Konten dari Pengguna

Doa Ziarah Kubur Lengkap dengan Terjemahannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi permakaman. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi permakaman. Foto: Unsplash.com

Ziarah kubur merupakan salah satu tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia saat menjelang momen keagamaan tertentu. Sebut saja saat menyambut bulan suci Ramadan hingga ketika Idul Fitri tiba. Beragam doa ziarah kubur dilantunkan di atas pusara keluarga yang terlebih dahulu menghadap sang pencipta.

Secara umum, ziarah kubur kerap dipahami sebagai salah satu media para umat muslim agar senantiasa mengingat kematian. Tak hanya itu, mengunjungi dan mengirimkan doa ke makam keluarga adalah ungkapan rasa hormat dan sayang.

Tujuan lainnya, yakni agar orang yang lebih dahulu meninggal diampuni dan diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT. Lalu, apa saja doa-doanya? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Ziarah Kubur dan Hukumnya

Ilustrasi ziarah kubur. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Menyadur dari buku Kitab Doa-doa Ketika Berziarah oleh Siti Nur Aidah, ziarah kubur merupakan salah satu sarana bagi umat Islam agar selalu beriman pada Allah dan mengingat kematian. Seperti yang diketahui bersama bahwa kematian bisa datang kapan saja dan di mana saja. Tak peduli tua atau muda, kaya atau miskin, semua akan merasakan kematian.

Itulah sebabnya, ziarah kubur merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan, terlebih mengunjungi makam orang tua yang terlebih dahulu dipanggil oleh sang pencipta. Anjuran mengenai ziarah kubur tersebut termaktub dalam sebuah hadis yang berbunyi:

“Sesungguhnya aku dahulu telah melarang kalian untuk berziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah karena akan bisa mengingatkan kalian pada akhirat dan akan menambah kebaikan bagi kalian.” (HR. Muslim).

Hadis Rasulullah SAW di atas secara tidak langsung menunjukkan bahwa amalan ini sangat dianjurkan. Tujuan ziarah kubur tak lain untuk mengingatkan kita yang masih hidup dengan kematian yang nyata adanya. Hal tersebut disebutkan dalam firman Allah SWT, yakni Al-Qur'an surah al-Hadid ayat 20 dengan arti sebagai berikut:

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanaman-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. al-Hadid: 20).

Ayat di atas menunjukkan bahwa betapa dunia beserta kehidupan di dalamnya hanya bersifat sementara. Sedangkan di akhirat kelak, kita akan mendapat balasan sesuai perbuatan yang telah dilakukan di dunia. Dengan mengingat kematian, kita dapat lebih mempersiapkan diri untuk memperkuat ibadah dan mengumpulkan bekal untuk kehidupan di akhirat kelak.

Doa Ziarah Kubur sesuai Sunah

Ilustrasi permakaman. Foto: Pixabay.com

Agar semakin berkah, tentu kita ingin mengetahui bacaan ziarah kubur sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW. Mengutip dari laman NU Online, Rasulullah SAW tak hanya mempraktikkan adab saat mengunjungi makam, tetapi juga mengajarkan doa ziarah kubur yang sahih.

Dalam Sahih Muslim, dijelaskan bahwa Rasulullah selalu menyapa penduduk makam dengan kalimat berikut:

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

“Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang pada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.”

Setelah mengucapkan salam di atas, Rasulullah membacakan sebuah doa. Adapun doa yang dibaca saat ziarah ke makam sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasul adalah sebagai berikut:

“Ya Allah, ampunilah orang-orang yang disemayamkan di Baqi’.”

Perlu diketahui, bahwa Baqi’ merupakan makam para sahabat di Madinah yang kini juga menjadi makam Rasulullah. Doa di atas dapat diganti dengan memohonkan ampun ke para ahli kubur tempat kita berkunjung.

Selain mengucapkan salam dan mendoakan kebaikan bagi ahli kubur, Rasulullah juga menganjurkan membaca dzikir, melantunkan ayat Al Qur'an dan berbagai doa untuk kebaikan ahli kubur.

Hal tersebut disampaikan oleh Imam Nawawi dalam Al-Adzkâr yang mengatakan bahwa para peziarah disunahkan memperbanyak baca Al Qur'an, berdzikir, dan berdoa untuk penghuni kubur yang diziarahi sekaligus seluruh umat Islam yang telah meninggal dunia.

Sementara itu, doa ziarah kubur lengkap menurut sumber yang sama menyebutkan bahwa peziarah dapat membaca beberapa amalan berikut:

1. Pengantar surah al-Fatihah

Bacaan pengantar ini berisi doa untuk Rasulullah, keluarga, dan para sahabat, para alim ulama, maupun seluruh kaum muslimin. Berikut bacaannya:

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وإِخْوَانِهِ مِنَ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْنَ وَالأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَالعُلَمَاءِ العَامِلِيْنَ وَالمُصَنِّفِيْنَ المُخْلِصِيْنَ وَجَمِيْعِ المَلَائِكَةِ المُقَرَّبِيْنَ، ثُمَّ اِلَى جَمِيْعِ أَهْلِ القُبُوْرِ مِنَ المُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الأَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا إِلَى آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخِنَا وَمَشَايِخِ مَشَايِخِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَأَسَاتِذَةِ أَسَاتِذَتِنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِمَنْ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

