Konten dari Pengguna

Ekosistem Sawah dan Berbagai Permasalahannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ekosistem sawah adalah salah satu bentuk ekosistem yang dapat menjaga keseimbangan alam. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ekosistem sawah adalah salah satu bentuk ekosistem yang dapat menjaga keseimbangan alam. Foto: Pixabay

Ekosistem adalah interaksi antara makhluk hidup atau organisme dalam suatu lingkungan tertentu. Komponen ekosistem pada dasarnya ada dua, yaitu komponen abiotik (tidak hidup), serta komponen biotik, yang terdiri dari makhluk hidup.

Setiap makhluk hidup memerlukan lingkungan untuk tinggal dan beradaptasi dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh sebab itu, dalam setiap lingkungan akan terjadi interaksi antar makhluk hidup untuk membangun dan mewujudkan kebutuhannya.

Interaksi tersebut akan terjalin dalam satu kesatuan ekosistem, salah satu contoh ekosistem adalah ekosistem sawah. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui apa itu ekosistem sawah dan berbagai permasalahannya.

Ekosistem Sawah

Ekosistem sawah adalah ekosistem lahan basah buatan, yang sangat berguna bagi kehidupan manusia sebagai penghasil bahan pangan. Ekosistem jenis ini memiliki bentuk keanekaragaman fauna yang tinggi.

Lahan sawah mempunyai fungsi yang beragam. Maka tidak heran, tidak hanya sebagai penghasil tanaman padi, sawah juga berfungsi secara internal dan eksternal. Potensi sawah yang luas menjadikan ekosistem jenis ini dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan.

Fungsi lahan sawah beragam, mulai dari ketahanan pangan nasional hingga penyediaan lapangan kerja. Foto: Pixabay

Merangkum dalam jurnal Pertanian pada Ekosistem Lahan Sawah yang ditulis oleh Diah Setyorini, Sri Rochayati, dan Irsal Las, fungsi lahan sawah, antara lain:

  • Sebagai ketahanan pangan nasional.

  • Penyedia unsur hara tanaman, seperti basa-basa (K, Ca, dan Mg), dan silika (Si) yang terlarut dalam air irigasi.

  • Memelihara sumber daya air karena lahan persawahan yang datar atau berteras, dapat menyimpan air dalam bentuk air genangan dalam volume yang cukup besar.

  • Mengurangi risiko banjir dengan kemampuannya menahan kelebihan air hujan, agar tidak mengalir ke perumahan.

  • Memperbaiki iklim lokal, karena dapat menyerap panas yang dihasilkan dari pelepasan gas rumah kaca, sehingga memberikan efek segar bagi lingkungan sekitarnya.

  • Menjadi habitat flora dan fauna, yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan alami dalam ekosistem lahan sawah.

  • Memelihara nilai-nilai sosial budaya dan daya tarik pedesaan, karena sawah erat kaitannya dengan kehidupan sosial budaya masyarakat lokal.

  • Menyediakan lapangan kerja dalam sektor industri pertanian.

Ekosistem Sawah dan Berbagai Permasalahannya

Pada dasarnya, ekosistem sawah adalah ekosistem buatan manusia, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Tumbuhan yang dibudidayakan dalam ekosistem sawah umumnya merupakan produk pertanian, seperti padi sebagai sumber makanan manusia.

Menurut buku Ilmu Pengetahuan Alam yang disusun oleh Wahono Widodo, Fida Rachmadiarti, dan Siti Nurul Hidayati, sebenarnya padi bukan hanya sumber makanan bagi manusia, melainkan juga bagi makhluk hidup lainnya, salah satu contohnya adalah serangga.

Ekosistem sawah dan berbagai permasalahannya berkaitan dengan hama yang mengganggu kelancaran kegiatan pertanian. Foto: Pixabay

Hal tersebut mengakibatkan terjadinya aliran energi dan materi dari padi ke beberapa makhluk hidup lain, yang mengakibatkan menurunnya jumlah sumber makanan pokok manusia.

Banyaknya serangga yang datang mencari makanan pada ekosistem sawah, justru mengundang kehadiran katak pemangsa serangga. Akibatnya, para petani juga harus berhadapan dengan katak yang banyak berada di sawah.

Hal ini tentu akan mengganggu aktivitas pertanian para petani. Oleh sebab itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut, petani melakukan berbagai macam cara, yaitu sebagai berikut.

  • Memberi jarak antar satu tanaman padi dengan padi yang lainnya, untuk mencegah tanaman padi dari hama wereng yang akan mudah timbul apabila padi ditanam berdekatan.

  • Sengaja melepaskan hewan pemakan hama, seperti laba-laba untuk memakan hama wereng, hingga ular untuk memakan tikus sawah yang sangat mengganggu.

  • Memasang orang-orangan di area persawahan, untuk menakut-nakuti burung yang suka singgah di atas tanaman petani.

  • Memberikan pupuk dengan kualitas bakteri khusus, yang akan memberikan nutrisi sekaligus menyediakan proteksi lebih bagi tanaman padi dari serangan hama.

  • Memberikan pupuk kimia dan yang sesuai dengan takaran agar tidak merusak ekosistem sawah.

(HDP)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan ekosistem sawah?

chevron-down

Ekosistem sawah adalah ekosistem lahan basah buatan, yang sangat berguna bagi kehidupan manusia sebagai penghasil bahan pangan.

Sebutkan tiga fungsi lahan sawah!

chevron-down

Sebagai ketahanan pangan nasional, penyedia unsur hara tanaman, seperti basa-basa (K, Ca, dan Mg), dan silika (Si) yang terlarut dalam air irigasi, dan menyediakan lapangan kerja dalam sektor industri pertanian.

Sebutkan salah satu cara mengatasi permasalahan ekosistem sawah!

chevron-down

Memberi jarak antar satu tanaman padi dengan padi yang lainnya, untuk mencegah tanaman padi dari hama wereng yang akan mudah timbul apabila padi ditanam berdekatan.