program yang ditulis dalam bahasa pemrograman.
(SAI)
