Konten dari Pengguna

Hari Dermaga Nasional 2024: Sejarah, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hari dermaga nasional 2024. Foto; unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hari dermaga nasional 2024. Foto; unsplash.com.

Daftar isi

Hari Dermaga Nasional 2024 diperingati pada tanggal 17 Juni. Perayaan tersebut bertujuan sebagai bentuk peringatan terhadap pentingnya dermaga sebagai bagian dari pelabuhan yang memiliki fungsi penting bagi perekonomian bangsa.

Dermaga dan pelabuhan menjadi salah satu sumber penghasilan dan sarana transportasi bagi sebagian penduduk Indonesia sejak beberapa abad lalu. Salah satu peran utama dermaga, yakni menjadi gerbang utama transportasi dan perdagangan barang dan jasa.

Untuk memperingati Hari Dermaga Nasional 2024, simaklah sejarah peringatan tersebut serta jenis-jenis dan fungsi dermaga dan pelabuhan pada uraian berikut.

Sejarah Hari Dermaga Nasional 2024

Ilustrasi sejarah hari dermaga nasional 2024. Foto; unsplash.com.

Menyadur buku Catatan dan Gagasan Ir. Soejono, Dipl. He karya Ir. Soejono, sejarah Hari Dermaga Nasional tak lepas dari sejarah keberadaan pelabuhan yang ada di Indonesia.

Pelabuhan merupakan elemen transportasi laut yang memiliki peran penting bagi perekonominan daerah serta nasional terutama untuk negara kepulauan seperti negara Indonesia.

Indonesia memiliki lebih dari 17.508 pulau dan garis pantai sepanjang 95.181 km atau terpanjang kedua di dunia. Pada masa lalu, pelabuhan hanya digunakan sebagai tempat bersandar dan bertambat kapal-kapal dan melakukan aktivitas ekonomi warga lokal.

Pelabuhan di Indonesia berkembang sejak adanya kemajuan ekonomi dan teknologi revolusi industri. Transisi teknologi perkapalan dimulai pada tahun 1950-an. Munculnya kapal kontainer sebagai pengangkut barang dalam jumlah besar membuat teknologi derek berkembang.

Akhirnya, untuk menciptakan efisiensi operasi di pelabuhan, diciptakan alat-alat baru, seperti truk pengangkut barang, traktor khusus, dan alat lainnya.

Salah satu pelabuhan terbesar dan termodern di Indonesia adalah pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pelabuhan ini awalnya dibangun pada akhir abad ke-19 dan merupakan peninggalan Hindia Belanda.

Menyadur buku Pemeriksaan Keimigrasian di Pelabuhan Tanjung Priok oleh Fauzhan Akbar Fazmie Basha, pelabuhan ini mulai dibangun pada tahun 1877 di bawah pimpinan Jenderal Johan Wilhelm Ban Lansberge.

Sebagai peringatan pembangunan pelabuhan ini, pemerintah juga menetapkan Hari Dermaga Nasional pada 17 Juni untuk diperingati setiap tahun. Saat ini, pelabuhan Tanjung Priok melayani berbagai jenis kapal seperti kapal penumpang hingga kapal mancanegara.

Pelabuhan ini didukung fasilitas yang lengkap dan modern. Letaknya yang strategis dikelilingi kawasan perdagangan dan industri, membuat Tanjung Priok menjadi pelabuhan utama di Jawa dengan nilai ekonomi sebesar Rp3590 triliun per tahun 2018.

Baca Juga: 9 Caption Hari Dermaga Nasional untuk Diunggah ke Media Sosial

Fungsi Dermaga dan Pelabuhan

Ilustrasi fungsi dermaga dan pelabuhan. Foto; unsplash.com.

Dermaga dan pelabuhan memiliki fungsi yang sangat vital untuk mendukung kegiatan perdagangan, pariwisata, maupun logistik di wilayah maritim seperti Indonesia. Berikut rinciannya.

a. Fungsi Dermaga

Berdasarkan laman dishub.acehprov.go.id, berikut fungsi dermaga secara umum yang perlu diketahui:

1. Bongkar Muat Barang

Sebagai tempat berlabuhnya berbagai jenis kapal, dermaga berperan sebagai tempat bongkar muat barang. Dermaga dilengkapi dengan peralatan seperti crane dan conveyor yang membantu dalam proses bongkar muat dari dan ke kapal.

