Konten dari Pengguna

Disclaimer Website: Perlindungan Hukum dan Cara Membuat Halamannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Membuat Disclaimer Website. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Membuat Disclaimer Website. Foto: Pixabay.com

Disclaimer adalah pernyataan pembatasan dari tanggung jawab melalui suatu website dengan tujuan perlindungan pemilik usaha.

Hampir setiap situs web memiliki disclaimer saat ini. Jika kamu memiliki usaha yang dipasarkan secara online, kamu juga perlu membuatnya.

Meskipun suatu web mempunyai disclaimer, hal itu tidak dapat mengesampingkan kemungkinan tindakan hukum yang akan terjadi. Namun, hal pernyataan pembatasan tersebut dapat membantu melindungi kamu

Definisi Disclaimer

Berdasarkan jurnal Pencantuman Disclaimer dalam Transaksi E-Commerce Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen oleh Rachmat Taibu, disclaimer merupakan pembatasan tanggung jawab pemilik website dengan konsumen.

Di dalam transaksi bisnis melalui internet dapat saja timbul masalah yuridis. Salah satu yang menarik yaitu pembatasan tanggung jawab.

Dengan adanya disclaimer, hal itu dapat membantu menyelesaikan sengketa di antara pemilik dan pengunjung situs web.

Suatu pembatasan tanggung jawab dapat menentukan jumlah ganti rugi yang harus dibayarkan oleh pihak yang satu kepada pihak yang lainnya.

Oleh sebab itu, para pihak sudah sejak dini mengetahui berapa besar kemungkinan masing-masing pihak harus menanggung kewajiban pembayaran ganti kerugian apabila suatu pihak melanggar janji.

Pencantuman disclaimer dalam suatu situs internet ini juga harus adil. Dalam artian, pembatasan kewajiban tersebut tidak menguntungkan pihak pelaku usaha pemilik situs saja. Namun, juga melindungi hak-hak konsumen.

Ilustrasi Membuat Disclaimer Website. Foto: Pixabay.com

Pengaturan Disclaimer dalam Perspektif Hukum di Indonesia

Mengutip dari jurnal Perlindungan Hukum bagi Konsumen Berkaitan dengan Pencantuman Disclaimer oleh Pelaku Usaha dalam Situs Internet (Website) yang ditulis Ni Putu Ria Dewi, pencantuman disclaimer dalam situs internet belum diatur secara khusus dalam perundang-undangan di Indonesia.

Namun, terdapat peraturan yang mengatur ruang lingkup transaksi elektronik di Indonesia, yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Tindakan membuat disclaimer dalam suatu website juga dibenarkan dalam Pasal 19 Undang Undang Nomor 11 Tahun 2011. Isi regulasi tersebut memperbolehkan segala bentuk klausul apa pun di dalam sistem elektronik. Dengan catatan, suatu klausul telah disepakati kedua pihak yang berkaitan.

Untuk melindungi hak-hak masyarakat agar tercipta suatu keadilan, pemerintah Indonesia dinilai perlu membuat kebijakan yang mengatur tentang pencatuman disclaimer pada setiap website.

Membuat Halaman Disclaimer

Cara membuat halaman disclaimer ini, kita menggunakan bantuan situs generator untuk membuat disclaimer dan privacy policy, yaitu privacypolicyonlaine.com.

Berikut cara membuat halaman disclaimer menurut jurnal Cara Membuat Disclaimer di Blog atau Website oleh Luki Purwanto:

  • Kunjungi tool penyedia disclaimer privacypolicyonlain.com.

  • Pada halaman tersebut, isi formulir yang valid sesuai dengan situs atau blog kamu.

  • Setelah mengisi formulir yang valid, klik pada Generate Disclaimer untuk membuat disclaimer.

  • Pada halaman ini, salin semua kode disclaimer yang terdapat di situs tersebut untuk dipasang di blog, situs web, blogspot ataupun wordpress.

  • Di tahap ini kamu telah selesai membuat disclaimer, tambahkan disclaimer di blog berdampingan dengan privacy policy kamu.

(FNS)