Hubungan Persatuan dan Keberagaman dalam Mewujudkan Kesatuan Bangsa

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
26 Oktober 2021 17:11
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Hubungan Persatuan dan Keberagaman dalam Mewujudkan Kesatuan Bangsa (87907)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Persatuan dan Keberagaman. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Indonesia merupakan negara dengan karakter masyarakat yang beragam. Unsur kebinekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak bisa dilepaskan dalam keseharian. Unsur tersebut dapat dimaknai melalui pemahaman multikulturalisme yang berlandaskan dengan spiritualitas.
ADVERTISEMENT
Keberagaman berupa etnis, ras, dan agama di Indonesia terangkum melalui sejarah yang melatarbelakanginya. Hal tersebut memengaruhi persatuan dan kesatuan dalam masyarakat.
Untuk tetap menjaga stabilitas kerukunan dan perekat kemajemukan, maka nilai dalam semboyan Bineka Tunggal Ika menjadi salah satu alat yang bisa mempersatukan bangsa.
Untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep persatuan dan keberagaman di Indonesia, simak ulasan berikut ini!

Konsep Persatuan dan Keberagaman

Hidup di sebuah negara yang terdiri dari berbagai macam perbedaan membuat kita harus mampu menempatkan diri dan memahami keberagaman dalam bingkai persatuan.
Istilah persatuan dan keberagaman menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain pada kehidupan masyarakat majemuk.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), persatuan merupakan gabungan (ikatan kumpulan dan sebagainya) beberapa bagian yang sudah bersatu. Sedangkan keberagaman adalah perihal beragam-ragam; berjenis-jenis; perihal ragam; perihal jenis.
ADVERTISEMENT
Keberagaman juga dapat diartikan sebagai kondisi masyarakat dengan berbagai perbedaan di dalamnya. Di dalam masyarakat, unsur itu dipengaruhi oleh beberapa hal. Misalnya, perbedaan ras, agama dan kepercayaan, suku, jenis kelamin, lingkungan geografis, dan sebagainya.
Melansir buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, segala bentuk keberagaman dan perbedaan di atas dapat disatukan dengan semboyan Bineka Tunggal Ika dan beberapa aspek pemersatu bangsa lainnya, seperti:
  1. Dasar negara Pancasila
  2. Bendera kebangsaan, yakni bendera merah putih
  3. Lambang negara, yakni burung garuda
  4. Lagu kebangsaan Indonesia Raya
  5. Lagu-lagu perjuangan
Berbagai alat pemersatu keberagaman bangsa di atas tidak akan berpengaruh, jika kesadaran warga negara mengenai pentingnya persatuan dan keberagaman masih rendah.

Hubungan Persatuan dan Keberagaman

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, persatuan dan keberagaman memengaruhi satu sama lain. Menurut buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, keberagaman bukan tidak mungkin dapat memicu konflik antargolongan.
ADVERTISEMENT
Di sinilah kesadaran untuk membingkai persatuan antarmasyarakat berperan penting. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya konflik dan perpecahan.
Adapun untuk memupuk rasa persatuan di tengah keberagaman bisa diwujudkan dalam bentuk saling menghormati dan menghargai perbedaan, meningkatkan sikap toleransi dan kemanusiaan, dan saling melengkapi satu sama lain.
Dengan demikian, kehidupan dalam keberagaman dapat berjalan selaras. Perbedaan juga bukan lagi menjadi hambatan untuk bersatu. Semakin kokoh persatuan bangsa, tujuan dan cita-cita bangsa dapat dicapai dengan mudah.
Itulah penjelasan tentang persatuan dan keberagaman serta hubungan di antara keduanya. Pemahaman terhadap konsep ini tidak akan cukup jika dinalar secara teoritis.
Akan lebih sempurna jika sebagai warga negara memiliki kesadaran untuk memupuk dan mengamalkan persatuan di tengah perbedaan yang ada.
ADVERTISEMENT
(ANM)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020