Energi yang Dihasilkan oleh Aliran Air: Pengertian dan Manfaatnya dalam Sains

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Energi yang dihasilkan oleh aliran air adalah salah satu energi yang memiliki peran penting di bumi ini. Sesuai namanya, energi ini memanfaatkan tenaga dari aliran air.
Hal ini jelas berbeda dengan pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energinya. Oleh karena itu, penting sekali memahami pengertian dan pemanfaatan energi yang dihasilkan aliran air.
Pengertian Energi yang Dihasilkan oleh Aliran Air
Energi yang dihasilkan oleh aliran air dinamakan energi hidroelektrik. Energi ini berasal dari aliran air yang digunakan untuk menghasilkan listrik. Hal ini bisa diamati melalui pembangkit listrik tenaga air.
Mengutip buku Konsep Dasar dan Profil Energi oleh Tria Puspa, dkk (2024), energi ini juga diartikan sebagai sumber energi terbarukan yang memanfaatkan kekuatan air mengalir untuk menghasilkan listrik. Adapun istilah lain untuk menyebut energi hidroelektrik adalah hydro power atau tenaga air.
Jadi, energi hidroelektrik adalah energi listrik yang berasal dari energi gerak air atau energi potensial air yang diubah menjadi energi kinetik, lalu diubah lagi menjadi energi listrik.
Saat ini, energi hidroelektrik merupakan sumber energi terbarukan yang paling banyak digunakani di dunia. Hal ini karena sifatnya yang ramah lingkungan dan tidak merusak ekosistem.
Manfaat Energi yang Dihasilkan oleh Aliran Air
Energi hidroelektrik memiliki sejumlah manfaat, di antaranya sebagai berikut:
1. Menghasilkan Listrik yang Murah
Air merupakan sumber daya yang melimpah, terutama di kawasan yang banyak danau dan sungai. Oleh karena itu, biaya menghasilkan energi hidroelektrik lebih terjangkau dibandingkan pembangkit listrik tenaga nuklir, batu bara, gas, atau minyak bumi.
2. Berkelanjutan
Energi hidroelektrik berasal dari aliran air, seperti sungai maupun bendungan. Hal ini menjadikannya sumber energi berkelanjutan yang bisa diperbarui.
3. Energi yang Efisien
Pembangkit hidroelektrik mempunyai efisiensi tinggi dalam mengubah energi kinetik air menjadi energi listrik. Selain itu, turbin hidrolistrik mampu menghasilkan daya yang efisien hingga lebih dari 90%.
4. Usia Pakai yang Lama
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) mempunyai usia pakai yang panjang. Dengan pemeliharaan yang bijak, pembangkit listrik tenaga air mampu beroperasi selama beberapa dekade.
5. Pengendalian Banjir
Bendungan dan waduk yang dimanfaatkan untuk pembangkit hidroelektrik juga memiliki fungsi sebagai pengendali banjir. Kedua sumber air tersebut mampu menampung air berlebih selama musim hujan, sehingga meminimalisir risiko banjir.
Baca juga: Jenis Pembangkit Listrik yang Digunakan dalam Geothermal
Dalam sains, energi yang dihasilkan oleh aliran air merupakan sumber daya yang penting bagi masyarakat. Dengan adanya energi ini, maka listrik menjadi murah dan efisien. (DLA)
