Degree of Comparison: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Degree of comparison adalah salah satu aturan di dalam grammar bahasa Inggris yang memiliki fungsi sebagai pembanding antar objek yang perlu dipelajari. Ungkapan yang menyatakan perbandingan antara benda satu dengan lainnya sering kali dijumpai di kehidupan.
Mengutip dari Litera Jurnal Bahasa dan Sastra, Dewi. (2016), terdapat berbagai macam topik dan materi bahasa Inggris yang bisa dipelajari di sekolah hingga universitas.
Salah satu materi yang paling menarik adalah tentang perbandingan. Dalam bahasa Inggris, aturan-aturan yang digunakan untuk membuat kalimat perbandingan disebut dengan degree of comparison.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Degree of Comparison
Pengertian degree of comparison adalah salah satu aturan di dalam grammar bahasa Inggris yang berfungsi sebagai pembanding antar objek.
Perbandingan adalah suatu proses membandingkan sesuatu, orang ataupun tempat dalam hal kualitas, kuantitas ataupun tingkat hubungan.
Bentuknya bisa berupa adjective (kata sifat) atau adverb (kata keterangan).
Seperti misalnya ketika sedang belanja baju, dan bingung hendak pilih yang mana. Apakah baju yang warnanya biru, atau yang warnanya hijau. Kemudian seorang teman berkata, “I must say, the blue one is better, although it’s more expensive than the green one.”
Dari contoh kalimat tersebut bisa disimpulkan bahwa degrees of comparison disebutkan dua kali, yaitu ketika menggunakan kata “better” dan “more expensive” untuk membandingkan baju berwarna biru dan baju berwarna hijau.
Ciri-ciri lain yang bisa ditemukan dalam kalimat yang menggunakan degrees of comparison adalah penggunaan kata more, the most, less, the least, dan lain-lain.
Dalam perbandingan, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan dalam mengubah bentuk kata sifat sesuai dengan tingkat perbandingannya.
Biasanya jenis kata yang digunakan adalah kata sifat (adjective). Kegiatan membandingkan ini dapat berubah sesuai tingkatannya. Ada yang ‘sama’ tingkat perbandingannya (positive degree).
Ada juga yang ‘setingkat lebih’ perbandingannya (comparative degree). Bahkan ada yang ‘paling’ tingkat perbandingannya (superlative degree).
Cara paling mudah untuk mengetahui bentuk kalimat yang menggunakan degree of comparison yaitu dengan kata kunci: more, less, the most, dan yang lainnya.
Tentunya kita harus mengetahui terlebih dahulu kalimat apa yang cocok menggunakan frasa tersebut dalam bentuk degree of comparison.
Jenis-jenis Degree of Comparison
Adapun penjelasan lebih lengkap mengenai jenis-jenis degree of comparison adalah berikut ini:
1. Positive Degree
Positive degree menandakan tidak adanya perbandingan. Degree ini hanya memberitahu kualitas dari suatu subjek atau kata benda.
Jika pun digunakan dalam perbandingan, positive degree hanya dapat digunakan dalam perbandingan yang setara dengan menggunakan frasa as…as. Perhatikan contoh-contoh berikut ini:
“You need to be as smart as Nadia in order to beat her in the test.” (Kamu harus secerdas Nadia agar bisa mengalahkannya dalam ujian.)
"I want to look as beautiful as my mother." (Saya ingin terlihat secantik ibuku.)
"You should practice karate as often as you can." (Kamu harus berlatih karate sesering yang kamu bisa.)
"Ben looks as handsome as Arya." (Ben terlihat seganteng Arya.)
"Rina is as clever as Rani." (Rina sama pintarnya seperti Rani.)
"My jacket is as expensive as yours." (Jaketku sama mahalnya seperti jaketmu.)
"My father walk as slow as my mother does." (Ayahku berjalan sama lambatnya seperti ibuku.)
Pola kalimat di atas adalah:
Subject (1) + to be + as + adjective + as + Subject (2) Subject (1) + verb + as + adjective + as + Subject (2) + does.
2. Comparative Degree
Comparative degree digunakan dalam kalimat untuk membandingkan dua hal. Jika dalam kalimat menggunakan adjective, maka dapat menambahkan akhiran –er/-ier, tergantung kata sifat tersebut diakhiri oleh huruf apa.
Selain itu juga bisa menggunakan kata ’more’ atau ‘less’. Akan tetapi jika menggunakan adverb, maka cukup menambahkan kata ‘more’ atau ‘less’ sebelum kata keterangannya.
Jika dalam bahasa Indonesia, comparative degree bermakna, ‘lebih’. Simak contoh kalimatnya di bawah ini:
“Compared to chocolate ice cream, vanilla ice cream is cheaper.” (Dibandingkan es krim coklat, es krim vanilla lebih murah.)
“Maidy looks happier than Nora.” (Maidy terlihat lebih bahagia dari Nora.)
