Konten dari Pengguna

Doa untuk Orang Sakit yang Diajarkan Rasulullah SAW

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa untuk orang sakit dibacakan untuk mendoakan kesembuhan pada orang sakit. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Doa untuk orang sakit dibacakan untuk mendoakan kesembuhan pada orang sakit. Foto: Unsplash.com

Sakit adalah kondisi yang pasti telah dirasakan oleh setiap orang. Bagi orang Islam, mengatasi kondisi tersebut dapat dilakukan dengan melantunkan doa untuk orang sakit.

Doa tersebut dipanjatkan untuk memohon kepada Allah SWT agar senantiasa membantu umat-Nya yang membutuhkan pertolongan berupa kesembuhan.

Alquran telah menyebutkan bahwa Allah memerintahkan hamba-Nya untuk memohon dan berdoa kepada-Nya untuk segala urusan, termasuk kesembuhan.

Hal tersebut telah dijelaskan dalam Alquran surah Gafir ayat 60 yang berarti:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

Artinya:

Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”

Lantas, bagaimana bacaan doa yang ditujukan untuk orang sakit? Simak selengkapnya pada penjelasan di bawah ini.

Doa untuk Orang Sakit Ringan

Ilustrasi seseorang membaca doa untuk orang sakit ringan. Foto: Unsplash.com

Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan dalam oleh Bukhari, Rasulullah pernah mendoakan orang badui yang sakit ringan, seperti demam mengggunakan doa berikut ini:

لاَ بَأْسَ، طَهُورٌ إِنْ شَاءَ الله

(Laa ba'sa thahur insyaa Allah)

Artinya:

“Tidak apa, semoga menjadi penghapus (dosa), jika Allah menghendakinya” (HR. Bukhari)

Doa untuk Orang Sakit Parah

Ilustrasi seseorang membaca doa untuk orang sakit parah. Foto: Unsplash.com

Dikutip dari buku Shalat saat Sulit yang ditulis oleh Abu Zahwa, salah satu kitab menyebutkan bahwa Rasulullah selalu membacakan doa sembari mengusapkan tangannya kepada bagian yang sakit untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, termasuk penyakit kronis.

Doa ini sering kali digunakan oleh Rasulullah untuk memohon kepada Allah SWT agar dapat memberikan kesembuhan kepada keluarganya yang sedang sakit.

Adapun lafal atau bacaan dari doa tersebut adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبْ الْبَاسَ اشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

(Allahumma rabbannaasi adzhibil ba’sa isyfihi wa antas syafi laa syifaa’a illa syifaauka syifaa’an laa yughadiru saqaman)

Artinya:

"Ya Allah Rabb manusia, dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan dari kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit" (HR. Bukhari).

Doa di atas dapat digunakan untuk menjadi doa untuk orang sakit laki-laki atau doa untuk orang sakit perempuan.

Doa untuk Menyembuhkan Luka

Ilustrasi seseorang membaca doa untuk menyembuhkan luka. Foto: Unsplash.com

Dalam kitab Sahih Bukhari, Muslim dan Sunan an-Nasai, Rasulullah memiliki kebiasaan membaca doa untuk menyembuhkan penyakit, seperti luka, bisul, dan lain-lain.

Pada hadis tersebut, doa yang dibacakan oleh Rasulullah SAW diucapkan kembali oleh Sofyan bin Uyainah. Bunyi dari hadis tersebut adakah sebagai berikut:

عن عائشة رضي الله عنها، أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا اشتكى الإنسان الشيء منه، أو كانت قرحة أو جرح، قال النبي صلى الله عليه وسلم بأصبعه هكذا، ووضع سفيان بن عيينة الراوي سبابته بالأرض، ثم رفعها وقال

Artinya:

"Dari Aisyah RA, bahwa Rasul SAW ketika ada seorang yang sakit atau terluka, Rasul mengucapkan sesuatu dengan meletakkan jari-jarinya, sebagaimana dicontohkan Sufyan bin Uyainah, seorang rawi yang meriwayatkan hadis ini, yaitu meletakkan jari telunjuknya ke lantai kemudian mengangkatnya dan mengucapkan doa".

