Konten dari Pengguna

Hama Tanaman Padi dan Bagaimana Cara untuk Membasminya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hama tanaman padi dan bagaimana cara membasminya. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Hama tanaman padi dan bagaimana cara membasminya. Foto: Freepik

Hama tanaman padi menjadi salah satu ancaman yang menyerang para petani. Oleh karena itu, para petani menggunakan berbagai cara untuk menghilangkannya.

Mengutip buku Si Teman: Biologi SMP VIII yang diterbitkan oleh Tim Matric Media Literata, para petani biasanya menggunakan pestisida berbahan kimia sebagai cara untuk menghilangkan hama dan penyakit pada tumbuhannya.

Ini karena pestisida merupakan bahan kimia yang harganya murah dan mudah untuk didapatkan. Alasan lainnya karena pestisida adalah bahan yang tidak mudah terurai dan mudah masuk ke dalam jaringan lemak.

Sebetulnya, pestisida kimia memiliki bahan yang sudah terakumulasi atau nantinya tertumpuk pada organisme yang memakan organisme lain yang mengandung pestisida.

Kemudian, pestisida akan berpindah dari satu organisme ke organisme yang lain melalui rantai makanan.

Meskipun sudah menggunakan pestisida, tetap saja tanaman yang dikelola oleh para petani, khususnya padi mudah untuk terhindari dari hama.

Hama Tanaman Padi

Hama tanaman padi, yakni keong mas dan walang sengit. Foto: Unsplash

Mengutip laman resmi dari Dinas Peranian Kabupaten Mojokerto, serangan hama dan penyakit apabila dalam pengendaliannya kurang tepat, maka hal ini dapat menurunkan produktivitas dari tanaman padi tersebut.

Lalu, apa saja hama tanaman padi dan bagaimana cara untuk membasminya agar terhindar dari jumlah hama yang semakin banyak? Untuk informasi lebih lengkapnya, simak penjelasan di bawah ini.

1. Keong Mas

Keong mas merupakan salah satu hama utama tanaman padi dengan cara merusak jaringan tanaman dan memakannya. Gejala kerusakan dari padi ini sendiri ditandai dengan tanaman muda dimakan hingga habis, sehingga banyak rumpun yang hilang.

Selain itu, ada pun satu batang padi yang habis dimakan oleh seekor keong mas selama 3-5 menit.

Petani bisa membasmi perkembangan hama keong mas ini dengan cara:

  • Pada saat padi berumur 0-25 hari, lahan sawah ada baiknya dikeringkan dalam keadaan macak-macak, sehingga keong tidak dapat merayap menuju rumpun padi yang akan diserang.

  • Pembuatan parit di sekeliling lahan pertanaman agar keong dapat berkumpul lalu dimusnahkan.

  • Saluran air perlu dibersihkan dari tanaman-tanaman air seperti kangkung dan lainnya agar tidak menjadi makanan cadangan bagi berkembangnya keong mas.

2. Walang Sangit

Walang sangit termasuk hama yang umumnya merusak bulir pada fase pemasakan, fase penumbuhan tanaman padi yang rentan terhadap serangan walang sangit.

Kerusakan yang biasanya ditimbulkan, yakni beras berubah warna dan mengapung serta hampa. Berikut cara untuk membasminya.

  • Kendalikan gulma di sawah dan di sekitar pertanaman.

  • Pupuk lahan secara merata agar pertumbuhan tanaman seragam.

  • Tangkap walang sangit dengan menggunakan jaring sebelum stadia pembungaan.

  • Umpan walang sangit dengan menggunakan ikan yang sudah busuk, daging yang sudah rusak, atau dengan kotoran ayam.

  • Apabila serangan sedang mencapai ambang ekonomi, lakukan penyemprotan insektisida.

  • Lakukan penyemprotan pada pagi sekali atau sore hari ketika walang sangit berada di kanopi.

(JA)