Doa Sholat Tahajud dan Keutamaannya sesuai Ajaran Rasulullah

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa sholat tahajud adalah doa yang biasanya dipanjatkan seorang hamba setelah salat tahajud. Salat tahajud sendiri termasuk ke dalam salat malam yang utama dan dianjurkan pengerjaannya bagi setiap hamba Allah Swt. yang beriman.
Secara terminologi, doa diartikan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah dengan seluruh jiwa dan raga untuk mengungkapkan suatu permohonan (Hakim dalam Jannati, Konsep Doa dalam Perspektif Islam: 40).
Pelaksanaan doa salat tahajud menyesuaikan pada waktu salat tahajud. Menurut Rahman (Kesehatan Mental Pelaku Sholat Tahajjud: 493), salat tahajud adalah salat malam yang dilaksanakan setelah seseorang tertidur, walapun sebentar.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Doa Sholat Tahajud
Salat dan doa merupakan dua hal yang saling melengkapi, serta memiliki makna yang serasi. Pentingnya salat tahajud bagi umat Islam menandakan juga pentingnya doa di dalamnya. Simak doa sholat tahajud sesuai ajaran Rasulullah saw., berikut ini:
Doa Salat Tahajud sesuai Ajaran Rasulullah
Berikut merupakan teks doa salat tahajud yang sesuai dengan anjuran Rasulullah saw. sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim (kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi). Urut dari teks bahasa Arab, latin dan terjemah (jabar.nu.or.id):
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.
Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa alakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa’dukal haq. Wa liqa-uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haq. Was sa’atu haq.
Terjemah: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu. Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad saw. itu benar. Serta hari Kiamat itu benar.”
اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Faghdirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a’lantu, wa ma anta a’lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.
Terjemah: “Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Awal dan Engkau Yang Maha Akhir. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”
Dua bagian teks doa sholat tahajud di atas merupakan satu kesatuan doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan selepas salat tahajud di malam hari. Pemisahan teks hanya untuk memudahkan pembaca untuk menghafal dan memahaminya.
Keutamaan Doa
Dikutip dari Zhila Jannati dalam Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan (2022) tentang Konsep Doa dalam Perspektif Islam (hal. 45 – 47), terdapat delapan keutamaan doa yang didasarkan pada dalil berupa hadis, sebagai berikut:
Doa merupakan bentuk ibadah Sebagaimana hadis Rasulullah saw. yang memiliki arti, “Doa itu ibadah.” (HR. Tirmidzi).
Doa adalah sesuatu yang mulia Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw. sebagaimana arti hadis, “Tidak ada yang lebih mulia di sisi Allah selain doa.” (HR. Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Majah).
Doa dapat menjadi tabungan amal untuk di akhirat, juga dapat menghapus dosa Rasulullah saw. bersabda yang artinya, “Tidaklah seseorang yang berdoa kepada Allah kecuali akan dikabulkan untuknya, baik akan disegerakan di dunia atau dijadikan tabungan di akhirat atau akan menghapus dosa-dosanya sesuai dengan doa yang dilantunkan, selama ia tidak berdoa untuk kemaksiatan atau memutus tali silaturrahmi atau terburu-buru.” (HR. Tirmidzi).
Doa adalah perisai, tiang agama, serta cahaya langit dan bumi Sebagaimana hadis yang artinya, “Doa adalah perisai orang mukmin, tiang agama dan cahaya langit dan bumi.” (HR. Hakim).
Doa dapat menjauhkan manusia dari kejahatan “Tiap muslim di muka bumi yang memohonkan suatu permohonan kepada Allah, pastilah permohonan itu dikabulkan Allah, atau dijauhkan Allah daripadanya sesuatu kejahatan, selama dia mendoakan sesuatu yang tidak membawa kepada dosa atau memutuskan kasih sayang.” (HR. Tirmidzi).
