Infeksi Menular Seksual, Ketahui Gejala dan Jenis-jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
19 November 2021 13:42
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Infeksi Menular Seksual, Ketahui Gejala dan Ciri-cirinya. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Infeksi Menular Seksual, Ketahui Gejala dan Ciri-cirinya. Foto: iStock
ADVERTISEMENT
Infeksi menular seksual disebut juga sebagai penyakit menular seksual atau penyakit kelamin.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS oleh Deasy Handayani Purba dkk., infeksi menular seksual adalah berbagai infeksi yang dapat menular dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak seksual.
Semua teknik hubungan seksual, baik lewat alat kelamin, dubur, ataupun mulut, dapat menjadi sarana penularan penyakit kelamin.
Penyakit menular seksual akan lebih berisiko jika sering melakukan hubungan seksual dengan bergonti-ganti pasangan.
Penyakit ini dapat ditimbulkan tidak hanya terbatas pada daerah genital, tetapi juga dapat terjadi pada organ lain. Kelompok umur yang memiliki risiko paling tinggi untuk tertular penyakit kelamin adalah kelompok remaja sampai dewasa muda sekitar usia 15 sampai 24 tahun.
Penyakit menular seksual sudah lama dikenal dan bukanlah penyakit yang jumlah kasusnya sedikit. Bahkan, beberapa di antaranya banyak menyerang masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT
Supaya dapat terhindar dari penyakit ini, simak pembahasan berikut.

Gejala Infeksi Menular Seksual

Gejala Infeksi Menular Seksual. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Gejala Infeksi Menular Seksual. Foto: iStock
Gejala infeksi menular seksual terhadap perempuan dan laki-laki memiliki beberapa perbedaan, di antaranya:
1. Perempuan
  • Luka dengan atau tanpa rasa sakit di sekitar alat kelamin, anus, mulut, atau bagian tubuh uang lain. Biasanya disertai tonjolan kecil-kecil dan luka yang sangat sakit di sekitar alat kelamin.
  • Adanya cairan tidak normal, yaitu cairan dari alat kelamin bisa terasa gatal, tampak kekuningan, kehijauan, berbau atau berlendir.
  • Sakit pada saat buang air kecil.
  • Tonjolan seperti jengger ayam yang tumbuh di sekitar alat kelamin.
  • Sakit pada bagian bawah perut. Rasa sakit yang hilang timbul dan tidak berkaitan dengan menstruasi bisa menjadi tanda infeksi saluran reproduksi, yakni infeksi yang telah berpindah ke bagian dalam sistemik reproduksi, termasuk tuba fallopi dan ovarium.
  • Muncul kemerahan pada sekitar alat kelamin.
ADVERTISEMENT
2. Laki-Laki
  • Luka dengan atau tanpa rasa sakit di sekitar alat kelamin, anus , mulut atau bagian tubuh yang lain, tonjolan kecil-kecil, diikuti luka yang sangat sakit di sekitar alat kelamin.
  • Cairan tidak normal, yaitu cairan bening atau berwarna yang berasal dari pembukaan kepala alat kelamin atau anus.
  • Sakit pada saat buang air kecil. Muncul rasa terbakar atau rasa sakit selama atau setelah buang air kecil.
  • Muncul kemerahan disertai rasa sakit pada sekitar alat kelamin.

Jenis-Jenis Penyakit Menular Seksual

Jenis-Jenis Penyakit Menular Seksual. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-Jenis Penyakit Menular Seksual. Foto: iStock
Berdasarkan penyebabnya, penyakit menular seksual dibedakan menjadi empat kelompok, yaitu:
  • Penyakit kelamin yang disebabkan bakteri, yaitu gonore, sifilis, ulkus mole, limfomagranuloma venerum, vaginosis bakterial, dan infeksi genital non-spesifik.
  • Penyakit kelamin yang disebabkan virus, yaitu herpes genetalis, kondiloma akuminata, infeksi HIV, AIDS, Hepatitis B, dan moluskus kontagiosum.
  • Penyakit kelamin yang disebabkan jamur, yaitu kandidiasis genitalis.
  • Penyakit kelamin yang disebabkan protozoa dan ektoparasit, yaitu trikomoniasis, pedikulosis pubis, dan skabies (kudis).
ADVERTISEMENT
(SFR)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020