Konten dari Pengguna

Debugging: Proses Mengidentifikasi dan Menghapus Eror pada Kode

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hape yang eror sehingga perlu debugging. Istilah debugging adalah proses identifikasi dan menghapus eror pada kode. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hape yang eror sehingga perlu debugging. Istilah debugging adalah proses identifikasi dan menghapus eror pada kode. Foto: Pexels.

Debugging adalah proses menghapus kesalahan dan potensi galat yang ada dalam kode suatu perangkat lunak. Menyadur dari buku Pemrograman Dasar untuk SMK/MAK Kelas X karya Liswati, S. Kom. Dkk., potensi kesalahan itu dapat menyebabkan eror atau berhentinya progam secara tiba-tiba.

Pada suatu program besar yang mempunyai ribuan hingga ratusan ribu baris kode, debugging dapat dijalankan lebih mudah dengan strategi uji unit, review kode, dan pemrograman pasangan.

Teknik Debugging

Berdasarkan buku Monster Arduino 3: Implementasi Internet of Things pada Jaringan GPRS karya Hari Santoso, ada dua teknik debugging yang bisa dilakukan.

Pertama adalah debugging secara fisik dan kedua dengan serial monitor. Berikut penjelasannya masing-masing.

1. Debugging secara fisik

Debugging secara fisik dapat dilakukan dengan lampu Led atau buzzer. Contohnya, bila lampu Led menyala atau buzzer berbunyi, artinya sistem normal. Namun, bila Led padam atau buzzer bersuara secara berulang, ada kesalahan di suatu coding.

2. Debugging dengan serial monitor

Debugging serial monitor dilakukan dengan mengirim pesan atau tulisan ke serial monitor. Selanjutnya, dapat dilihat dengan Serial Monitor atau Serial Plotter. Dengan menggunakan cara ini debugging akan lebih terinci karena kita bisa menuliskan pesan kesalahan sesuai bagian program yang sedang diproses.

Kamu bisa menampilkan isi data dari suatu variabel yang sedang diproses. Atau bisa juga dengan menampilkan tulisan “Sistem OK", "Koneksi Sukses", "Gagal Mengirim”, atau sejenisnya.

Ilustrasi debugging. Foto: Pexels.

Tipe Kesalahan yang Menyebabkan Bugging

Selama menciptakan dan menjalankan program, ada kemungkinan munculnya suatu kesalahan atau eror. Menurut buku Pemrograman Dasar SMK/MAK Kalas X, terdapat tiga tipe kesalahan, yakni sebagai berikut.

1. Compile Time Error

Kesalahan jenis ini biasanya terjadi karena galat pada penulisan program. Adapun cara memperbaikinya sebagai berikut:

  1. Setelah melakukan proses Compile, periksa jendela Build.

  2. Bila terdapat pesan kesalahan pada jendela Build, dimulai dari pesan kesalahan paling, awal lakukan dobel klik pada tulisan pesan kesalahan tersebut.

  3. Periksa satu baris program yang ditunjuk Compiler. Lalu periksa juga statement program yang dibuat, apakah sudah sesuai dengan ketentuan dari standar bahasa Fortran.

  4. Lakukan Compile dan ulangi langkah dari awal apabila ditemukan pesan kesalahan. Lalu ulang kembali hingga tak terlihat pesan kesalahan pada jendela Build.

2. Run Time Error (Exception)

Kesalahan run time error dapat terjadi saat aplikasi dijalankan, tetapi beberapa logika dari suatu program masih salah. Langkah untuk mencegah kesalahan ini sebenarnya tergolong mudah.

Lakukan antisipasi bila kamu membuat program yang mengandung perhitungan-perhitungan matematis yang bisa menghasilkan nilai yang tidak mungkin.

3. Logical Error

Kesalahan ini terjadi saat program dikompilasi dan dijalankan dengan sukses. Namun masih ada hasil keluaran yang tidak sesuai atau karena kode program yang salah secara logika. Berikut cara memperbaiki kesalahan logika:

  1. Menguasai masalah yang dihadapi dan akan dibuat programnya. Hal ini meliputi penyusunan langkah-langkah penyelesaian masalah atau algoritmanya.

  2. Mengeksplorasi contoh kasus berdasarkan permasalahan yang dialami dan menyelesaikannya secara manual.

  3. Mencoba menjalankan program yang telah diketik berdasarkan algoritma yang dibuat berdasar contoh kasus yang sudah dicoba sebelumnya.

  4. Melakukan pengecekan antara hasil yang didapat dari program dengan hasil penyelesaian secara manual dari kasus-kasus yang dicoba.

  5. Bila hasil antara program dan cara manual relatif sama, program sudah tidak mengandung kesalahan logika.

(ZHR)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan debugging?

chevron-down

Proses menghapus kesalahan dan potensi galat yang ada dalam kode suatu perangkat lunak.

Sebutkan teknik debugging!

chevron-down

Debugging secara fisik dan Debugging dengan serial monitor.

Sebutkan tipe kesalahan yang menyebabkan terjadi bugging!

chevron-down

Compile Time Error, Run Time Error (Exception), dan Logical Error.