Diagram Batang: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diagram batang lebih sering digunakan untuk penyajian data karena visualnya yang mudah dibaca dan dipahami. Selain itu, penggunaannya juga mudah diterapkan dan efektif untuk mewakili nilai tertentu. Jenisnya juga bervariasi tergantung dengan tujuan dan tipe daya yang akan diwakili.
Dikutip dari https://lmsspada.kemdikbud.go.id/, penyajian data dengan menggunakan diagram atau grafik adalah pengembangan dari penyajian data menggunakan tabel. Diagram berbentuk batang pada umumnya digunakan pada saat menggambarkan perkembangan nilai objek penelitian dalam kurun waktu tertentu.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian Diagram Batang
Pengertian diagram batang adalah salah satu jenis diagram yang menggunakan batang berbentuk persegi panjang dengan teknik visualisasi yang menarik. Diagram bentuk batang dapat mewakili data kategorik misalnya seperti warna rambut dan pekerjaan, serta data diskrit misalnya seperti jumlah barang yang rusak dan jumlah pelanggan. Panjang dari setiap tinggi batang menggambarkan nilai yang diwakili.
Penggambaran pada diagram bentuk batang digambarkan secara tegak ataupun mendatar. Fungsinya untuk menunjukkan perbandingan antara kumpulan data yang berbeda. Data dapat terlihat secara jelas mana yang paling besar, paling kecil, tren data, ataupun analisis kuantitalif lainnya dengan menggunakan diagram berbentuk batang.
Pada diagram bentuk batang yang tegak atau vertikal nama pada data ada di sumbu x vertikal, dan kuantitas datanya ada pada sumbu y vertikal. Pada diagram yang mendatar atau horizontal nama pada data ada di sumbu y vertikal, dan kuantitas datanya ada pada sumbu x horizontal.
Jenis dan Contohnya
Berikut ini adalah beberapa jenis dan contoh diagram berbentuk batang yang wajib diketahui oleh pelajar:
Jenis Histogram
Diagram histogram adalah jenis diagram yang menampilkan distribusi frekuensi dari suatu variabel numerik atau data yang kontinu. Pada setiap bar atau batang pada histogram mencakup rentang nilaitertentu yang dikenal dengan bin atau kelas, dan tinggi bar yang menunjukkan frekuensi nilai atau data dalam rentang tersebut.
Contoh penggunaannya adalah distribusi berat badan siswa dalam sebuah kelas.
Jenis Diagram Bentuk Batang Tunggal atau Single Bar Chart
Diagram bentuk batang tunggal adalah jenis diagram paling sederhana yang menunjukkan data tunggal atau satu set data untuk satu variabel bebas atau variabel terikat.
Contoh penggunaannya adalah diagram yang menunjukkan penjualan buah apel per bulan atau jumlah penduduk di tiap kecamatan.
Jenis Diagram Bentuk Batang Majemuk atau Clustered Bat Chart
Diagram bentuk batang majemuk adalah jenis diagram yang menyajikan lebih dari satu pengumpulan data atau kelompok. Pada jenis ini, ada dua jenis data yang akan ditampilkan dalam satu kategori. Biasanya untuk memudahkannya dalam membaca diagram, warna yang disajikan akan berbeda.
Contoh penggunaannya adalah diagram yang menunjukkan penjualan buah apel pada dua toko berbeda dalam satu tahun.
Jenis Diagram Bentuk Batang Terpisah atau Stacked Bar Chart
Diagram bentuk batang terpisah adalah jenis diagram yang menunjukkan atau menyajikkan kontribusi masing-masing kategori pada total dalam satu variabel.
Contoh penggunaannya adalah diagram penjualan buah apel per jenisnya dengan setiap batang yang akan mewakili total penjualan per bulan.
Jenis Diagram Bentuk Batang Pemecahan atau Component Bar Chart
Diagram bentuk batang pemecahan adalah jenis diagram yang menunjukkan atau menyajikan bagian dari suatu keseluruhan.
Contoh penggunaannya adalah diagram yang menunjukkan bagian pengeluaran uang perbulan seperti untuk makan, transportasi, tabungan, dan hiburan.
Jenis Diagram Bentuk Batang Horizontal atau Horizontal Bar Chart
Diagram bentuk batang horizontal adalah jenis diagram yang digambarkan secara horixontal, jadi batang horizontal akan mewakili nilai setiap kategori. Semakin panjang batangnya, maka akan semakin besar pula nilai dari kategori tersebut. keterangan kategori akan ditampilkan secara vertikal.
Contoh penggunaannya adalah diagram yang menunjukkan perbandingan nilai setiap siswa di kelas.
Jenis Diagram Bentuk Batang Kumpulan atau Pareto Chart
Diagram bentuk batang kumpulan adalah jenis diagram yang menunjukkan atau menyajikan data dalam urutan menurun untuk mengamati penyebab utama suatu masalah.
Contoh penggunaannya adalah diagram untuk menunjukkan penyebab terbesar dari penyakit demam berdarah.
Jenis Diagram Bentuk Batang Dua Arah atau Double Bar Chart
Diagram bentuk batang dua arah adalah jenis diagram yang digunakan untuk membandingkan dua kumpulan data atau kategori secara berdampingan sepanjang sumbu vertikal untuk dua variabel yang berbeda.
