Konten dari Pengguna

Doa Tahallul atau Bercukur Ketika Ibadah Haji dan Umroh untuk Umat Muslim

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Tahallul, Foto: Unsplash/skynesher.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Tahallul, Foto: Unsplash/skynesher.

Rasulullah saw. senantiasa mencukur rambutnya atau tahallul. Doa tahallul ini penting untuk diketahui umat muslim, terutama ketika sedang beribadah haji dan umroh. Tahallul menjadi salah satu syarat sahnya haji.

Tahallul merupakan salah satu ritual dalam ibadah haji yang ditandai dengan mencukur rambut, minimal tiga helai. Ketika melaksanakan tahallul, ada doa khusus yang harus dibaca saat dan setelah proses mencukur rambut.

Daftar isi

Doa Tahallul atau Bercukur

Ilustrasi Doa Tahallul, Foto: Unsplash/franckreporter.

Umat muslim dianjurkan untuk mengawali segala sesuatu dengan berdoa. Membaca doa tahallul merupakan bagian penting dari proses tahallul itu sendiri.

Doa ini diucapkan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. serta sebagai permohonan agar ibadah haji yang telah dilaksanakan diterima oleh-Nya.

Dikutip dari laman bpkh.go.id, inilah doa tahallul atau bercukur ketika ibadah haji dan umroh yang perlu diketahui umat muslim.

اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ اَلْحَمْدُ للهِ عَلَى مَا هَدَانَا وَالْحَمْدُ للهِ عَلَى مَا أَنْعَمَنَابِهِ عَلَيْهَا. اَللَّهُمَّ هَذِهِ نَاصِيَتِي فَتَقَبَّلْ مِنِّي وَاغْفِرْ ذُنُوْبِى اَللََّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِيْنَ وَاْلمَقْصُوْرِيْنَ يَاوَاسِعَ الْمَغْفِرَةٍ اَللَّهُمَّ اثْبُتْ لِى بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةً وَامْحُ عَنِّي بِهَا سَيِّئَةً. وَارْفَعْ لِىْ بِهَا عِنْدَكَ دَرَجَةً

Arab-latin: Alhamdu lillaahi 'alaa maa hadaana wal hamdu lillaahi 'alaa maa 'anamnaa bihi 'alaiha. Allaahumma haadzihi naadhiati fa taqabbal minni waghfir dzunuu bi, allaahummaghfir lil muhalliqqin wal maqshuuriin yaa waasi'al maghfirah, allaahummatsbut lii bikulli sya'ratin hasanatan wamhu'anni bihaaa sayi atan warfa'lii bihaa 'indaka darajah.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepada kita dan segala puji bagi Allah tentang apa-apa yang telah Allah karuniakan kepada kami.

Ya Allah ini ubun-ubunku, maka terimalah dariku (amal perbuatanku) dan ampunilah dosa-dosaku. Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur dan memendekkan rambutnya wahai Tuhan yang Maha Luas ampunan-Nya. Ya Allah tetapkanlah untuk diriku setiap helai rambut kebajikan dan hapuskanlah untukku dengan setiap helai rambut kejelekan. Dan angkatlah derajatku di sisimu.”

Doa setelah Tahallul

Ilustrasi Doa Tahallul, Foto: Unsplash/Tamer ALKIS.

Setelah selesai tahallul, maka umat muslim bisa melafalkan doa berikut ini:

اَلْحَمْدُ للهِ الَّدِى قَضَى عَنَا مَنَاسِكَنَا. اَللَّهُمَّ زِدْنَا اِيْمَانَا وَيَقِيْنَا وَعَوْنَا وَاغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَلِسَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ

Arab Latin: "Alhamdulillaahil ladzii qadhaa 'anna manaasikana. Allaahumma zidnaa iimaanan wa yaqiinan wa'aunan waghfirlanaa wa liwaalidainaa wa lisaa iril muslimiina wal muslimaat."

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menyelesaikan manasik kami. Ya Allah, tambahkanlah kepada kami iman, keyakinan dan pertolongan. Dan ampunilah kami, kedua orang tua kami dan seluruh kaum muslimin dan muslimat."

