Gigi Geraham Bungsu Impaksi: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gigi geraham bungsu yang tidak tumbuh secara sempurna dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mulut. Permasalahan gigi bungsu ini kerap dikenal juga dengan nama impaksi.
Mengutip e-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan Volume 1 Nomor 2 yang ditulis Sri Rahayu, sebagian besar gigi impaksi terjadi pada gigi bungsu atau gigi geraham ketiga. Pembentukan benih gigi bungsu dimulai sebelum usia 12 tahun dan pertumbuhannya berakhir pada usia sekitar 25 tahun.
Pada usia tersebut, gigi bungsu akan terbentuk sempurna. Secara garis besar pertumbuhan gigi bungsu berlangsung, sebagai berikut:
Pada usia 12 tahun, sebagian mahkota gigi bungsu mulai terbentuk.
pada usia 14 tahun, mahkota gigi terbentuk sempurna.
Pada usia 17 tahun, mahkota gigi dan akar gigi mulai terbentuk sebagian.
Pada usia 25 tahun, mahkota dan akar gigi terbentuk sempurna.
Gejala Gigi Bungsu Impaksi
Terdapat beberapa hal yang menandakan adanya impaksi gigi geraham bungsu. Menurut Pacific Cross, secara umum impaksi terjadi pada gigi bungsu orang dewasa, tetapi bisa juga terjadi pada semua gigi.
Hal ini dapat disebabkan oleh kemungkinan rahang yang terlalu kecil untuk menampung gigi bungsu. Hal itu mengakibatkan akumulasi, sehingga gigi samping tumbuh menuju atau menjauhi gigi geraham yang berdekatan, gigi tertimbun, atau gigi hanya tumbuh sebagian.
Frekuensi terjadinya gigi impaksi tertinggi terjadi pada gigi geraham ketiga rahang bawah, gigi geraham ketiga rahang atas, gigi kaninus rahang atas, gigi premolar rahang bawah, gigi kaninus rahang bawah, gigi premolar rahang atas, dan gigi seri rahang atas. Gigi impaksi perlu dirawat dengan baik karena dapat menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi.
Mengutip Pacific Cross, berikut adalah berbagai tanda dan gejala gigi geraham bungsu yang tidak normal selengkapnya:
Gigi hanya muncul sedikit di permukaan gusi.
Gusi tempat tumbuhnya gigi bungsu terasa sakit dan nyeri saat disentuh dengan lidah atau saat menyikat gigi.
Gusi yang bermasalah terlihat bengkak dan merah.
Di sekitar masalah gigi terasa kesemutan.
Area di sekitar bagian belakang rahang terasa sakit.
Gusi bengkak menyebabkan pipi tampak membesar atau membuat wajah tidak simetris.
Sendi di depan telinga sakit, bahkan bisa menjalar ke kepala.
Muncul abses di area gigi yang bermasalah.
Tidak merasa nyaman saat mengunyah makanan.
Kesulitan membuka mulut.
Gusi sering berdarah.
Bau mulut.
Penyebab Gigi Bungsu Impaksi
Dalam e-Journal yang ditulis Sri Rahayu dijelaskan bahwa pada saat pertumbuhan gigi ke dalam rongga mulut, benih gigi akan menembus tulang alveolar dan mukosa gingiva di atas benih gigi. Hal ini terjadi karena adanya dorongan ke arah permukaan akibat pertumbuhan atau peningkatan panjang akar gigi disertai retraksi operculum atau gingiva yang semula menutupinya.
Gigi bungsu tumbuh sempurna pada usia pubertas atau dewasa muda, yaitu ketika pertumbuhan rahang telah selesai dan semua gigi telah menghuni rahang. Pada saat ini, posisi benih dan pembentukannya sudah mencapai tahap akhir. Di samping itu, klasifikasi tulang sudah sempurna dan kompak, sehingga sulit ditembus benih gigi bungsu dan terjadilah gangguan erupsi.
Kemudian, apabila merujuk pada Pacific Cross, penyebab impaksi gigi geraham bungsu bisa karena hal-hal berikut ini:
Rahangnya terlalu kecil sehingga tidak cukup ruang untuk gigi tumbuh.
