Konten dari Pengguna

Entity Relationship Diagram (ERD): Pengertian, Fungsi, dan Komponennya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ERD: Pengertian, Fungsi, dan Komponennya. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
ERD: Pengertian, Fungsi, dan Komponennya. Foto: iStock

Entity Relationship Diagram atau disingkat ERD adalah suatu diagram yang menunjukkan informasi dibuat, disimpan, dan digunakan dalam sistem bisnis untuk memperlihatkan hubungan atau relasi antar entitas atau objek yang terlihat beserta atributnya.

Dengan kata lain, ERD menjadi suatu model untuk menjelaskan hubungan antardata dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antarrelasi.

Dikutip dari Pemodelan Perangkat Lunak SMK/MAK Kelas XI oleh Untung Suprapto, ERD merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analyst dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan sistem.

Pada pengertian sempitnya, ERD adalah sebuah konsep yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan (basis data) dan didasarkan pada persepsi dari sebuah dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek yang disebut entitas, dan hubungan atau relasi antar objek-objek tersebut.

ERD menyediakan cara untuk mendeskripsikan perancangan basis data pada peringkat logika. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang digunakan sebagai spesifikasi untuk basis data.

Fungsi Entity Relationship Diagram (ERD)

Ilustrasi Tampilan ERD. Foto: Visual Paradigm

ERD memiliki beberapa fungsi utama. Dikutip dari Buku Ajar Konsep Sistem Informasi oleh Dedy Rahman Prehanto, berikut beberapa fungsi ERD.

  • Memperjelas hubungan antarentitas.

  • Memodelkan struktur data dan hubungan antardata dengan menggunakan beberapa notasi dan simbol.

  • Sebagai alat untuk memodelkan hasil dari analisis data dan data konseptual.

  • Sebagai alat untuk memodelkan objek-objek dalam suatu sistem (dasar dari diagram objek atau diagram kelas).

  • Menyatakan jumlah entitas dan pembatasan partisipasi antarentitas.

  • Penggunaan mudah dimengerti.

  • Mudah disajikan oleh perancang basis data.

Komponen Entity Relationship Diagram (ERD)

Ilustrasi Tampilan ERD. Foto: Wikipedia

Berikut beberapa komponen yang terdapat pada ERD.

1. Entity (Entitas)

Entitas merupakan objek di dunia nyata yang dapat dibedakan dari objek lainnya yang terkait dengan informasi yang dikumpulkan. Kumpulan entitas yang serupa disebut himpunan entitas. Ada dua entitas yang perlu diketahui, yaitu:

  • Suatu entitas yang dapat dilihat. Misalnya, mahasiswa, dosen, rumah, kendaraan, dan sebagainya.

  • Suatu entitas yang merupakan konsep atau logika adalah entitas yang tidak terlihat. Misalnya, rencana, posisi, kursus, perusahaan, dan sebagainya.

Sebuah entitas sering kali memiliki beberapa kejadian (peran). Misalnya, dalam sebuah universitas terdapat presiden mahasiswa, di mana presiden mahasiswa tersebut adalah mahasiswa.

Dalam hal ini, mahasiswanya mempunyai dua kejadian (peran), yaitu sebagai "mahasiswa" dan atau sebagai "presiden mahasiswa". Sebuah kejadian (peran) dalam entitas disebut entity instance.

2. Relationship (Hubungan)

Dalam sebuah sistem, komponen yang membentuk sistem tersebut saling berhubungan satu sama lainnya, begitu juga dengan data model, karena data model adalah sebuah sistem.

Setiap entitas pada data model tidak mungkin bekerja secara individual. Oleh karena itu, masing-masing entitas harus saling berhubungan untuk menghasilkan sebuah informasi.

Hubungan yang terjadi di antara entitas dalam sebuah ERD disebut relationship. Relationship merupakan hubungan proses bisnis atau satu atau lebih entitas.

Contoh dari relationship misalnya:

  • Seorang mahasiswa mempelajari beberapa mata kuliah.

  • Seorang konsumen memesan beberapa barang.

Jika dilihat dari contoh tersebut terdapat kata "seorang" dan "beberapa". Hal ini menunjukkan adanya aturan jumlah minimal dan maksimal entitas dalam suatu relationship yang disebut dengan istilah cardinality.

Cardinality atau kardinalitas adalah jumlah minimum dan maksimum sebuah kejadian dalam entitas lainnya.

3. Attribute (Atribut)

Atribut adalah karakteristik umum yang dimiliki oleh semua instance dalam suatu entitas tertentu. Sebagai contoh, nama, alamat, program studi, dan email adalah atribut dari entitas mahasiswa.

Terdapat dua jenis atribut dalam ERD, yaitu:

  1. Multivalued attribute, atribut yang memiliki beberapa alternatif nilai (lebih dari 1 nilai). Contohnya, nomor telepon.

  2. Composite attribute, atribut yang nilainya dibentuk dari beberapa atribut. Contohnya, nama pada entitas mahasiswa yang dibentuk dari nama depan dan nama belakang.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa saja jenis atribut dalam ERD?

chevron-down

Multivalued attribute dan composite attribute.

Apa yang dimaksud dengan multivalued attribute?

chevron-down

Multivalued attribute, atribut yang memiliki beberapa alternatif nilai (lebih dari 1 nilai). Contohnya, nomor telepon.

Apa yang dimaksud dengan composite attribute?

chevron-down

Composite attribute, atribut yang nilainya dibentuk dari beberapa atribut. Contohnya, nama pada entitas mahasiswa yang dibentuk dari nama depan dan nama belakang.