Faktor Apa yang Membuat Planet-Planet Tidak Bertabrakan di Tata Surya?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata surya terdiri dari berbagai macam benda langit di dalamnya, salah satunya adalah planet.
Di tata surya sendiri, ada berbagai macam planet. Mengutip buku Tematik 6I: Menjelajah Angakasa Luar Kurikulum 2013, tata surya memiliki delapan planet, yakni:
Merkurius, planet yang jaraknya paling dekat dengan matahari.
Venus, planet ini dikenal sebagai bintang kejora karena bisa dilihat saat petang atau menjelang matahari terbit.
Bumi, planet yang menjadi tempat paling ideal untuk ditinggali oleh makhluk hidup.
Mars, planet yang didominasi dengan warna merah karena karat yang ada pada seluruh permukaannya.
Yupiter, planet terbesar dengan diameter 11 kali lebih besar dari diameter Bumi.
Saturnus, planet ini tidak padat karena sebagian besar komponen penyusunnya adalah gas helium dan hidrogen.
Uranus, planet yang pertama kali ditemukan dengan menggunakan teleskop.
Neptunus, planet ini terdiri dari 80% air, amonia, dan metana.
Banyaknya planet yang ada di tata surya tentu membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah penyebab banyaknya planet tersebut tidak saling bertabrakan.
Lalu, apa saja faktor yang menyebabkan planet-planet tidak saling bertabrakan? Mengutip buku Fisika Tata Surya karya Prof. Dr. Suryadi Siregar, DEA, berikut penjelasannya.
Faktor Apa yang Membuat Planet-Planet Tidak Bertabrakan?
1. Adanya Orbit
Setiap planet yang ada di tata surya memiliki orbitnya masing-masing. Orbit ini yang menjadi salah satu faktor mengapa planet-planet tidak saling bertabrakan.
Melansir jurnal tentang Orbit Satelit dan Ketinggiannya karya Husni Nasution, orbit adalah jalan yang dilalui oleh benda langit di peredarannya mengelilingi benda langit lain yang lebih besar gaya gravitasinya.
Hal ini menandakan bahwa tidak hanya planet yang sebetulnya memiliki orbit, benda-benda langit lain yang ada di tata surya juga memiliki orbit.
Orbit sendiri biasanya berbentuk lingkaran atau elips, setiap planet memiliki kecepatannya masing-masing saat mengelilinginya. Bumi misalnya, ia memiliki kecepatan 48 kilometer per detiknya. Sedangkan Mars hanya memiliki kecepatan sebesar 38 kilometer per detiknya.
Orbit juga yang menjaga agar planet tidak keluar dari garis lintasannya, itu sebabnya jarang sekali ada planet yang saling bertabrakan.
2. Gaya gravitasi
Selain orbit, setiap planet juga memiliki massanya masing-masing. Karena itu, planet yang ada di tata surya mempunyai gaya gravitasi. Semakin besar massanya, akan semakin besar juga gaya gravitasi yang dimilikinya.
Di tata surya sendiri, matahari merupakan benda langit yang memiliki massa paling besar. Oleh karena itu, gaya gravitasi yang dimiliki oleh matahari mampu membuat planet yang ada di sekitar mengelilinginya.
Hal ini juga masih berhubungan dengan orbit. Pasalnya, tiap planet yang ditarik matahari untuk mengelilinginya akan melewati orbit yang sudah ditetapkan.
Gaya gravitasi yang ada di matahari juga membuat semua planet memiliki jaraknya masing-masing. Karena itu, orbit yang dimiliki setiap planet tetap berjauhan dan tidak saling menabrak.
(JA)