Gigi menjadi bengkok atau miring ketika mencoba untuk tumbuh.
Gigi telah tumbuh dalam posisi yang tidak teratur, sehingga menghalangi gigi bungsu.
Adanya infeksi, trauma, anomali dan terkadang berhubungan dengan teori evolusi dan faktor sistemik seperti celah langit-langit, disostosis cleidoncranial, oxycephali, progeria, atau achondoplasia.
Pengobatan Gigi Bungsu
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menangani atau mengobati sakit impaksi gigi geraham bungsu. Akan tetapi, sebelum itu kenali dahulu beberapa masalah mengenai impaksi gigi bungsu yang tak tumbuh sempurna. Menyadur laman www.toothclub.gov.hk, berikut di antaranya:
1. Masalah Perikoronitis Berulang
Sisa makanan dan plak bakteri dapat dengan mudah terperangkap di celah antara mahkota gigi bungsu dan gusi di bawahnya. Hal tersebut dapat menyebabkan infeksi pada jaringan gusi (perikoronitis).
Selain itu, gusi yang terinfeksi dan bengkak di bawah sering digigit oleh gigi di depannya, sehingga infeksi sulit untuk disembuhkan. Perikoronitis biasanya terjadi pada gigi bungsu rahang bawah.
Gejala umumnya antara lain gusi kemerahan, bengkak, dan nyeri saat ditekan dan bernanah. Selain itu, juga bisa ditandai dengan kesulitan membuka mulut dan bau mulut.
Sementara itu, gejala parahnya, yaitu kelenjar getah bening terasa sakit dan bengkak, demam, dan ada pembengkakan di pipi.
2. Masalah Kerusakan Gigi
Serangan asam pada permukaan gigi yang tumbuh tidak sempurna antara gigi bungsu dan gigi di depannya akan menyebabkan kerusakan gigi di daerah tersebut.
3. Masalah Kerusakan Lambat
Gigi geraham bungsu yang impaksi dapat menyebabkan resorpsi akar pada gigi yang berdekatan. Folikel gigi bungsu dapat berkembang menjadi kista atau tumor.
Untuk langkah pengobatan impaksi gigi geraham bungsu, bisa dilakukan secara sendiri hingga dengan metode operasi bedah gigi dan mulut.
Mengutip kembali Pacific Cross, untuk mengatasi keluhan nyerinya, bisa coba dengan beberapa cara berikut ini:
Kompres area yang mengalami nyeri menggunakan kompres dingin.
Berkumur dengan larutan air garam.
Mengonsumsi obat pereda nyeri seperti aspirin karena dapat membantu meredakan nyeri yang muncul.
Meskipun perawatan ini dapat membantu meredakan rasa sakit dan nyeri, pencabutan gigi adalah solusi terbaik untuk mengatasi gigi impaksi. Dalam istilah medis operasi gigi dan mulut dikenal dengan Odontektomi. Mencabut gigi bungsu dapat mencegah masalah lain di kemudian hari.
Pencabutan gigi geraham bungsu biasanya diperlukan untuk mencegah:
Infeksi atau penyakit gusi yang melibatkan gigi bungsu.
Kerusakan gigi karena kista atau tumor gigi bungsu yang melibatkan gigi bungsu.
Gigi bungsu yang merusak gigi lain.
(AMP)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana jika gigi bungsu tidak dicabut?

Bagaimana jika gigi bungsu tidak dicabut?
Pencabutan gigi adalah solusi terbaik untuk mengatasi gigi impaksi. Mencabut gigi bungsu dapat mencegah masalah lain di kemudian hari.
Apakah gigi bungsu itu berbahaya?

Apakah gigi bungsu itu berbahaya?
Gigi bungsu yang tak tumbuh sempurna dapat menyebabkan infeksi pada jaringan gusi (perikoronitis), masalah kerusakan gigi, dan menyebabkan resorpsi akar pada gigi yang berdekatan.
Kenapa gigi bungsu tidak tumbuh?

Kenapa gigi bungsu tidak tumbuh?
Rahangnya terlalu kecil sehingga tidak cukup ruang untuk gigi tumbuh, gigi telah tumbuh tetapi dalam posisi yang tidak teratur, sehingga menghalangi gigi bungsu, adanya infeksi, trauma, hingga anomali.
