Konten dari Pengguna

Doa agar Tidak Diganggu Jin saat Tidur bagi Umat Muslim

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi agar tidak diganggu jin saat tidur. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi agar tidak diganggu jin saat tidur. Foto: Unsplash

Supaya tidur tenang dan berkualitas, umat Muslim perlu membaca doa agar tidak diganggu jin saat tidur. Doa ini dapat dibaca sebelum tidur.

Firman Allah SWT dalam surat An-Naba’ ayat 9 menyebut bahwa tidur sebagai istirahat. Berikut bunyi ayatnya:

وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا

Arti: "dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat".

Tentunya, kita tidak ingin waktu istirahat menjadi tidak maksimal karena gangguan jin. Untuk itu, umat Islam perlu mematuhi adab sebelum tidur dan membaca doa-doa tertentu supaya lelap dan aman di bawah lindungan Allah SWT.

Doa agar Tidak Diganggu Jin saat Tidur

Ilustrasi agar tidak diganggu jin saat tidur. Foto: Unsplash

Gangguan dan godaan jin adalah hal yang sangat manusia hindari, baik di saat bangun maupun tidur. Untuk itu, umat Islam dianjurkan banyak berdoa agar terhindar dari gangguan tersebut.

Dikutip dari buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama (Kemenag) RI (2013), berikut doa-doa yang dapat dibaca sebelum tidur beserta artinya:

1. Doa sebelum tidur

بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut

Arti: "Dengan namaMu ya Allah, aku hidup dan aku mati". (HR Bukhari dan Muslim)

2. Doa agar Tidak Diganggu Jin

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ: مِنْ غَضَبِهِ، وَعِقَابِهِ، وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ، وَأَنْ يَحْضُرُونِ

A'udzu bikalimatiahittamati, min ghadhabihi wa iqabihi, wa syarri ibadihi wa min hamazati as-syayatini wa an yahdhuruni

Arti: "Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kemarahan, siksaan dan kejahatan hamba-hamba-Nya, dan dari godaan setan serta jangan sampai mereka (setan) hadir (ke hadapanku)". (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

Baca juga: 5 Hikmah Bersuci bagi Umat Beragama Islam

Adab Sebelum Tidur

Ilustrasi agar tidak diganggu jin saat tidur. Foto: Unsplash

Selain membaca doa, ada pula adab yang perlu dilakukan sebelum tidur. Dikutip dari buku Adab Muslim Sehari Semalam oleh al-Qismul Ilmi Bi Madaril Wathan (2020), berikut ini apa saja adab sebelum tidur bagi umat Islam:

1. Jangan tidur jika belum salat Isya

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasulullah pernah mengungkapkan rasa tidak sukanya pada tidur sebelum salat Isya. Untuk itu, umat Islam perlu melengkapi dulu salat wajib dalam satu hari, baru dilanjutkan dengan tidur.

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ (صَلاَةِ) الْعِشَاءِ وَالْحَدِيْثَ بَعْدَهَا.

Arti: "Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur malam sebelum (shalat Isya’) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya". (HR Bukhari dan Muslim)

2. Berwudhu

Hendaknya umat Islam tidur dalam keadaan tubuh yang bersih dari kotoran yang didapat dari kegiatan sehari-hari. Hal ini juga penting untuk memastikan kita tidur tanpa ada hadas kecil di tubuh. Dianjurkan juga untuk berwudhu sebelum tidur.

3. Membersihkan tempat tidur

Selain tubuh, tempat tidur juga harus bersih. Cara paling sederhana adalah dengan mengibaskan tempat tidur dari segala debu dan kotoran sambil membaca "Bismillah", kemudian merapikannya. Sabda Nabi Muhammad tentang hal ini tercantum dalam hadis berikut:

إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللهَ فَإِنَّهُ لاَ يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ

Arti: "Jika salah seorang di antara kalian akan tidur hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan, ‘Bismillaah,’ karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi". (HR Bukhari dan Muslim)

(TAR)

Baca juga: Pengertian Bertaharah dalam Islam dan Macam-macamnya