"Be careful, the road is more slippery than you think." (Hati-hati, jalan itu lebih licin dari yang kamu bayangkan sebelumnya.)
"Learning English is easier than math." (Belajar bahasa Inggris lebih mudah daripada matematika.)
"The red pencil is shorter than the blue pencil." (Pensil berwarna merah lebih pendek daripada pensil yang berwarna biru.)
"This picture is better than that one." (Lukisan ini lebih bagus daripada lukisan itu.)
"The students are more happy than the teachers." (Murid-murid lebih senang daripada guru-guru mereka.)
"Aldino runs faster than Adit does." (Aldino berlari lebih cepat daripada Adit.)
Polanya adalah: Subject (1) + to be + adjevtive + -er + than + Subject (2) Subject (1) + to be + more + adjective + than + Subject (2) Subject (1) + verb + adjective + -er + than + Subject (2) + does.
3. Superlative Degree
Perbandingan yang digunakan superlative degree pada kalimat berfungsi untuk membandingkan ketiga hal atau lebih dalam konteks kalimatnya.
Hal ini bisa dengan menambahkan akhiran –est/-iest atau kata ‘most’ atau ‘least’ pada adjective. Tapi ketika hendak menggunakan adverb, maka kamu hanya bisa menggunakan kata ‘most’ atau ‘least’.
Tentu saja perlu diingat bahwa harus menggunakan kata penanda, ‘the’ sebelum superlative degree. Dalam bahasa Indonesia, superlative degree bermakna ‘paling’. Berikut adalah contoh kalimat bahasa Inggris superlative degree:
“The scariest movie of all time is Pengabdi Setan 2: Communion.” (Film paling menakutkan sepanjang masa adalah Pengabdi Setan 2: Communion.)
“Of all the southeast countries I’ve traveled to, Indonesia is the most beautiful country.” (Dari semua negara tenggara yang pernah saya kunjungi, Indonesia adalah negara terindah.)
“Katherine fought the most impressively of all the competitors.” (Katherine bertarung paling mengesankan dari semua pesaing.)
“I think James played guitar the least beautifully compared to all the contestants.” (Saya pikir James bermain gitar paling tidak indah dibandingkan semua kontestan.)
"Sandy is the smartest student in my school." (Sandy adalah murid yang paling pintar di sekolahku.)
"Among the three basketball players, Beni is the most handsome man!" (di antara tiga pemain basket itu, Beni pria yang paling tampan!)
"Anis is the tallest among the students in her class." (Anis adalah yang paling tinggi di antara teman-teman sekelasnya.)
"Fabio Quartararo is the best motor racer in 2021." (Fabio Quartararo adalah pembalap terbaik di tahun 2021.)
"Indonesia has the most beautiful beach in the world." (Indonesia memiliki pantai terindah di dunia.)
Polanya adalah: Subject + to be + the + adjective + -est + noun + adverb Subject + to be + the + most + adjective + noun + adverb Subject + verb + the + adjective + -est + noun + adverb Subject + verb + the + most + adjective + noun + adverb.
Cara mudah membedakan ketiga jenis degree of comparison
Ben is hungry (positive degree)
Ben is hungier than me (comparative degree)
Ben is the hungriest of all (superlative degree)
Aturan-aturan dalam Degree of Comparison
Berikut adalah aturan-aturan yang harus diperhatikan dalam degree of comparison:
1. Bentuk Comparative dan Superlative kata “Good” dan “Bad”
Untuk kedua adjectives ini, tidak bisa menggunakan akhiran –er dan –est untuk mengubahnya ke dalam bentuk comparative degree dan superlative degree.
Tidak ada kata bahasa Inggris yang menyebutkan “gooder”, “goodest”, “badder” atau “baddest”. Untuk kedua kata sifat ini, bentuknya berubah dari kata asalnya.
Good: better (comparative degree) dan best (superlative degree)
Bad: worse (comparative degree) dan worst (superlative degree)
2. Penggunaan Degrees of Comparison
Perlu diingat kembali bahwa tak bisa menggunakan degrees of comparison dua kali dalam satu frasa. Misalnya, “Between the white and brown bag, the more heavier bag is the white one.”
Namun, bisa menggunakan dua atau lebih degrees of comparison dalam sebuah kalimat jika tidak dalam satu frasa. Seperti contohnya:
“The more, the merrier.”
“He is the most beautiful, wisest, and most powerful of all the kings.”
3. Pengecualian Degrees of Comparison
Meskipun ketika melakukan perbandingan, terdapat kata-kata yang tidak ada bentuk comparative atau superlative-nya, yaitu sebagai berikut: “dead”, “single”, “unique” dan “instantaneous”.
Demikian adalah ulasan mengenai degree of comparison mulai dari pengertian, jenis, dan contoh kalimatnya. (Nisa)
Baca juga: Materi Caption Kelas 12 dalam Pelajaran Bahasa Inggris
