Konten dari Pengguna

Doa Pembukaan Bulan Maria yang Bisa Didaraskan Umat Katolik

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Patung ilustrasi Bunda Maria dan Yesus. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Patung ilustrasi Bunda Maria dan Yesus. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Doa pembukaan bulan Maria bisa dibaca ketika Misa pada tanggal 1 Mei setiap tahunnya. Di momen ini, umat Katolik dapat menghormati Bunda Maria dengan aneka bentuk devosi lainnya.

Mengutip buku Seputar Pelayanan Altar susunan E. Martasudjita (2004), devosi yang paling populer adalah Doa Rosario. Doa ini bisa dibaca secara individu maupun berkelompok.

Selain itu, umat Katolik juga bisa melantunkan doa lain seperti doa novena Tiga Salam Maria, doa litani kepada Bunda Maria, dan lainnya. Berdasarkan tradisinya, ritual pembacaan doa di bulan Maria ini sudah ada sejak abad pertengahan.

Melalui pembacaan doa tersebut, umat dapat merenungkan peristiwa-peristiwa dalam hidup Yesus Kristus. Artikel berikut akan membahas doa pembukaan bulan Maria selengkapnya untuk Anda.

Doa Pembukaan Bulan Maria

Ilustrasi orang berdoa umat kristen. Foto: Shutterstock

Rangkaian peribadatan di bulan Maria bisa diawali dengan lagu pembuka. Kemudian, jemaat melanjutkannya dengan tanda salib dan salam.

Selanjutnya, pendeta akan membacakan pengantar terlebih dahulu. Setelah itu disediakan waktu hening sejenak sebelum masuk ke doa pembuka. Dikutip dari laman Keuskupan Surabaya, berikut ini bacaan doa pembukaan bulan Maria yang bisa didaraskan bersama-sama:

Bapa Yang Mahakasih, hari ini kami kembali berkumpul untuk bersama Bunda Maria berdoa rosario dan melanjutkan pedalaman iman pada pertemuan ke dua. Kami bersyukur karena kesediaan tulus Bunda Maria untuk menjadi ibu Tuhan Yesus, menjadi pintu yang terbuka bagi kami untuk memperoleh martabat kami sebagai anak-anakMu. Melalui sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus, putra Bunda Maria, kami Engkau angkat menjadi putra-putriMu yang Kau satukan dalam Gereja yang kudus. Utuslah Roh KudusMu untuk memberikan terang iman bagi kami yang sedang berkumpul untuk berdoa dan mendengarkan SabdaMu, yang berkisah tentang Bunda Maria yang mengantar para hamba untuk berjumpa dan mengenal Yesus, Guru dan Tuhan kami, yang bersama Dikau dan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa, Amin.

Ilustrasi patung bunda maria. Foto: pixabay

Prosesi peribadatan dilanjutkan dengan membacakan doa penyerahan kepada Maria, yakni sebagai berikut:

Santa Maria, Bunda Allah, kami bersyukur karena Allah telah membebaskan engkau dari noda dosa sejak engkau dikandung; Ia berkenan memperhatikan kerendahanmu, dan mengangkat engkau menjadi ibu Sang Juruselamat. Kami bersyukur pula karena engkau telah menjadi teladan orang beriman. Dalam menanggapi panggilan Allah, engkau menyerahkan diri segenap hati dengan berkata, “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu.”

Ya Bunda, kami, para putramu, sangat mencintai engkau dan ingin mengikuti teladanmu. Mohonkanlah kami rahmat Allah, agar kami selalu berusaha melakukan kehendak Allah. Bunda yang penuh kasih sayang, kami serahkan kepadamu segenap keluarga kami. Sudilah engaku selalu melindungi kami sekeluarga. Semoga kami semua menjadi anak-anak yang patut kepadamu dan saling mengasihi dengan tulus hati.

Kami serahkan kepadamu segenap warga masyarakat kami bersama para pemimpinnya. Sudilah engkau melindungi mereka dalam setiap usaha membangun bangsa dan negara. Ya Ratu pencinta damai, bantulah agar segala bangsa bersatu padu, hidup rukun dan damai. Bukalah jalan iman bagi mereka yang belum mengenal putramu, Yesus. Doakanlah mereka yang dianiaya karena iman dan kebenaran. Semoga mereka tabah, dan tetap setia kepada Yesus, putramu.

Ya Bunda Maria, penolong yang sejati, hantarkanlah semua permohonan kami ini ke hadapan putramu, Sang Maharaja Kerajaan Damai, tempat setiap doa permohonan dikabulkan, setiap beban hati diringankan, dan segala kelemahan dikuatkan. Dialah Tuhan kami kini dan sepanjang masa

Sebagai pelengkap, umat Katolik bisa melanjutkannya dengan membaca Doa Rosario. Jemaat dipersilakan memilih peristiwa Rorasio dan jenis puluhannya sendiri.

Kemudian, ibadat bulan Maria diakhiri dengan doa penutup. Setelahnya, pendeta dan jemaat akan menyanyikan berkat dan lagu penutup tentang Maria.

Baca juga: Doa Rosario Hari Kamis Peristiwa Terang yang Bisa Dipanjatkan Umat

(MSD)