Garis Lengkung Notasi Melismatis, Berikut Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Garis lengkung notasi melismatis digunakan terhadap karya atau lirik lagu yang hanya mempunyai satu suku kata. Minimnya suku kata pada suatu lirik lagu, mengakibatkan not-notnya harus disambungkan dengan not lain. Selain itu, ada pula beberapa not yang bisa disatukan berdasarkan kebutuhannya.
Umumnya, suatu not digabung karena mempunyai nilai yang sama. Atau hanya mewakili satu suku kata dari sebuah lagu tertentu. Ada juga not yang dirangkai dengan tujuan memperpanjang sebuah nada.
Cara Menggabungkan Garis Lengkung Notasi Melismatis
Nah, apakah Anda tahu bagaimana cara menggabungkan not-not tersebut? Caranya, yaitu dengan menambahkan garis lengkung ke dalam not yang digabungkan.
Garis lengkung sendiri adalah garis yang digunakan untuk menghubungkan not-not dalam musik. Letaknya bisa berada di atas atau di bawah not.
Macam Garis Lengkung Selain Garis Lengkung Notasi Melismatis
Mengutip buku Seni Budaya SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI Semester 1 karya Sem Cornelyoes Bangun dkk., berikut macam-macam garis lengkung selain garis lengkung notasi melismatis.
Garis lengkung notasi melismatis adalah garis lengkung yang menghubungkan beberapa not yang hanya memiliki satu suku kata dalam teks lagu. Contoh garis lengkung melismatis sebagai berikut:
Garis lengkung legato adalah garis yang memiliki fungsi untuk mengikat dua atau lebih not berbeda dan disajikan secara sambung-menyambung. Istilah legato berasal dari kata legare yang artinya mengikat. Saat dinyanyikan secara vokal, maka not-not garis lengkung legato harus dibawakan dalam satu embusan napas. Garis lengkung legato ditarik dari not awal sampai not akhir. Contohnya sebagai berikut:
Garis lengkung legatura adalah garis lengkung yang digunakan oleh satu not dan not-not perpanjangannya. Garis lengkung legatura hanya menghubungkan not-not yang sama tinggi. Penggunaannya mengutamakan not-not perpanjangan yang melewati garis birama. Sebab, setiap awal birama wajib dimulai dengan not, tidak bisa dengan titik perpanjangan not sebelumnya. Contoh garis lengkung legatura sebagai berikut:
Garis lengkung portal, garis lengkung ini dapat digunakan untuk lagu yang melompat-lompat. Tipe garis lengkung yang satu ini jarang digunakan. Contoh garis lengkung portal seperti di bawah ini:
(ZHR)
