Konten dari Pengguna

Firmware adalah Perangkat Lunak pada Alat Elektronik, Ini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Firmware adalah perangkat lunak pada alat elektronik. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Firmware adalah perangkat lunak pada alat elektronik. Foto: Unsplash

Firmware adalah bagian kecil dari perangkat lunak yang bisa membantu perangkat keras untuk melakukan fungsi seperti yang diinginkan.

Istilah firmware tidak jauh dari perangkat router yang dikenal sebagai penghubung dari beberapa jaringan. Namun, firmware bisa berfungsi sebagai otak dari router yang berisi sekumpulan instruksi untuk mengontrol aktivitas router.

Tak jarang pabrikan merilis firmware baru dengan menawarkan fitur yang tentunya lebih canggih, perbaikan terhadap error yang sering muncul, hingga memperketat masalah keamanan.

Tidak hanya bermanfaat untuk router, firmware juga bisa membantu pergerakan lampu lalu lintas yang berubah-ubah warnanya.

Mengutip 100 Tip & Trik Wifi karya Jubilee Enterprise, di dalam firmware pada dasarnya terdapat berbagai macam kumpulan instruksi yang berguna untuk melakukan pengontrolan, penyaringan, hingga pengaturan.

Pengertian Firmware

Untuk lebih jelasnya, mengutip dari buku Buku Ajar Rekayasa Perangkat Lunak karya Indah Purnama Sari, S.T., M. Kom, firmware merupakan istilah yang mengacu kepada rutin-rutin perangkat lunak yang disimpan di dalam memori hanya baca atau MHB.

Berbeda dengan memori yang bisa diakses, memori hanya baca tidak akan dapat berubah meski tidak dialiri oleh listrik. Selain itu, jika firmware tidak ada di dalam sebuah perangkat keras, maka perangkat tersebut tidak bisa menerima perintah untuk diselesaikan.

Firmware juga didesain untuk bekerja secara permanen dan tidak dapat diubah. Firmware pun sudah mulai berkembang di dunia teknologi dan komputer dalam berbagai bentuk.

Fungsi Firmware

Fungsi dari firmware. Foto: Unsplash

Mengacu pada definisinya, maka fungsi dari firmware tersebut berhubungan dengan perangkat lunak.

Hal ini juga disebutkan di dalam buku Komputer dan Jaringan Dasar untuk SMK/MAK Kelas X yang disusun oleh Untung Suprapto, fungsi firmware sendiri ditujukan untuk perangkat-perangkat lunak, terlebih yang ada pada komputer.

Biasanya, firmware sendiri lebih berfungsi untuk alat elektronik, salah satunya adalah handphone. Hal ini menyebabkan seseorang tidak perlu lagi melakukan update firmware yang memang berfungsi untuk meningkatkan performa dari perangkat keras.

Seperti yang telah disebutkan di atas, firmware memiliki fungsi untuk mengontrol, mengatur, hingga menyaring.

Jenis-Jenis Firmware

Mengutip Digital Citizen dan juga The Windows Club, firmware juga terdiri dari dua jenis. Simak penjelasannya di bawah ini.

1. BIOS

BIOS merupakan firmware yang tersimpan di dalam motherboard komputer. Jenis firmware ini mampu berinteraksi dengan hardware dan bisa memeriksa error yang sekiranya tidak diketahui oleh software.

Cara kerjanya, BIOS akan memberikan sinyal kepada program yang disebut dengan bootloader. Program ini memiliki fungsi untuk menjalankan instruksi pada sistem operasi di hard drive.

2. EFI

Selain BIOS, EFI juga termasuk firmware. EPI merupakan singkatan dari Extensible Firmware Interface. EPI juga sering disebut juga dengan UEFI atau Unified Extensible Firmware Interface.

EFI sendiri memiliki fitur secure boot yang mempunyai fungsi untuk meningkatkan keamanan device atau perangkat, seperti komputer atau ponsel.

(JA)