Energi Alternatif Angin: Sumber Energi yang Tersedia di Bumi

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Energi alternatif adalah sumber energi yang dapat diperbarui, seperti panas matahari, angin, air, gelombang laut, dan sebagainya. Sumber energi ini memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia.
Melalui proses pengolahan yang cukup panjang, sumber energi alternatif dapat digunakan untuk menggantikan sumber energi yang tidak dapat diperbarui, yang ketersediaannya semakin menipis di bumi.
Penggunaan energi alternatif dalam kehidupan manusia dinilai memiliki beberapa keuntungan, jika dibandingkan dengan menggunakan energi lainnya.
Dikutip dalam buku IPA SD dan MI Kelas IV karya Poppy K. Devi dan Sri Anggraeni, keuntungan penggunaan energi alternatif, yaitu:
Segala sumber energi alternatif, meliputi panas matahari, angin, dan air adalah ciptaan Tuhan yang berlimpah dan ada sepanjang masa, selama manusia dapat memanfaatkannya dengan baik.
Lingkungan menjadi tetap terpelihara dan baik karena tidak adanya penggalian bahan tambang yang berlebihan.
Tidak adanya pencemaran udara yang dihasilkan dari asap kendaraan bermotor.
Tidak adanya kegiatan yang memanfaatkan lingkungan alam secara liar, hanya untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Dikutip dari buku Energi di Sekitarku yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, energi alternatif memiliki keuntungan dan kerugian dalam penggunaannya. Keuntungan dan kerugian tersebut antara lain:
1. Keuntungan penggunaan energi alternatif
Lebih bersih dan tidak mencemari lingkungan
Tidak akan habis jika dipakai terus-menerus
Berasal dari alam
Energi yang dihasilkan sangat besar untuk memperolehnya
Mengurangi kerusakan lingkungan.
2. Kerugian penggunaan energi alternatif
Bergantung pada musim
Membutuhkan teknologi yang tinggi
Membutuhkan biaya yang besar.
Energi Alternatif Angin
Sebelumnya telah disebutkan bahwa angin juga termasuk ke dalam energi alternatif, karena didapatkan dan langsung tersedia di alam. Energi angin telah dimanfaatkan oleh manusia sejak zaman dahulu untuk menggerakkan perahu layar dan kincir angin.
Energi angin dihasilkan dari gaya angin yang berembus di permukaan bumi, serta termasuk ke dalam sumber energi yang dapat diperbarui, karena angin akan terus berembus sepanjang matahari bersinar.
Merangkum dalam buku Energi dan Perubahannya yang ditulis oleh Drs. Kandi, M.A. dan Drs. Yamin Winduono, M.Pd., energi angin telah digunakan oleh bangsa Persia sejak 7 SM, dengan membuat kincir angin pertama di dunia.
Kincir angin tersebut digunakan untuk menggiling padi, memompa air, memotong kayu, dan menghasilkan bentuk energi mekanik lainnya. Pada saat ini, pemanfaatan energi angin juga digunakan untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik, dengan alat berupa turbin.
Pembangkit listrik yang menggunakan tenaga angin disebutkan sebagai jenis pembangkit energi, yang laju pertumbuhan termasuk cepat di dunia. Bahkan, kapasitas total pembangkit listrik yang berasal dari tenaga angin di seluruh dunia, jumlahnya berkisar 17,5 GW.
Di Indonesia, pembangkit listrik yang memakai tenaga angin berada di dua lokasi, yaitu di Sulawesi Selatan, tepatnya, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan PLTB Tolo di Kabupaten Jeneponto.
(HDP)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan energi alternatif?

Apa yang dimaksud dengan energi alternatif?
Energi alternatif adalah sumber energi yang dapat diperbarui, seperti panas matahari, angin, air, gelombang laut, dan sebagainya.
Apa salah satu keuntungan penggunaan energi alternatif?

Apa salah satu keuntungan penggunaan energi alternatif?
Tidak adanya kegiatan yang memanfaatkan lingkungan alam secara liar, hanya untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Apa kerugian penggunaan energi alternatif?

Apa kerugian penggunaan energi alternatif?
Bergantung pada musim, membutuhkan teknologi yang tinggi, dan membutuhkan biaya yang besar.
