Konten dari Pengguna

Definisi TCP atau IP dan Lapisan Protokol Penghubung pada Jaringan Komputer

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi TCP atau IP. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi TCP atau IP. Foto: Pixabay.com

Kepanjangan dari TCP atau IP adalah Transmission Control Protocol (TCP) atau Internet Protocol (IP). Keduanya merupakan protokol yang melandasi internet dan jaringan di dunia.

Tujuan TCP/IP adalah untuk membangun suatu koneksi antarjaringan (network) yang disebut juga internetwork atau internet.

Jaringan tersebut menyediakan pelayanan komunikasi antarjaringan yang memiliki bentuk fisik beragam.

Definisi TCP atau IP

Berdasarkan jurnal Analisis Kinerja TCP/IP untuk Jaringan Nirkabel Bergerak 3G di Surabaya oleh Nurul Hidayati dan Suwadi, TCP atau IP adalah standar komunikasi data yang digunakan dalam proses tukar-menukar data komputer.

Jaringan TCP atau IP dapat digunakan di mana saja. Sebab, jaringan terbuka ini bersifat independen terhadap mekanisme transportasi dalam suatu jaringan fisik yang digunakan.

Protokol TCP atau IP menggunakan skema alamat sederhana yang disebut IP Address. Skema tersebut mengizinkan banyak komputer untuk dapat saling terhubung di internet.

Protokol ini juga bersifat routable, berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Model TCP/IP memiliki empat lapisan yang memiliki fungsi masing-masing. Di antaranya, Physical Layer, Network Access, Internet Layer, Transport Layer, dan Application Layer.

Lapisan pada Protokol TCP atau IP

Ilustrasi TCP atau IP. Foto: Pixabay.com

Mengutip buku Arsitektur, Sejarah, Standardisasi, dan Tren oleh Sritrusta Sukaridhoteo, seperti di perangkat lunak, TCP/IP dibentuk dalam beberapa lapisan (layer).

Dengan dibentuk dalam lapisan, itu memudahkan pengembangan dan pengimplementasian. Antarlapisan dapat berkomunikasi ke atas maupun ke bawah dengan suatu penghubung interface.

Tiap layer memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda serta saling mendukung layer di atasnya. Protokol TCP/IP dibagi menjadi empat layer, berikut contoh gambarnya :

Ilustrasi TCP atau IP. Foto: Buku Arsitektur, Sejarah, Standardisasi, dan Tren oleh Sritrusta Sukaridhoteo

1. Layer Aplikasi

Layer aplikasi (application) digunakan pada program untuk berkomunikasi menggunakan TCP/IP. Contoh aplikasi antara lain Telnet dan File Transfer Protocol (FTP). Interface yang dipakai untuk saling berkomunikasi adalah nomor port dan socket.

2. Layer Transport

Lapisan ini memberikan fungsi pengiriman data secara end-to-end ke sisi remote. Aplikasi yang beragam dapat membantu komunikasi secara serentak.

Protokol pada layer transport yang sering digunakan adalah Transmission Control Protocol (TCP). Protokol tersebut memberikan fungsi pengiriman data secara connection-oriented, pencegahan duplikasi data, congestion control, dan flow control.

Protokol lainnya adalah User Datagram Protocol (UDP) yang berfungsi melakukan pengiriman secara connectionless pada jalur yang tidak reliabel. UDP banyak digunakan pada aplikasi yang membutuhkan kecepatan tinggi dan dapat menoleransi kerusakan data.

3. Layer Internetwork

Layer Internetwork disebut juga layer internet atau layer network yang memberikan virtual network pada internet. Internet Protocol (IP) ialah protokol yang paling penting.

IP memberikan fungsi routing pada jaringan dalam pengiriman data. Protokol lainnya antara lain IP, ICMP, IGMP, ARP, dan RARP.

4. Layer Network Interface

Layer network interface disebut juga layer link atau layer datalink, yang merupakan perangkat keras pada jaringan. Contohnya IEEE802.2, X.25, ATM, FDDI, dan SNA.

Ilustrasi TCP atau IP. Foto: Buku Arsitektur, Sejarah, Standardisasi, dan Tren oleh Sritrusta Sukaridhoteo

(FNS)