Konten dari Pengguna

Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha agar Selalu Berkah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa merupakan cara seorang hamba berkomunikasi secara langsung dengan Allah SWT. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Doa merupakan cara seorang hamba berkomunikasi secara langsung dengan Allah SWT. Foto: iStock

Dalam Islam, rezeki setiap orang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Setiap orang tentunya berharap rezeki dan usaha yang mereka lakukan berjalan lancar. Namun, hal tersebut tidak cukup dari segi usaha saja, melainkan harus disertai dengan doa.

Doa merupakan cara seorang hamba berkomunikasi secara langsung dengan Allah SWT. Oleh karena itu, bagi yang sedang berusaha, jangan ragu untuk memanjatkan doa melancarkan rezeki dan usaha agar selalu diliputi keberkahan dalam hidup.

Berikut doa-doa yang bisa dipanjatkan kepada Allah SWT untuk membuka pintu rezeki dan kelancaran usaha.

Doa Melancarkan Rezeki dan Usaha

Doa melancarkan rezeki dan usaha yang bisa diamalkan setiap hari. Foto: iStock

Doa yang Pertama

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ اَنْ تَرْزُقَنِىْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَمَشَقَّةٍ وَلاَضَيْرٍ وَلاَنَصَبٍ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

"Allahumma innii as aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairita’abin wala masyaqqatin walaa dhoirin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai in qadiir."

Artinya:

“Ya Allah, aku minta pada Engkau akan pemberian rezeki yang halal, luas, baik tidak tanpa repot dan juga tanpa kemelaratan dan tanpa keberatan, sesungguhnya Engkau kuasa atas segala sesuatu.”

Doa yang Kedua

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

"Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii.”

Artinya:

“Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.”

Doa yang Ketiga

اللهم يا غني يا كريم يا ذ الفضل العظيم يا واسع العطاء والكرم ،اللهم اغنني بحلالك واكفني بفضلك عمن سواك

"Allahumma ya ghaniyyu ya kariimu bh ya dzal fadhlil adiimi ya wasi`al `athooi wal karomi. Allahumma aghninii bikhalalika wakfinii bifadzlika`amman siwaaka."

Artinya:

"Ya Allah Dzat yang kaya yang mulia yang mempunyai anugerah yang besar yang luas pemberian-Nya dan kemuliaan-Nya. Ya Allah kayakanlah kami dari kehalalan Engkau dan cukupkanlah padaku dengan anugerah yang tidak dari selain Engkau."

Doa yang Keempat

Doa ini tercantum dalam Surat Shaad ayat 35, yang berbunyi:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

"Rabbighfirlii wahablii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba’dii, innaka antalwahhaab."

Artinya:

"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi."

Doa yang Kelima

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلً

"Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa."

Artinya:

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Doa yang Keenam

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

"Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak."

Artinya:

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

(SFR)