Harga Keseimbangan: Pengertian, Faktor Perubahan, dan Proses Terbentuknya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terbentuknya harga keseimbangan atau harga pasar, salah satunya dipengaruhi oleh keberadaan penjual dan pembeli. Inilah mengapa harga keseimbangan mencerminkan harga kesepakatan antara keduanya.
Secara umum, harga keseimbangan dapat terbentuk saat permintaan dan penawaran mengalami keseimbangan. Lantas, bagaimana proses terbentuknya harga keseimbangan? Bagaimana kurva dapat memengaruhi perubahan harga keseimbangan? Simak masing-masing uraiannya berikut ini.
Pengertian Harga Keseimbangan
Menurut Ismawanto dalam buku Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X, harga keseimbangan atau harga pasar merupakan harga yang terjadi apabila jumlah barang yang diminta setara dengan jumlah barang yang ditawarkan.
Jika ditampilkan dalam kurva, harga keseimbangan berupa perpotongan antara kurva penawaran dengan kurva permintaan. Dalam harga keseimbangan berlaku hukum permintaan dan penawaran yang berbunyi:
“Apabila jumlah permintaan lebih besar daripada jumlah penawaran, harga akan meningkat. Sementara apabila jumlah penawaran lebih besar dibandingkan jumlah permintaan, harga akan menurun.”
Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan
Harga keseimbangan dapat terbentuk akibat bertemunya permintaan dan penawaran di sebuah titik yang disebut sebagai titik ekuilibrium. Dalam buku Ekonomi 1: SMA Kelas X oleh Sukwaiaty, dkk., sebelum harga keseimbangan terbentuk, pasar akan mengalami kelebihan permintaan maupun penawaran.
Mengutip jurnal berjudul Harga, Pembentukan Harga, dan Keseimbangan Pasar oleh M. Bayu Adrio F., faktor yang paling berpengaruh dalam pembentukan harga adalah kekuatan permintaan dan penawaran.
Adapun proses terbentuknya harga keseimbangan dimulai dengan adanya kegiatan tawar menawar antara penjual dengan pembeli. Harga keseimbangan dapat terjadi jika terdapat kesepakatan harga barang di antara keduanya dalam satu waktu.
Perubahan Harga Keseimbangan
Harga keseimbangan dapat mengalami pergeseran atau perubahan akibat pergeseran kurva permintaan dan kurva penawaran. Berikut masing-masing uraiannya.
Pergeseran kurva permintaan
Harga keseimbangan di pasar akan berubah karena faktor-faktor yang memengaruhi permintaan. Di kondisi ini, ceteris paribus tak berlaku. Ceteris paribus merupakan suatu asumsi dasar dalam ilmu ekonomi yang menganggap faktor-faktor lain dianggap tetap.
Kondisi pergeseran kurva permintaan ke kanan, berarti terjadi peningkatan jumlah barang yang diminta. Apabila penawaran tidak berubah, akan menimbulkan kenaikan harga sekaligus kenaikan jumlah barang yang terjual atau terbeli.
Sebaliknya, jika pergeseran kurva permintaan ke kiri menandakan telah terjadi penurunan permintaan. Dengan demikian harga barang akan menurun.
Pergeseran kurva penawaran
Apabila pergeseran kurva penawaran ke kanan, menandakan terjadinya kenaikan jumlah barang yang ditawarkan. Apabila permintaan tetap, harga akan menurun.
Sebaliknya, jika pergeseran kurva penawaran ke kiri, menandakan terjadinya penurunan jumlah penawaran barang, sehingga harga barang akan meningkat.
Itulah penjelasan tentang harga keseimbangan, proses terbentuknya, dan perubahan harga keseimbangan berdasarkan pergeseran kurva. Semoga bermanfaat!
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan harga keseimbangan?

Apa yang dimaksud dengan harga keseimbangan?
Harga keseimbangan atau harga pasar merupakan harga yang terjadi apabila jumlah barang yang diminta setara dengan jumlah barang yang ditawarkan.
Bagaimana bunyi hukum permintaan dan penawaran?

Bagaimana bunyi hukum permintaan dan penawaran?
“Apabila jumlah permintaan lebih besar daripada jumlah penawaran, harga akan meningkat. Sementara apabila jumlah penawaran lebih besar dibandingkan jumlah permintaan, harga akan menurun."
Apa saja faktor yang berpengaruh dalam pembentukan harga?

Apa saja faktor yang berpengaruh dalam pembentukan harga?
Faktor kekuatan permintaan dan penawaran.
