Interaksi Manusia dengan Lingkungan: Fisik, Biologis, dan Sosial

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lingkungan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kelangsungan hidup organisme yang ada di dalamnya. Organisme yang hidup di dalam lingkungan terdiri dari seluruh makhluk hidup, seperti tumbuhan, hewan, dan manusia.
Antar makhluk hidup saling berinteraksi dan menggantungkan agar siklus hidup dalam lingkungan dapat terus berjalan. Masing-masing makhluk hidup juga memiliki peran dan fungsinya ketika interaksi sedang terjadi.
Ada pun interaksi yang terjalin antara manusia dengan lingkungannya dapat bersifat menguntungkan maupun merugikan. Hal ini bergantung pada interaksi yang dihasilkan oleh masing-masing individu.
Bentuk Interaksi Manusia dengan Lingkungan
Menurut Purnama dalam buku Dasar-Dasar Lingkungan karya Fahrul Islam dkk (2020: 16), lingkungan yang menjadi tempat interaksi sesama manusia dibagi menjadi tiga jenis, yaitu lingkungan fisik, lingkungan biologi, dan lingkungan sosial. Berikut masing-masing penjelasannya.
Lingkungan Fisik
Lingkungan fisik adalah faktor eskternal berupa konsumen benda mati. Komponen tersebut meliputi air, tanah, udara, radiasi, cuaca, iklim, bahan pangan dan lain sebagainya. Lingkungan fisik berinteraksi terhadap manusia secara konstan dan berlangsung sepanjang waktu.
Lingkungan Biologis
Lingkungan biologis menyangkut benda hidup yang meliputi tanaman, hewan, virus, bakteri, jamur, parasit, protozoa dan lain sebagainya.
Lingkungan biologis sangat berpengaruh dan memegang peranan penting dalam interaksi antarmanusia sebagai unsur lingkungan yang menguntungkan (sumber kehidupan) ataupun yang mengancam kehidupan manusia.
Lingkungan Sosial
Lingkungan sosial merupakan faktor eksternal yang berhubungan dengan kebudayaan (adat istiadat, tradisi, kebiasaan, kepercayaan, dan agama), gaya hidup, tingkat pendidikan, tingkat sosial, politik, dan sistem organisasi. Lingkungan sosial di dalamnya juga terdiri dari peraturan yang berlaku bagi setiap individu yang hidup bermasyarakat.
Dirangkum dalam buku berjudul Ekologi Manusia, Prof. Dr. Eri Barlian, M.S. & Dr. Iswandi U., M.Si. (2020:23), inilah contoh interaksi manusia dengan lingkungan fisik, biologis, dan sosial yang sering terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh Interaksi dengan Lingkungan Fisik
Manusia membutuhkan tanah untuk menanam tanaman.
Manusia membutuhkan air untuk mandi, minum, dan menyiram tanaman
Manusia membutuhkan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian.
Turunnya hujan deras akan menimbulkan pemukiman banjir.
Cuaca panas digunakan manusia untuk pengolahan kerajinan tanah liat.
Contoh Interaksi dengan Lingkungan Biologis
Jamur berperan sebagai proses fermentasi makanan.
Manusia memelihara tanaman dan hewan di rumahnya.
Manusia terserang penyakit akibat virus.
Sumber protein hewani dan nabati yang berasal dari hewan serta tumbuhan digunakan sebagai bahan pangan manusia.
Bakteri penyebab penyakit pencernaan pada manusia.
Contoh Interaksi dengan Lingkungan Sosial
Berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti setiap minggu.
Mengunjungi tetangga yang sedang sakit.
Membantu masyarakat sekitar yang sedang tertimpa musibah.
Menghadiri pertemuan rutin seperti PKK maupun rapat koordinasi dalam rangka perayaan halal bihalal.
Melayat tetangga yang sedang berduka.
(VIO)