Doa dapat menolak qadha “Tidak akan menolak qadha melainkan doa dan tidak akan menambahkan umur melainkan kebaikan.” (HR. Tirmidzi, Ath-Thahawi dalam Al-Musykil, Ibnu Hayawiyyah dalam hadistnya, dan Abdul Ghani Al-Muqaddasi dalam Ad-Du’a).
Doa mampu meredam murka Allah Swt. Terdapat sabda Rasulullah saw. mengenai hal ini, artinya “Barang siapa yang tidak berdoa kepada Allah Swt., maka Allah akan murka kepadanya.” (HR. Ibnu Majah).
Doa dapat mengubah takdir yang telah terjadi maupun yang belum terjadi Sebagaimana arti dari sabda Rasulullah saw., “Doa itu bermanfaat terhadap sesuatu yang telah turun (terjadi), maupun sesuatu yang belum terjadi, maka kalian wahai hamba Allah swt. harus berdoa.” (HR. At-TirmidzI dan Al-Hakim).
Keutamaan Salat Tahajud
Terdapat tujuh keutamaan salat tahajud berdasarkan pada tulisan Prof. Dr. Lahmuddin Lubis, M. Ed. dalam Buletin Taqwa Universitas Medan Area: Keutamaan Shalat Tahajjud Menurut Ajaran Islam (repositori.uma.ac.id), sebagai berikut:
Diangkatnya derajat dan martabat ke tempat mulia dan terpuji orang yang bertahajud adalah orang pilihan yang mau mengorbankan sebagian waktu tidur malamnya untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt., sehingga akan berpeluang diangkatnya derajat jika dilaksanakan dengan tulus.
Tahajud merupakan salat sunnah yang paling diutamakan. Dari sekian banyaknya salat sunnah, salat tahajud adalah salat yang dianjurkan dalam Al-Qur'an, di samping salat dhuha. Selain itu, salat ini juga merupakan salatnya para Nabi, sehingga salat tahajud menjadi salat sunnah yang diutamakan.
Salat tahajud mampu menghapuskan dosa. Seseorang yang memohon ampunan kepada Allah di tengah malam, saat salat tahajud memiliki peluang pengampunan dosa yang lebih baik dibanding waktu lain. Hal itu, karena Allah turun ke langit dunia di waktu sepertiga malam (Shahih Al-Bukhari).
Doa orang yang bertahajud mudah diijabah. Hal ini juga berkaitan dengan dalil Allah Swt. yang turun ke langit dunia setiap sepertiga malam. Dalam dalil tersebut menyebutkan bahwa “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan doanya.”
Tahajud menjadi salah satu kunci pembuka surga. Surga adalah tempat terbaik yang disediakan Allah Swt. untuk orang-orang yang beriman dan beramal dengan baik selama hidup di dunia. Termasuk orang yang rela bangun di malam hari untuk beribadah kepada-Nya di saat yang lain tertidur.
Makna tahajud dalam kehidupan sebagai penunjang kesehatan. Dalam ilmu kedokteran, setiap salat, utamanya salat tahajud yang dilaksanakan dengan sujud yang tenang dan lama (tidak terburu) dapat melancarkan aliran darah dalam tubuh manusia menuju otak dan seluruh tubuh.
Tahajud dapat menghilangkan kecemasan dan depresi. Hal ini sesuai dengan penyampaian pakar di Indonesia terkait psikologi dan konseling Prof. Dr. Dadang dan Prof. Dr. Zakiah, yaitu orang-orang yang melaksanakan ibadah dengan baik, termasuk tahajud akan lebih terhindar dari penyakit mental.
Demikian ulasan mengenai doa sholat tahajud beserta keutamaan doa dan salat tahajud yang dapat pembaca simak. Laksanakanlah salat tahajud dan berdoalah setelahnya, sebagaimana ajaran Rasulullah saw. agar mendapat rahmat Allah Swt.
Baca juga: Dzikir Setelah Sholat Tahajud Sesuai Sunnah dan Artinya
