Doa ketika Mendapat Hadiah yang Bisa Diamalkan Umat Muslim

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hadiah merupakan salah satu bentuk rezeki yang diberikan Allah SWT. Karenanya, setiap Muslim dianjurkan untuk membaca doa ketika mendapat hadiah sebagai bentuk rasa syukur.
Memberi dan menerima hadiah sama-sama merupakan amalan yang disunahkan dalam Islam. Sebab, keduanya dapat menumbuhkan cinta dan kebahagiaan di hati, baik untuk orang yang memberi maupun yang menerima hadiah. Hal ini dijelaskan dalam hadits nabi yang diriwayatkan Ibnu Abi Ad-dunya.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Sesungguhnya amal yang paling disukai Allah setelah melaksanakan hal yang wajib adalah menggembirakan Muslim lain yang beriman.”
Karenanya, saat mendapatkan hadiah, setiap Muslim sudah sepatutnya berdoa dan memanjatkan syukur kepada Allah. Bagaimana bacaan doa ketika mendapat hadiah dan apa saja adab yang perlu diperhatikan?
Doa ketika Mendapat Hadiah
Berdoa saat mendapat hadiah merupakan salah satu bentuk keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Umat Muslim dapat membaca doa untuk mensyukuri nikmat sebagaimana dicontohkan Nabi Sulaiman saat mendapatkan hadiah berupa istana yang tidak tertandingi kemegahannya dari Allah.
Mengutip buku 50 Doa Harian Anak Muslim yang ditulis Fathuri Ahza Mumtaza (2016), berikut bacaan doa mensyukuri nikmat yang dapat diamalkan saat menerima hadiah.
رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ
Robbi auzi’nii an asykura ni’matakal’atii an’amta ‘alayya wa’alla waalidayya wa an’ a’mala shaalihan tardhaahu wa adkhilnii birohmatikan fii ‘ibadikash shoolihiin.
Artinya: Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai, dan masukkanlah aku ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.
Selain mengucap syukur kepada Sang Pencipta, orang yang menerima hadiah juga harus mendoakan orang yang telah memberikannya hadiah dengan mengucapkan "barakallahu fiikum".
Kalimat ini mengandung doa agar si pemberi hadiah selalu diberkahi Allah SWT. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, "barakallahu fiikum" artinya "semoga Allah memberikan berkahnya kepadamu".
Adab Menerima Hadiah dalam Islam
Islam telah menetapkan aturan bagi setiap Muslim dalam bersikap dan bertingkah laku, termasuk saat menerima hadiah. Dalam Islam, aturan itu disebut dengan adab.
Merangkum buku Jalan Orang Bijak tulisan Imam Al Ghazali dan buku Fikih Akhlak oleh Musthafa al Adawy, berikut adab menerima hadiah yang perlu diperhatikan setiap Muslim.
Mengucapkan terima kasih dan menunjukkan rasa bahagia.
Memuji pemberi hadiah sewajarnya.
Memanjatkan syukur kepada Allah dan mendoakan orang yang memberikan hadiah.
Membalasnya jika mampu.
Tidak tunduk kepada si pemberi hadiah.
Tidak tamak dan meminta hadiah untuk kedua kalinya
Menghargai pemberian dengan memakainya dan tidak mencelanya.
Tidak menolak hadiah meskipun tidak menyukainya, kecuali barang atau makanan yang diberikan haram. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits nabi yang diriwayatkan Imam Al Bukhari. Rasulullah SAW bersabda, “Jika aku diundang untuk makan kaki atau paha kambing, tentu aku memenuhinya. Jika aku diberi hadiah kaki atau paha kambing tentu aku akan menerimanya.”
(GLW)
