Konten dari Pengguna

Entrepreneur, Istilah Lain dari Wirausaha

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi entrepreneur. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi entrepreneur. Sumber: Pexels

Istilah lain dari wirausaha adalah entrepreneur. Menurut Kamus Oxford, entrepreneur berarti seseorang yang menghasilkan uang dengan cara memulai atau menjalankan bisnis, terutama yang kegiatannya melibatkan berbagai risiko finansial.

“a person who makes money by starting or running businesses, especially when this involves taking financial risks."

Sama halnya dengan pengertian wirausaha atau wiraswasta menurut KBBI, yaitu orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, dan mengatur permodalan operasinya.

Keduanya memiliki prinsip yang sama, yaitu seseorang yang memulai suatu usaha.

Sifat yang Sebaiknya Dihindari oleh Seorang Entrepreneur

Berdasarkan buku Pengantar Kewirausahaan yang ditulis Raja Bongsu Hutagalung, berikut empat karakteristik yang perlu dihindari oleh seorang entrepreneur atau wirausaha.

1. Pesimis

Seorang pebisnis yang pesimis tidak akan bisa mengelola usahanya agar bisa maju. Pebisnis yang memiliki sikap pesimis akan menahan diri untuk melangkah ke depan dan menghadapi hal baru. Sebaliknya, seorang pebisnis harus percaya diri dan optimistis bahwa usahanya dapat maju dan berkembang.

2. Meniru Orang

Hal yang sering orang lakukan adalah meniru-niru bisnis lain yang sukses. Padahal, langkah tersebut bisa saja salah. Untuk memulai bisnis sendiri, keautentikan adalah hal yang sebaiknya lebih disorot.

Ilustrasi entrepreneur. Sumber: Pexels

3. Tidak Terencana

Hal yang patut diperhatikan bagi kamu yang hendak memulai bisnis adalah membuat rencana jangka pendek maupun panjang. Seorang pebisnis yang baik harus memiliki pandangan ke depan dan visi yang jelas.

4. Berhati-hati

Sifat hati-hati memang hal yang perlu dimiliki agar nanti tidak terjadi kesalahan. Akan tetapi, sifat tersebut bisa juga menjadi bumerang yang menjadikan bisnis kamu tidak bisa maju. Seorang pebisnis harus mampu mengambil risiko.

Tips Menentukan Jenis Wirausaha

Bagi kamu yang ingin menjadi seorang entrepreneur, terdapat tips lain yang sebaiknya dipahami sebelum memulai bisnis sendiri. Menurut buku Kewirausahaan (Kiat Sukses Menjadi Wirausaha) yang ditulis M. Jamil Latief, berikut empat tipsnya.

  1. Memilih jenis bisnis usaha yang paling disukai, bisa dari hobi, keterampilan, atau sebagainya.

  2. Sebaiknya jangan memilih bisnis yang besar walau kemampuan keuangan mungkin cukup memenuhi. Lebih baik berusaha dari yang kecil agar dapat belajar dari setiap proses dan persoalan bisnis yang terjadi. Sebab, masalah pasti ada dan akan selalu datang.

  3. Jangan memilih jenis usaha musiman atau hanya mengikuti tren. Sebaiknya mulai dari usaha atau berdagang kecil-kecilan, karena bentuk usaha ini akan memiliki peluang untuk berkembang. Usaha musiman bukan saja tidak dapat berkembang, tetapi juga akan menghadapi masalah modal atau ketersediaan dana yang siap dicairkan.

  4. Bagi kamu yang memiliki modal dapat memilih bisnis usaha dengan sistem waralaba. Terutama memilih yang telah terbukti sukses dalam jangka panjang dan bahkan tahan terhadap krisis moneter.

(AMP)