Dimensi Daya dalam Fisika, Begini Cara Menentukannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu fisika, dimensi menunjukkan bagaimana suatu besaran tersusun atas besaran pokok penyusunnya. Biasanya, dimensi besaran pokok dinyatakan dengan huruf tertentu yang diapit tanda kurung siku ([]).
Tiap besaran pokok memiliki satu lambang dimensi. Berikut dimensi 7 besaran pokok dikutip dari buku Fisika untuk SMA/MA Kelas X oleh Goris Seran Daton.
Massa [M]
Panjang [L]
Waktu [T]
Suhu [θ]
Kuat arus [I]
Intensitas cahaya [J]
Jumlah zat [N]
Selain dimensi besaran pokok, ada pula dimensi besaran turunan. Dimensi besaran turunan dapat diperoleh dari rumus atau dari satuan besaran turunan. Contohnya, besaranan turunan dari panjang mempunyai dimensi [L]2.
Lantas, bagaimana dimensi daya? Untuk mengetahuinya, simak informasi selengkapnya berikut ini.
Rumus Dimensi Daya
Seperti yang disebutkan sebelumnya, dimensi besaran turunan berasal dari dimensi besaran pokok. Begitu pula yang berlaku pada daya.
Mengutip buku Fisika untuk SMA/MA Kelas XI oleh M. Achya Arifudin , daya adalah laju usaha yang dilakukan atau laju energi yang diubah (ditransformasi).
Misalnya, daya kuda menunjukkan laku usaha yang dilakukan oleh kuda. Daya mesin menunjukkan laju energi kimia atau energi listrik yang diubah oleh mesin menjadi energi kinetik.
Satuan daya adalah joule per detik atau yang sering dinamakan watt (W). 1 watt bernilai sama dengan 1 J/s. Satuan daya juga sering dinyatakan dalam horse power (hp) atau daya kuda, di mana 1 hp = 746 watt. Satuan ini lebih sering digunakan dalam dunia rekayasa.
Daya dapat dihitung menggunakan rumus berikut:
Daya = usaha : waktu = energi yang diubah : waktu
P = W/t
Dengan demikian, dimensi daya dapat ditentukan berdasarkan rumus tersebut. Begini cara menentukannya.
P = W/t
P = F x s / t
P = m x a x s / t
P = (kg) (m/ s2) (m) / s
P = kgm2s^-3
P = [M][L]^2[T]^-3
Jadi, dimensi daya adalah [M][L]^2[T]^-3.
Kegunaan Dimensi
Dimensi suatu besaran tidak ditentukan begitu saja tanpa maksud tertentu. Berikut beberapa kegunaan dimensi.
Menentukan kesetaraan dua buah besaran. Jika dimensi dua besaran sama, maka dapat dikatakan bahwa kedua besaran itu setara.
Menentukan ketepatan suatu persamaan. Jika dimensi di kedua ruas sama, maka persamaan tersebut benar.
Menurunkan persamaan suatu besaran.
Menentukan satuan besaran turunan dalam besaran dasar. Contohnya, satuan gaya adalah newton. Satuan newton dapat diubah dalam satuan-satuan dasarnya.
Mengonversi satuan dari sistem cgs ke MKS atau sebaliknya.
(ADS)
