Konten dari Pengguna

Grafik Fungsi Konsumsi dan Fungsi Tabungan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Grafik fungsi konsumsi dan juga fungsi tabungan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Grafik fungsi konsumsi dan juga fungsi tabungan. Foto: Unsplash

Fungsi konsumsi dan fungsi tabungan memiliki keterkaitan satu sama lainnya. Hal ini juga bisa dilihat dari grafik fungsi konsumsi dan fungsi tabungan.

Mengutip buku Ekonomi dan Akuntansi: Mengasah Kemampuan Ekonomi yang disusun oleh PT. Grafindo Media Pratama, pendapatan disposible yang diterima rumah tangga sebagiannya akan digunakan untuk konsumsi, sedangkan sisanya ditabung.

Fungsi dari tabungan itu sendiri digunakan untuk menunjukkan besarnya pendapatan nasional yang digunakan untuk tabungan.

Namun, sebelum membahas lebih lanjut tentang grafik fungsi konsumsi dan fungsi tabungan ketahui terlebih dahulu apa itu fungsi konsumsi dan fungsi tabungan.

Pengertian dan Rumus Fungsi Konsumsi

Fungsi konsumsi pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli ekonomi, John Maynard Keynes. Ada beberapa asumsi yang disampaikan oleh Keynes pada saat itu. Mengutip jurnal Fungsi Konsumsi dan Tabungan yang disusun oleh Refa'ul Khairiyakh, S.P., M.Sc, yakni:

  1. Terdapat sejumlah konsumsi mutlak (absolut) tertentu untuk mempertahankan hidup walaupun tidak mempunyai pendapatan uang.

  2. Konsumsi berhubungan dengan pendapatan yang dapat dibelanjakan (disposible income), yaitu C = f (Yd).

  3. Jika pendapatan yang siap dibelanjakan meningkat, konsumsi juga akan meningkat walaupun dalam jumlah yang lebih sedikit.

  4. Proporsi kenaikan pendapatan yang siap dibelanjakan untuk konsumen adalah konstan.

Setelah mengetahui keempat asumsi tersebut, fungsi dari konsumsi dapat ditulis ke dalam persamaan, yakni:

  • C = a + b Yd

Keterangannya, konsumsi (c), Yd (pendapatan yang dapat dibelanjakan), a (konsumsi dasar tertentu yang tidak tergantung pada pendapatan), dan juga b (kecenderungan konsumsi marginal).

Pengertian dan Rumus Fungsi Tabungan

Fungsi tabungan merupakan salah satu perencanaan finansial yang memiliki manfaat besar di masa yang akan datang.

Lebih lanjut, mengutip dari buku Modul Ringkasan SBMPTN Ekonomi yang disusun oleh Eka Fitriani, disebutkan juga bahwa fungsi tabungan adalah suatu fungsi yang menggambarkan hubungan antara tingkat tabungan rumah tangga dengan pendapatan nasional dalam perekonomian.

Dan persamaan fungsi tabungan adalah sebagai berikut:

  • Y = C + S

  • Y = (a + b Yd) + S

  • S = Y - (a + b Yd)

  • S = -a + (1 - b) Yd

Keterangannya, tabungan (S), tabungan negatif bila pendapatan sama dengan nol (a), kecenderungan menabung marginal (1-b), dan pendapatan yang dapat dibelanjakan (Yd).

Lebih lanjut, setiap tambahan pendapatan disposible akan dialokasikan untuk menambah konsumsi dan tabungan, sehingga akan menghasilkan persamaan berikut, yakni:

  • 1 = MPC + MPS atau MPS = 1 - MPC

Hubungan Fungsi Konsumsi dan Fungsi Tabungan

Grafik fungsi konsumsi dan fungsi tabungan. Foto: Jurnal Fungsi Konsumsi & Tabungan

Hubungan fungsi konsumsi dan fungsi tabungan dapat dilihat melalui grafik fungsi konsumsi dan fungsi tabungan.

Dapat dilihat bahwa titik E = titik impas (break even point = BEP), yaitu tingkat pendapatan nasional yang seluruhnya dikonsumsi (Y = C), sehingga S = 0.

Lalu, besarnya konsumsi otonom dapat dicari dengan rumus sebagai berikut ini.

  • a = (APC - MPC) Y

Average propensity to consume (APC) menunjukkan perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dan besarnya pendapatan nasional itu sendiri.

Besarnya APC dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut.

  • APC = C/Y

(JA)