2. Naik Turun Penumpang

Dermaga berperan sebagai titik transit penumpang yang ingin menggunakan transportasi laut.

3. Perawatan Kapal

Dermaga juga dilengkapi dengan fasilitas perawatan kapal seperti dok untuk reparasi dan pemeliharaan.

b. Fungsi Pelabuhan

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhan, fungsi pelabuhan yaitu:

1. Pemerintahan

Fungsi ini meliputi pengaturan dan pembinaan, pengendalian, pengawasan kegiatan kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan pelayaran. Sedangkan fungsi pemerintahan lainnya yakni kepabeanan, keimigrasian, kekarantinaan, dan kegiatan yang bersifat tidak tetap.

2. Pengusahaan

Fungsi ini meliputi penyediaan /pelayanan jasa kapal dan pelabuhan, Pelayanan jasa kapal meliputi jasa dermaga, pengisian bahan bakar dan air bersih, pelayanan naik turun penumpang dan sebagainya.

Pelayanan jas dermaga untuk bongkar muat buat kargo, jasa Gudang dan tempat penimbunan, jasa terminal peti, kemas, kargo curah, dan sebagainya.

3. Transportasi

Pelabuhan berfungsi sebagai tempat transit kapal-kapal dan muatan kargo dari suatu tempat ke tempat lain. Pelabuhan juga berfungsi sebagai tempat pemberangkatan dan kedatangan.

4. Perekonomian

Pelabuhan sebagai pusat ekonomi dan bisnis seperti perdagangan, industri, dan pariwisata.

5. Keamanan

Pelabuhan dapat melakukan pengawasan terhadap kapal dan muatan kargo yang masuk dan keluar.

6. Sosial

Pelabuhan berfungsi sebagai tempat rekreasi dan pariwisata. Pelabuhan dapat menyediakan berbagai fasilitas seperti restoran, toko-toko suvenir, dan wisata yang menarik.

Jenis-Jenis Dermaga dan Pelabuhan

Ilustrasi jenis-jenis dermaga dan pelabuhan. Foto; unsplash.com.

a. Jenis-Jenis Dermaga

Dikutip dari laman portal resmi Dishub Provinsi Aceh, berikut jenis-jenis dermaga secara umum:

  • Dermaga Barang: khusus untuk bongkar muat barang, biasanya terletak di pelabuhan komersial.

  • Dermaga Penumpang: dirancang untuk kenyamanan penumpang, sering ditemukan di pelabuhan penumpang atau terminal feri.

  • Dermaga Industri: Jenis dermaga ini digunakan untuk industri tertentu seperti minyak dan gas, di mana kapal tanker akan berlabuh untuk memuat atau membongkar kargo.

  • Dermaga Khusus: Didesain untuk kebutuhan khusus seperti dermaga militer, dermaga wisata, dan lain-lain.

b. Jenis-Jenis Pelabuhan

Dikutip dari buku Desain Rekayasa: Perencanaan Pelabuhan yang disusun oleh Ashury Djamaluddin, jenis pelabuhan secara umum terdiri atas dua jenis, yaitu pelabuhan laut dan pelabuhan sungai dan danau.

Pelabuhan laut adalah pelabuhan utama di suatu daerah yang sudah dilabuhi kapal asing kargo untuk ekspor atau impor secara langsung ke dan dari luar negeri. Sementara pelabuhan sungai dan Pantai adalah pelabuhan yang tersedia untuk perdagangan dalam negeri.

Oleh karena itu, kapal bendera asing tak boleh sembarangan singgah dan harus meminta izin. Selain itu, pelabuhan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis tergantung tinjauannya. Berikut rinciannya:

1. Jenis pelabuhan berdasarkan keadaan

  • Pelabuhan terbuka

  • Pelabuhan tertutup

2. Jenis pelabuhan berdasarkan jangkauan pelayaran

  • Pelabuhan internasional hub

  • Pelabutan internasional

  • Pelabuhan nasional

  • Pelabuhan regional

  • Pelabuhan lokal

3. Jenis pelabuhan berdasarkan perdagangan

  • Pelabuhan ekspor

  • Pelabuhan impor

4. Jenis pelabuhan berdasarkan pengelolaannya

  • Pelabuhan umum

  • Pelabuhan khusus

(IPT)