Imam Mahdi Itu Siapa? Ini Sosok dan Kisahnya Menurut Hadits Rasulullah SAW

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah kemunculan Imam Mahdi di Hari Kiamat kelak banyak disebutkan dalam dalil-dalil shahih. Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa Imam Mahdi akan muncul dari kediamannya menuju Ka’bah.
Setelah sampai Ka’bah, beliau akan menemui para rijal (pemimpin) yang telah menunggunya. Mengutip buku Sepuluh Peristiwa Besar Menjelang Kiamat susunan Drs. Arsikum Al-Mashudi (2006), para rijal tersebut diprediksi berjumlah 313 orang.
Kelak, Imam Mahdi akan menciptakan ketertiban dan kedamaian di dunia setelah kekacauan menerpa kehidupan umat manusia. Ia juga akan menyampaikan kebenaran dari syariat yang dibawa oleh Rasulullah SAW.
Di akhir zaman, Imam Mahdi akan melakukan perang sabil. Untuk mengetahui Imam Mahdi itu siapa, simak kisah lengkapnya berikut ini.
Kisah Imam Mahdi dalam Islam
Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Imam Mahdi dilahirkan di Kota Mekah, bertepatan dengan malam Nisfu Sya’ban tahun 255 H. Maka, jika dihitung secara matematis, usia Imam Mahdi saat ini sudah lebih dari 10 abad.
Secara visual, Imam Mahdi digambarkan sebagai manusia yang masih muda. Wajahnya bersih dan berjenggot, kepribadiannya amat baik, saleh, warna kulitnya seperti orang Arab, dan memiliki perawakan yang tinggi dan besar.
Mengenai ciri-ciri fisik Imam Mahdi ini, Rasulullah SAW bersabda: “Imam Mahdi berasal dari keturunanku, keningnya lebar, berhidung panjang dan mancung…” (HR. Abu Dawud dan Al-Hakim dari Abu Sa’id Al-Khudri)
Kemudian, dalam riwayat lain juga dijelaskan tentang ciri-cirinya. Dikutip dari buku Inilah Cerita Nabi SAW tentang Para Nabi susunan Rizem Aizid, Rasulullah SAW bersabda:
“Imam Mahdi adalah seorang lelaki dari keturunanku. Warna kulitnya seperti warna kulit orang Arab dan fisiknya seperti fisik orang Israel.” (HR. Abu Nu’aim dari Hudzaifah ra)
Nama Imam Mahdi adalah julukan yang diberikan kepadanya. Nama aslinya menurut beberapa riwayat adalah Muhammad putra Abdullah. Beliau masih berkerabat dengan Rasulullah SAW.
Para ulama menyebutkan bahwa beliau merupakan keturunan Syayid Husain Assibthi, putra Sayidatina Fatimah binti Rasulullah SAW. Mengenai silsilah Imam Mahdi ini, Rasulullah pernah menjelaskan:
“Imam Mahdi adalah seorang lelaki dari keturunanku, wajahnya seperti bintang yang bercahaya terang.” (HR. Nu’aim dari Hudzaifah ra)
Peran Imam Mahdi dalam Islam
Kedatangan Imam Mahdi sangat ditunggu-tunggu oleh umat Muslim. Mereka percaya bahwa beliau dapat mendatangkan kedamaian setelah kekacauan yang terjadi akibat ulah Dajjal.
Imam Mahdi juga akan menyampaikan kebenaran yang datangnya dari Allah SWT. Selain itu, ada beberapa peran lain dari Imam Mahdi yaitu:
Melawan kezaliman dan memulihkan tatanan sosial yang adil bagi umat yang beriman.
Menyebarkan ajaran Islam yang murni kepada umat di seluruh dunia.
Membawa kedamaian dan kesejahteraan kepada umat manusia. Sehingga, konflik dan peperangan akan berakhir, dunia akan menjadi tempat yang damai dan harmonis.
(MSD)
