Hikmah Maulid Nabi Muhammad bagi Umat Islam

Kabar Harian
Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
18 September 2023 17:59 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Foto: Unsplash.
ADVERTISEMENT
Hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau yang dikenal dengan Maulid Nabi diperingati setiap 12 Rabiul Awal. Sebagai salah satu hari istimewa dalam Islam, ada banyak hikmah Maulid Nabi yang dapat direnungkan oleh umat Muslim.
ADVERTISEMENT
Maulid Nabi merupakan bentuk kecintaan umat Islam terhadap Rasulullah. Tradisi ini tidak dilakukan pada saat Nabi Muhammad masih hidup, tetapi baru diselenggarakan setelah beliau wafat.
Mengutip buku Kisah Maulid Nabi Muhammad SAW karangan Abu Nur Ahmad al Khawi Anwar (2021), ulama besar Syekh Al Hafidz As Suyuthi mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi memiliki banyak keutamaan dan dapat mendatangkan pahala bagi orang yang mengikutinya.
Pendapat tersebut mengacu pada sabda Rasulullah dalam hadits shahih riwayat Muslim. “Barangsiapa yang senang, bergembira, dan cinta kepadaku, maka akan berkumpul bersamaku di surga.”

Sejarah Maulid Nabi Muhammad

Ilustrasi hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Foto: Unsplash.
Ada beberapa versi terkait sejarah peringatan Maulid Nabi Muhammad. Versi pertama, perayaan Maulid Nabi diselenggarakan pertama kali oleh Raja al Mudzaffar Abu Said Kukburi bin Zainuddin Ali bin Biktikin. Dia adalah penguasa yang agung dan mulia di Irbil (kini Kota Arbil), Irak.
ADVERTISEMENT
Mengutip buku Tujuan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang ditulis Al Imam Al Hafidz (2021), Raja al Mudzaffar menggelar jamuan besar setiap tanggal 12 Rabiul Awal dengan mengundang ulama besar dan sufi dari segala penjuru dunia. Ia juga meyedekahkan sebagian besar hartanya untuk pembangunan kota Mekkah dan Madinah.
Sementara versi lainnya menyebut sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW pertama kali diperingati oleh Sultan Shalahuddin Al Ayyubi atau Muhammad Al Fatih.
Peringatan hari kelahiran baginda Rasulullah diselenggarakan untuk meningkatkan semangat jihad kaum Muslimin yang saat itu sedang menghadapi Perang Salib demi merebut Kota Yerusalem.

Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Foto: Pexels.
Tak hanya sebatas peringatan hari lahir Rasulullah, Maulid Nabi Muhammad juga memiliki makna mendalam yang perlu direnungkan umat Muslim. Apa saja hikmah Maulid Nabi Muhammad?
ADVERTISEMENT

1. Momen Memperbanyak Sholawat

Maulid Nabi Muhammad menjadi momen untuk memperbanyak sholawat. Ini merupakan amalan dengan pahala besar yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap saat. Rasulullah bersabda, “Siapa yang bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim).
Tak hanya mendapat pahala berlipat ganda, setiap Muslim yang rutin melantunkan sholawat juga akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah di hari akhirat kelak.

2. Menambah Rasa Cinta kepada Nabi Muhammad

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk memperdalam rasa cinta kepada Nabi Muhammad. Mewujudkan rasa cinta tersebut bisa dilakukan dengan mengikuti semua ajaran Rasulullah dan meninggalkan hal-hal yang dilarang. Dalam Surat Ali Imran ayat 31, Allah berfirman:
Katakanlah (Muhammad), ‘Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan mengampuni dosa-dosamu.’ Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
ADVERTISEMENT

3. Meneladani Akhlak Rasulullah

Kecintaan terhadap Rasulullah juga dapat diwujudkan dengan meneladani akhlaknya. Nabi Muhammad dilahirkan sebagai manusia paling mulia yang memiliki akhlak paling terpuji. Beliau merupakan sosok yang jujur, penyayang, lemah lembut, namun juga pemberani dan adil.
Jadi, sudah sepatutnya umat Muslim menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai tauladan dengan mengamalkan sifat-sifat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
(GLW)