Jenis Tahallul

Ilustrasi Doa Tahallul, Foto: Unsplash/djiledesign.

Tahallul adalah salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji dan umrah yang menandai selesainya sebagian besar ritual ibadah tersebut.

Secara bahasa, tahallul berarti "menjadi halal" atau "dilepaskannya" seseorang dari larangan-larangan yang berlaku selama ihram.

Saat seseorang memasuki ihram, ia terikat pada berbagai larangan seperti memotong rambut, memakai wewangian, dan mengenakan pakaian berjahit (untuk laki-laki).

Dengan melakukan tahallul, seseorang secara simbolis keluar dari keadaan ihram dan kembali diizinkan melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang.

Ada dua jenis tahallul yang berlaku dalam ibadah haji: Tahallul Awal dan Tahallul Tsani (Tahallul Kamil). Kedua jenis tahallul ini memiliki perbedaan dalam tata cara dan implikasinya terhadap larangan-larangan ihram.

1. Tahallul Awal

Tahallul awal adalah proses di mana sebagian larangan ihram sudah diangkat. Pada titik ini, seorang jamaah haji sudah diperbolehkan melakukan sebagian besar aktivitas yang dilarang selama ihram.

Seperti mengenakan pakaian berjahit, memakai wewangian, dan hal-hal lain yang sebelumnya terbatas. Namun, pada tahallul awal ini, hubungan suami-istri masih tetap dilarang.

Tahallul awal dicapai setelah jamaah haji telah menyelesaikan dua dari tiga amalan berikut:

  • Melontar jumrah di Jamarat, yaitu melemparkan batu kecil ke salah satu tiang besar yang melambangkan setan. Ini dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah.

  • Menyembelih hewan kurban sebagai bagian dari rangkaian haji, khususnya bagi jamaah yang melaksanakan haji tamattu' atau qiran.

  • Mencukur rambut atau memendekkannya (minimal tiga helai rambut).

  • Setelah dua dari tiga amalan ini dilakukan, seorang jamaah dianggap telah memasuki tahallul awal. Saat itulah sebagian besar larangan ihram dicabut, kecuali larangan bersetubuh atau berhubungan seksual dengan pasangan.

2. Tahallul Tsani (Tahallul Kamil)

Tahallul tsani, juga dikenal sebagai Tahallul Kamil, adalah tahapan terakhir dari proses tahallul, di mana seluruh larangan ihram dicabut, termasuk larangan berhubungan suami istri.

Tahallul tsani diperoleh setelah jamaah menyelesaikan semua tiga amalan yang disebutkan sebelumnya:

  • Melontar jumrah,

  • Menyembelih hewan kurban,

  • Mencukur atau memendekkan rambut.

Setelah tahallul tsani, jamaah haji secara penuh keluar dari keadaan ihram dan diperbolehkan melakukan segala hal yang sebelumnya dilarang, termasuk berhubungan dengan pasangan.

Sedangkan tahallul dalam ibadah umrah hanya terdiri dari satu jenis, yakni tahallul lengkap, yang diperoleh setelah jamaah menyelesaikan seluruh rangkaian umrah, termasuk thawaf, sa’i, dan mencukur rambut.

Setelah mencukur rambut, jamaah keluar dari keadaan ihram, dan semua larangan ihram secara otomatis diangkat.

Tata Cara Tahallul

Ilustrasi Doa Tahallul, Foto: Unsplash/Nadiia Borodai.

Secara umum, tahallul dilakukan dengan mencukur atau memendekkan rambut. Berikut adalah tata cara tahallul baik dalam haji maupun umrah.

1. Niat

Sebagaimana dalam setiap amalan ibadah, tahallul dimulai dengan niat yang tulus untuk menyelesaikan ritual tersebut. Niat ini ada dalam hati, dengan tujuan mematuhi perintah Allah Swt. dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad Saw.

2. Memotong atau Mencukur Rambut

Proses utama tahallul adalah memotong atau mencukur rambut. Ada dua opsi yang bisa dipilih:

  • Cukur Gundul (halq)

Jamaah laki-laki dianjurkan untuk mencukur habis seluruh rambut kepala mereka. Cukur gundul ini dianggap lebih afdal (utama) berdasarkan hadis Rasulullah Saw. yang mendoakan tiga kali bagi mereka yang mencukur rambutnya, sedangkan bagi yang hanya memendekkan rambut, didoakan sekali.

