HPP atau Harga Pokok Penjualan dan Unsur Pembentuknya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cost of Goods Sold (COGS) atau yang dikenal sebagai Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah komponen biaya produksi yang perlu diperhitungkan dalam bisnis. Menghitung Harga Pokok Penjualan sangat diperlukan, khususnya dalam usaha industri manufaktur.
Berikut ini akan kami bahas pengertian, tujuan, dan unsur pembentuk Harga Pokok Penjualan (HPP).
Pengertian Harga Pokok Penjualan
Dalam Jurnal STEI Ekonomi Volume 27 Nomor 1 yang ditulis oleh Nelli Novyarni, Harga Pokok Penjualan (HPP) atau COGS adalah salah satu komponen dari laporan laba rugi, yang menjadi perhatian manajemen perusahaan dalam mengendalikan operasional perusahaan.
Tujuan mencari Harga Pokok Penjualan adalah untuk menghitung harga pokok barang dagangan yang dijual dalam periode tertentu. Ini tidak mencerminkan harga pokok yang dibeli dalam suatu periode dan tidak dijual atau hanya disimpan dalam inventaris. Hal ini juga membantu manajemen dan investor memantau kinerja bisnis.
Ada juga yang menyebutkan HPP sebagai Harga Pokok Produksi. Keduanya memiliki definisi yang sama. Dalam Modul Akuntansi Biaya yang disusun Ludwina Harahap, Harga Pokok Produksi atau jasa adalah biaya-biaya yang timbul karena adanya aktivitas produksi.
Saat berproduksi, suatu perusahaan akan mengeluarkan biaya-biaya yang akan digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa. Ongkos yang timbul tersebut dinamakan biaya produksi atau biaya jasa.
Unsur-unsur Pembentuk HPP
Berdasarkan buku berjudul Akuntansi Manajerial karya Hansen dan Mowen, unsur-unsur yang membentuk harga pokok produk atau jasa antara lain, direct material (biaya bahan baku langsung), direct labor (biaya tenaga kerja langsung), dan biaya overhead pabrik.
1. Biaya Bahan Baku
Bahan baku adalah dasar yang digunakan untuk membuat produk jadi. Material yang digunakan untuk produksi barang diperoleh melalui pembelian lokal, impor, atau kebutuhan mereka sendiri. Biaya bahan baku adalah harga bahan pokok untuk membuat produk.
2. Biaya Tenaga Kerja
Biaya Tenaga Kerja Langsung adalah komponen biaya untuk menghitung Harga Pokok Penjualan. Hal ini karena biaya tenaga kerja langsung terlibat dalam produksi barang maupun jasa.
Sedangkan, biaya tenaga kerja tidak langsung adalah semua biaya tenaga kerja yang secara tidak langsung terlibat dalam produksi. Sehingga dapat diidentifikasi bahwa tenaga kerja tidak secara khusus terlibat dalam operasi tertentu atau saat produksi. Biaya ini sudah termasuk dalam biaya overhead.
3. Biaya Overhead Pabrik
Biaya overhead adalah semua biaya lain yang terjadi dalam pembuatan suatu produk. Biaya overhead dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan skala usaha, jenis usaha, sumber daya yang digunakan, dan lain sebagainya.
(AMP)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan HPP?

Apa yang dimaksud dengan HPP?
Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah salah satu komponen dari laporan laba rugi, yang menjadi perhatian manajemen perusahaan dalam mengendalikan operasional perusahaan.
Apa tujuan mencari HPP?

Apa tujuan mencari HPP?
Untuk menghitung harga pokok barang dagangan yang dijual dalam periode tertentu.
Sebutkan unsur-unsur pembentuk HPP!

Sebutkan unsur-unsur pembentuk HPP!
Direct material (biaya bahan baku langsung), Direct labor (biaya tenaga kerja langsung), dan Biaya overhead pabrik.