Artinya, “Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan saudaranya dari kalangan para nabi, rasul, wali, syuhada, orang-orang saleh, sahabat, tabi'in, ulama al-amilin, ulama penulis yang ikhlas, semua malaikat Muqarrabin, kemudian semua ahli kubur Muslimin, Muslimat, Mukminin, Mukminat dari Timur ke Barat, baik di laut dan di darat, khususnya bapak kami, ibu kami, kakek kami, nenek kami, guru kami, pengajar dari guru kami, ustaz kami, pengajar ustaz kami, mereka yang telah berbuat baik kepada kami, dan bagi ahli kubur/arwah yang menjadi sebab kami berkumpul di sini. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan pada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah…”

2. Membaca surah al-Fatihah.

3. Membaca surah Yasin.

4. Membaca surah al-Ikhlas sebanyak tiga kali, dilanjut dengan bacaan tahlil dan takbir.

5. Membaca surah al-Falaq, dilanjut dengan bacaan tahlil dan takbir.

6. Membaca surah an-Nas, dilanjut dengan bacaan tahlil dan takbir.

7. Dan berbagai macam bacaan lainnya seperti selawat nabi dan diakhiri dengan doa pendek berikut:

وَاعْفُ عَنَّا يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ ارْحَمْنَا. اَللَّهُمَّ بِحَقِّ الفَاتِحَةِ وَبِسِرِّ الفَاتِحَةِ وَبِكَرَامَةِ الفَاتِحَةِ، يَا فَارِجَ الهَمِّ يَا كَاشِفَ الغَمِّ يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ ذُنُوْبَنَا وَاسْتُرْ عُيُوْبَنَا وَفَرِّجْ هُمُوْمَنَا وَاكْشِفْ غُمُوْمَنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، دَعْوَاهُمْ فِيْهَا سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيْهَا سَلَامٌ، وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Doa Ziarah Kubur Orang Tua

Ilustrasi berziarah ke makam orang tua. Foto: Pexels.com

Bakti seorang anak pada orang tua harus tetap diwujudkan meski salah satu maupun keduanya telah meninggal dunia. Salah satu hal terbaik untuk mewujudkan rasa bakti pada keduanya, yakni dengan rutin mengunjungi makam orang tua dan mendoakannya.

Doa ziarah kubur kedua orang tua memiliki urutan yang sama dengan ziarah kubur pada umumnya. Mulai dari mengucapkan salam hingga melantunkan bacaan doa. Mengutip laman NU Online, salah satu lafal yang dapat dibacakan sebagai doa untuk kedua orang tua yang telah meninggal adalah sebagai berikut:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Artinya, "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."

Kemudian dilanjutkan dengan memanjatkan doa ampunan bagi orang tua dan kaum muslimin yang telah wafat maupun yang masih hidup. Saat berziarah ke makam orang tua, ada baiknya ditutup dengan doa sapu jagat, selawat nabi, dan bacaan surah al-Fatihah.

Bacaan Doa Ziarah Kubur Singkat

Ilustrasi mengunjungi makam keluarga. Foto: Pexels.com

Di samping beberapa bacaan dan surah di atas, terdapat doa ziarah kubur pendek yang dapat dipraktikkan saat mengunjungi makam sanak saudara dan keluarga. Menyadur dari buku Kumpulan Doa Zikir Wirid Rasulullah oleh Syaikh Sa’ad al-Qahthani, bacaan doa ziarah kubur singkat adalah sebagai berikut.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُنَّ وَارْحَمْهُنَّ وَعَافِهِنَّ وَاعْفُ عَنْهُنَّ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ.

“Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka (laki-laki). Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka (perempuan). Ya Allah, turunkanlah rahmat dan ampunan bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat, lā ilāha illallāh, Muhammadur rasūlullāh.”

Itulah doa ziarah kubur yang dapat dipraktikkan. Semoga bermanfaat!

(ANM)

Frequently Asked Question Section

Apa itu ziarah kubur dan apa tujuannya?

chevron-down

Tindakan mengunjungi makam untuk mendoakan ahli kubur. Tujuannya sebagai sarana bagi umat Islam agar selalu beriman pada Allah dan senantiasa mengingat kematian.

Bacaan apa saja saat ziarah kubur?

chevron-down

Membaca pengantar surah al-Fatihah, surah al-Fatihah, surah Yasin, surah al-Ikhlas sebanyak tiga kali, dilanjut dengan bacaan tahlil dan takbir, membaca surah al-Falaq, dilanjut dengan bacaan tahlil dan takbir, membaca surah an-Nas, dilanjut dengan bacaan tahlil dan takbir, dan berbagai macam bacaan lainnya seperti selawat nabi dan diakhiri dengan doa pendek.

Apa hukumnya ziarah kubur dan manfaatnya?

chevron-down

Ziarah kubur adalah amalan yang bersifat sunah. Manfaatnya mendatangkan kesadaran akan kematian dan meningkatkan keimanan pada Allah bagi orang yang masih hidup. Sedangkan bagi ahli kubur akan mendapat doa kebaikan dari para peziarah.