Doa yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah:

باسْمِ اللَّهِ، تُرْبَةُ أرْضِنَا، برِيقَةِ بَعْضِنَا، يُشْفَى سَقِيمُنَا، بإذْنِ رَبِّنَا

(Bismillahi turbatu ardhina bi riqati ba’dina yashfi bihi saqimana bi idzni rabbina)

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah SWT, debu dari lantai ini, dan dengan ludah sebagian dari kita semoga menyembuhkan penyakit kita dengan izin Tuhan kita.”

Doa tersebut dapat digunakan untuk memohon kesembuhan dari beberapa penyakit ringan, baik untuk diri sendiri atau untuk orang lain.

Doa saat Anak Sakit

Doa saat anak sakit dibacakan dengan mengusapkan tangan ke daerah yang sakit. Foto: Unsplasg com

Ketika seorang anak sedang sakit, pastinya orang tua akan sangat khawatir. Bagi umat Islam, orang tua dapat membacakan doa untuk meminta kepada Allah SWT agar dapat memberikan kesembuhan kepada anaknya yang sedang sakit.

Mengutip dari buku Kumpulan Doa Bahagia Dunia Akhirat, Khusus Muslimah yang disusun oleh Tim Quanta, berikut bacaan doa untuk menyembuhkan anak yang sedang sakit:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

(Allahumma rabban naas mudzhibal ba’si isyfi antasy-syaafii laa syafiya illaa anta syifaa’an laa yughaadiru saqoman)

Artinya:

"Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi." (HR. Bukhari.

Doa untuk Orang Tua Sakit

Ilustrasi seseorang membaca doa untuk orang tua sakit. Foto: Unsplash.com

Orang tua yang sudah lanjut usia sangat rentan terserang penyakit akibat sistem organ dalam tubuh sudah tidak bisa bekerja secara maksimal lagi. Untuk mendoakan orang tua yang sedang sakit, berikut bacaan doanya:

اللَّهُمَّ اَحْيِنِي مَاكَا نَتِ الْحَيَاةُ خَيْرً الِّى وَتَوَ فَّنِى مَاكَا نَتْ الوَ فَاةُ خَيْرًا لِى

(Allahumma ahyini maa kaa natil khayatu khairalli, watawaf fanni adza kaanat aafaatu khiralli)

Artinya:

"Ya Allah, sembuhkanlah penyakitnya jika itu lebih baik baginya dan cabutlah nyawanya jika kematian itu lebih baik baginya."

Doa Menjenguk Orang Sakit

Doa menjenguk orang sakit perlu dibacakan untuk memohon kesembuhan kepada Allah SWT. Foto: Unsplash.com

Menjenguk orang sakit adalah hal yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk mendoakan orang yang sedang sakit. Ibnu Abbas menyatakan bahwa Rasulullah pernah bersabda:

"Barangsiapa yang mengunjungi orang sakit yang belum datang ajalnya kemudian ia mengucapkan (doa) di sebelahnya sebanyak tujuh kali: As alullaahal 'azhiim rabbal 'arsyil 'azhiim an yasyfiyaka, maka Allah akan menyembuhkannya dari penyakit tersebut" (HR. Abu Daud).

Adapun bacaan doa yang dilafalkan saat menjenguk orang sakit adalah sebagai berikut:

أَسْأَلُ الله الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

(As alullaahal 'azhiim rabbal 'arsyil 'azhiim an yasyfiyaka)

Artinya:

"Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arsy yang megah agar menyembuhkanmu,”

Itulah bacaan doa yang digunakan ketika menjenguk orang sakit. Umat Islam dianjurkan untuk membacakan doa tersebut 7 kali ketika menjenguk orang yang sakit.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana mendoakan orang sakit ringan?

chevron-down

Laa ba'sa thahur insyaa Allah, yang artinya tidak apa, semoga menjadi penghapus (dosa), jika Allah menghendakinya.

Bagaimana mendoakan orang sakit parah?

chevron-down

Allahumma rabbannaasi adzhibil ba’sa isyfihi wa antas syafi laa syifaa’a illa syifaauka syifaa’an laa yughadiru saqaman.

Bagaimana doa untuk menyembuhkan luka?

chevron-down

Bismillahi turbatu ardhina bi riqati ba’dina yashfi bihi saqimana bi idzni rabbina.