Contoh penggunaannya adalah diagram yang menunjukkan penjualan buah apel dan buah mangga di toko buah.
Contoh Penerapan dalam Sehari-hari
Dalam keseharian diagram batang dapat dapat diterapkan pada hal berikut:
Sales: pada bidang ini dapat digunakan untuk menyajikan data penjualan dari waktu ke waktu. Setiap batnag akan mewakili angka penjualan pada periode tertentu seperti dalam kurun waktu satu bulan atau satu tahun.
Marketing: pada bidang ini dapat digunakan untuk menyajikan hasil marketing campaign msialnya yaitu dengan menampilkan jumlah leads yang dihasilkan atau tingkat konversi dari berbagai macam platform yang digunakan.
Keuangan: pada bidang ini dapat digunakan untuk memvisualisasikan data keuangan seperti pendapatam, pengeluaran, dan keuntungan yang didapat. Dapat juga dijadikan sebagai perbandingan data pada periode tertentu.
Pendidikan: pada bidang ini dapat digunakan untuk menyajikan data hasil akademik siswa atau mahasiswa seperti nilai ujian nilai tugas, atau bagaimana performa dari setiap kelas yang berbeda.
Kesehatan: pada bidang ini dapat digunakan untuk menyajikan data medis seperti frekuensi terjadinya kondisi medis tertentu atau berbagai macam pengobatan yang bisa dilakukan.
Cara Membuat Diagram Berbentuk Batang
Cara membuat diagram berbentuk batang dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dengan cara manual, dengan menggunakan Microsoft Word, dan dengan menggunakan Microsoft Excel. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
Cara Membuat secara Manual
Cara membuat diagram bentuk batang secara manual dapat dilakukan sebagai berikut:
Langkah pertama yaitu siapkanlah data yang akan dibutuhkan untuk membuat diagram, data dapat berupa tabel distribusi frekuensi.
Langkah kedua yaitu buatlah garis horizontal untuk menempatkan kategori dan garis vertikal untuk menempatkan nilai frekuensi. Pastikan jarak pada setiap kategori dan nilai sama agar memudahkan dalam membaca diagram.
Langkah ketiga yaitu tandailah puncak frekuensi pada masing-masing kategori sesuai dengan data yang sudah disiapkan.
Langkah terakhir yaitu gambarlah diagram bentuk batang sesuai dengan masing-masing kategori dengan batasan yang telah ditandai.
Cara Membuat dengan Microsoft Word
Cara membuat diagram bentuk batang dengan menggunakan Microsoft Word dapat dilakukan sebagai berikut:
Pertama yaitu buka terlebih dahulu Microsoft Word pada komputer yang dimiliki dan siapkan data yang dibutuhkan.
Kedua, kliklah tab insert pada Microsoft Word di pojok kiri atas layar.
Setelah itu kill pada Chart, dan klik tata letak grafik atau diagram di bagian kiri menu Chart.
Kemudian, pilihlah grafil atau diagram di bagian atas pilihan tata letak dan klik Ok.
Masukkanlah data pada grafik atau diagram dan tekan Enter.
Diagram sudah terbentuk dan akan ditampilkan secara otomatis.
Cara Membuat dengan Microsoft Exel
Cara membuat diagram bentuk batang dengan menggunakan Microsoft Exel dapat dilakukan sebagai berikut:
Langkah yang pertama, bukalah terlebih dahulu Microsoft Excel dan siapkan data yang dibutuhkan berupa tabel distribusi frekuensi.
Langka hkedua yaitu blok seluruh tabel data yang sudah disiapkan lalu klik Chart pada menu Insert.
Langkah ketiga yaitu pilihlah diagram bentuk batang yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan.
langkah selanjutnya yaitu data akan disajikan dalam bentuk diagram secara otomatis.
Langkah terakhir, gantilah judul diagram sesuai dengan yang diinginkan dan dibutuhkan.
Manfaat Diagram Bentuk Batang
Selain sebagai cara lain untuk melihat dengan visualisasi data yang menarik, manfaat lain diagram bentuk batang adalah sebagai berikut:
Diagram berbentuk batang mudah dibaca bahkan bagi orang yang awam dan tidak terbiasa dengan membaca analisis data atau statistik.
Diagram ini sangat ideal untuk membandingkan data pada berbagai kategori atau periode waktu, sehingga mudah untuk melakukan identifikasi pola dan tren dengan cepat.
Tampilan pada diagram berbentuk batang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, misalnya seperti warna dan label yang dapat dimodifikasi atau dibuat semenarik mungkin agar yang baca dapat dengan mudah menganalisisnya dengan jelas.
Diagram ini dapat digunakan bersamaan dengan teknik penyajian data lainnya, misalnya seperti diagram garis atau diagram lingkaran.
Baca Juga: Inilah Perbedaan Statistika Deskriptif dan Statistika Inferensial
Demikian adalah pengertian dari diagram batang, jenis, contoh, dan hal lainnya yang wajib diketahui. Pastikan untuk dapat memilih dengan tepat diagram seperti apa yang dibutuhkan agar penyajian data dapat dibaca dan dipahami.