  • Memotong Sebagian Rambut (taqsir)

Bagi laki-laki yang tidak ingin mencukur habis rambutnya, mereka diperbolehkan untuk hanya memotong sebagian rambut, minimal tiga helai.

Sementara itu, bagi jamaah perempuan, mereka hanya perlu memotong sebagian kecil rambut (sekitar ujung rambut sepanjang ruas jari).

3. Urutan Tahallul dalam Ibadah Haji

Dalam ibadah haji, dilakukan pada dua tahap: tahallul awal dan tahallul tsani (tahallul kamil).

  • Tahallul awal: tahallul ini dilakukan setelah jamaah haji menyelesaikan dua dari tiga amalan berikut pada tanggal 10 Dzulhijjah:

  1. Melontar jumrah (jumrah aqabah).

  2. Menyembelih hewan kurban (bagi yang berhaji tamattu’ atau qiran).

  3. Mencukur atau memendekkan rambut (tahallul).

Setelah tahallul awal, sebagian larangan ihram sudah dicabut, sehingga jamaah diperbolehkan melakukan beberapa hal seperti memakai pakaian berjahit, menggunakan wewangian, dan lain-lain. Namun, berhubungan suami-istri masih tetap dilarang.

  • Tahallul tsani (tahallul kamil): tahallul ini dilakukan setelah semua amalan di atas diselesaikan, termasuk thawaf ifadah (thawaf haji).

Setelah thawaf ifadah dilakukan, seluruh larangan ihram sudah dicabut, termasuk larangan berhubungan suami istri. Pada tahap ini, jamaah benar-benar keluar dari status ihram dan seluruh larangan sudah diangkat.

4. Urutan Tahallul dalam Ibadah Umrah

Dalam ibadah umrah, tahallul hanya terjadi satu kali dan dilakukan setelah menyelesaikan seluruh rangkaian umrah, yang meliputi:

  • Ihram: memasuki keadaan ihram dengan niat dari miqat.

  • Thawaf: mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran.

  • Sa’i: berjalan antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

  • Tahallul: setelah menyelesaikan thawaf dan sa’i, jamaah mencukur atau memotong rambut. Ini menandakan berakhirnya rangkaian ibadah umrah dan keluarnya jamaah dari status ihram.

Ketentuan dan Hukum Tahallul

Ilustrasi Doa Tahallul, Foto: Pexels/cottonbro studio

Tahallul adalah salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan. Jika seorang jamaah haji tidak melakukannya, maka hajinya dianggap tidak sah.

Oleh karena itu, penting bagi setiap jamaah untuk memahami ketentuan dan hukum terkait tahallul. Seperti yang dijelaskan oleh Syekh Zakariya al-Anshari:

وَلَا تَحَلُّلَ مِنْ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ دُونَهُ كَسَائِرِ أَرْكَانِهِمَا

Artinya: “Tidak ada tahalul dari haji dan umrah tanpa menghilangkan rambut kepala sebagaimana rukun-rukun yang lain”. (Syekh Zakariya al-Anshari, Asna al-Mathalib, Juz.1, Hal.490).

Selain itu, Allah Swt. berfirman:

مُحَلِّقِينَ رُءُوسَكُمْ وَمُقَصِّرِينَ لَا تَخَافُونَ

“Dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut.” (QS. Al-Fath: 27).

Menurut syariat Islam, tahallul harus dilakukan dengan cara mencukur atau memotong sebagian rambut. Bagi laki-laki, disunnahkan mencukur habis seluruh rambut, sedangkan bagi perempuan cukup memotong sedikit dari rambutnya.

Tahallul juga harus dilakukan pada waktu yang ditentukan, yaitu setelah jamaah menyelesaikan beberapa rangkaian ritual haji.

Baca Juga: Bacaan Sholat Jenazah Perempuan beserta Tata Caranya

Itulah doa tahallul atau bercukur ketika ibadah haji dan umroh yang penting diketahui umat muslim lengkap dengan tata caranya. (Umi)