Faktor Pembentuk Iklim: Curah Hujan hingga Tekanan Udara

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Faktor pembentuk iklim dibagi menjadi beberapa macam. Sebelumnya, ketahui terlebih dahulu apa itu iklim. Iklim adalah rata-rata cuaca dalam cakupan wilayah yang cukup luas (kawasan negara atau benua), serta jangka waktunya cukup panjang.
Kurun waktu yang menjadi acuan penentuan iklim, rata-rata berdurasi 30 tahun. Secara umum, iklim di permukaan bumi dapat dibedakan menjadi iklim kutub, iklim sedang, iklim subtropis, iklim tropis, dan iklim khatulistiwa.
Pembentukan iklim di muka bumi ini, terjadi karena beberapa faktor. Simak uraian lengkapnya berikut ini.
Faktor Pembentuk Iklim
Dirangkum dari buku Geografi Bencana karangan Furqan Ishak Aksa dkk (2020: 169), pembentukan iklim dipengaruhi oleh lima macam faktor. Begini masing-masing penjelasannya.
1. Curah Hujan
Curah hujan adalah jumlah satuan hujan yang turun di suatu tempat dalam waktu tertentu. Semakin tinggi curah hujan yang turun, maka semakin besar pula kemungkinan daerah tersebut memiliki iklim basah, begitu juga sebaliknya.
2. Angin
Angin adalah udara yang bergerak dari tempat bertekanan tinggi ke tempat bertekanan rendah. Adanya angin akan mempengaruhi keadaan wilayah yang dilaluinya. Angin juga termasuk salah satu faktor yang paling penting dalam pembentukan iklim.
3. Sinar Matahari
Setiap wilayah di muka bumi akan menerima sinar matahari dengan intensitas yang berbeda-beda. Terdapat beberapa daerah yang setiap tahunnya mendapatkan sinar matahari dengan intensitas yang tinggi.
Namun, terdapat pula daerah yang tidak mendapatkan sinar matahari dengan intensitas cukup. Perbedaan inilah yang berakibat pada perbedaan iklim yang terjadi di tiap-tiap daerah.
4. Suhu
Faktor berikutnya adalah perbedaan tingkat suhu. Suhu adalah keadaan di permukaan bumi yang mengindikasikan sebuah daerah sedang dalam kondisi panas, dingin, sejuk dan lain sebagainya.
5. Tekanan Udara
Perbedaan tekanan udara di berbagai wilayah juga berpengaruh pada terbentuknya iklim di suatu daerah. Tekanan udara adalah sebuah gaya yang muncul akibat dari perbedaan suhu di suatu tempat.
Semakin tinggi suhunya, maka tekanan udaranya akan semakin rendah. Sebaliknya, semakin rendah suhunya, maka tekanan udaranya akan semakin tinggi.
Perbedaan Cuaca dan Iklim
Berdasarkan buku Atlas Sumber dalam Geografi Fizkal karya Cheng Leong Goh (2010: 62), ternyata cuaca dan iklim adalah hal yang berbeda.
Perbedaan mendasar antara keduanya, yaitu luas wilayah cakupan dan waktu pengamatan. Dari kedua perbedaan mendasar tersebut, dapat disimpulkan perbedaan cuaca dan iklim adalah sebagai berikut.
Cakupan wilayah dan pengamatan mengenai cuaca lebih sempit dan terbatas, sedangkan cakupan wilayah dan pengamatan iklim lebih luas.
Waktu pengamatan terhadap cuaca di suatu daerah dapat dilakukan selama 24 jam, sedangkan waktu pengamatan iklim dilakukan selama kurun waktu 11-30 tahun.
Cuaca memiliki sifat yang cepat berubah dan tidak stabil, sedangkan iklim mempunyai sifat yang stabil dan sulit berubah.
Prediksi mengenai cuaca mudah dilakukan, sedangkan prakiraan iklim sulit dilakukan.
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian iklim?

Apa pengertian iklim?
Iklim adalah rata-rata cuaca dalam cakupan wilayah yang cukup luas (kawasan negara atau benua), serta jangka waktunya cukup panjang.
Apa saja jenis iklim?

Apa saja jenis iklim?
Secara umum, iklim di permukaan bumi dapat dibedakan menjadi iklim kutub, iklim sedang, iklim subtropis, iklim tropis, dan iklim khatulistiwa.
Apa itu curah hujan?

Apa itu curah hujan?
Curah hujan adalah jumlah satuan hujan yang turun di suatu tempat dalam waktu tertentu.
