Konten dari Pengguna

Faktor Penyebab Pencemaran Udara: Letusan Gunung Berapi hingga Kebakaran Hutan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Faktor penyebab pencemaran udara. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Faktor penyebab pencemaran udara. Foto: Unsplash

Udara bersih membawa oksigen yang menjadi penunjang kehidupan bagi makhluk hidup di muka bumi.

Oleh karena itu, menjaga kebersihan udara menjadi hal yang perlu difokuskan kembali oleh manusia. Dengan udara yang bersih, oksigen yang akan dihirup oleh makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan dapat bekerja dengan maksimal.

Pengertian pencemaran udara sudah dideskripsikan di dalam Peraturan Pemerintah RI No. 41 Tahun 1999 mengenai Pengendalian Pencemaran Udara.

Singkatnya, pencemaran udara adalah masuknya atau dimasukannya zat, energi dan/atau komponen lain ke dalam udara ambient oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara ambient turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambient tidak memenuhi fungsinya.

Pencemaran udara bisa menjadi fenomena cukup serius karena akibat yang diberikannya berdampak pada keberlangsungan hidup manusia. Mengutip jurnal tentang Pencemaran Udara yang disusun oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Provinsi Banten, dampak dari pencemaran udara, yakni:

  • Menimbulkan penyakit

  • Membuat mata merah dan iritasi

  • Iritasi pada saluran pernapasan

  • Gangguan pada pernapasan

  • Mengganggu tumbuh kembang anak

  • Mengurangi jarak pandang

  • Terjadinya pemanasan global

Lantas, apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya pencemaran udara?

Faktor Penyebab Pencemaran Udara

Mengutip jurnal tentang Penyehatan Udara karya Kuat Prabowo dari Kementerian Kesehatan, berikut penjelasannya.

Sumber Alami

Pencemaran udara bisa disebabkan karena sumber alami, yakni letusan gunung berapi dan kebakaran hutan.

1. Letusan Gunung Berapi

Meletusnya gunung berapi merupakan fenomena alam yang tidak bisa ditebak kapan akan terjadinya. Gunung berapi bisa menyebabkan pencemaran udara karena gas yang dihasilkan.

Gas tersebut biasanya berbahaya jika terkena kulit manusia dan masuk ke saluran pernapasan.

2. Kebakaran hutan

Pencemaran udara bisa disebabkan karena kebakaran hutan. Foto: Unsplash

Kebakaran hutan merupakan fenomena yang bisa saja disebabkan oleh alam atau kelalaian manusia. Biasanya kebakaran hutan yang terjadi karena alam disebabkan oleh panasnya matahari, akibatnya daun di pohon terbakar dan menimbulkan kebakaran.

Kejadian ini bisa menyebabkan udara tercemar karena gas hidrokarbon, karbon dioksida, senyawa sulfur oksida, senyawa nitrogen oksida dan nitrogen dioksida di dalamnya.

Sumber Buatan

Sumber buatan yang dimaksud adalah kegiatan manusia. Tidak hanya alam, kegiatan manusia juga bisa menjadi penyebab pencemaran udara.

1. Pembakaran sampah

Pembakaran sampah merupakan fenomena buatan yang dilakukan oleh manusia. Biasanya sampah yang dibakar adalah sampah berbahan kimia hingga limbah rumah tangga.

Akibat pembakaran ini, udara menjadi tercemar oleh gas-gas yang tidak baik untuk dihirup makhluk hidup.

2. Kendaraan pribadi

Menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian merupakan hal yang cukup sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Namun, kendaraan pribadi bisa menjadi penyebab udara tercemar.

Terlebih cukup banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi, sehingga polusi yang dihasilkan bisa semakin bertambah.

(JA)