Investasi Bitcoin: Ini Penjelasan dan Langkah Menerapkannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Investasi adalah kegiatan menanamkan modal untuk memperoleh keuntungan. Instrumen investasi bisa dilakukan dengan membeli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan pasar penjualan mata uang kripto (cryptocurrency).
Cryptocurrency merupakan sistem virtual yang berfungsi seperti mata uang standar. Selain itu, sistem ini dapat digunakan untuk melakukan pembayaran secara virtual atas transaksi bisnis yang dilakukan tanpa biaya jasa. Namun, tetap memiliki otoritas kepercayaan yang terpusat.
Ketertarikan terhadap mata uang kripto sebagai instrumen investasi baru meningkat tajam setelah nilai tukar bitcoin melonjak tinggi.
Beberapa jenis cryptocurrency, antara lain Bitcoins, Ripple, Altcoins, Lite coins, Ethereum, Dash, Doge coin, Stellar, Peer coin, Bit shares, NXT, dan lain-lain. Mata uang kripto tersebut memiliki reputasi yang baik dan pangsa pasar yang besar. Oleh karena itu bisa digunakan dan diterima sebagai alat pembayaran yang sah oleh pedagang online dan situs niaga elektronik (e-commerce).
Pengertian Investasi
Mengutip dari buku Makroekonomi Modern karya Sadono Sukirno, investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran atau penanaman modal oleh perusahaan untuk membeli barang modal dan perlengkapan produksi. Gunanya, menambah kemampuan produksi barang atau jasa dalam perekonomian.
Pertambahan jumlah barang modal mengakibatkan perekonomian suatu perusahaan menghasilkan lebih banyak barang atau jasa di masa akan datang. Adapun faktor-faktor yang menentukan tingkat investasi ialah suku bunga, ekspektasi mengenai kegiatan ekonomi di masa depan, dan kemajuan teknologi.
Merujuk pada buku Membedah Investasi Menuai Geliat Ekonomi karya Didin Fatihudin, investasi merupakan faktor strategis dalam kegiatan perekonomian suatu negara atau daerah. Tingkat investasi yang ditanamkan dalam suatu negara bisa berpengaruh terhadap besar kecilnya peningkatan pertumbuhan ekonomi di negara tersebut.
Investasi menurut buku Strategi Investasi Aset Digital Cryptocurrency: Bintang Pustaka karya Rico Nur Ilham dan Mangasi Sinurat, yaitu penanaman modal secara langsung atau tidak langsung dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuannya, memperoleh keuntungan yang diharapkan atau bentuk manfaat lainnya dari hasil penanaman modal itu sendiri. Dalam investasi terdapat suatu keuntungan (return) yang dinginkan.
Investasi Bitcoin
Bitcoin merupakan salah satu instrumen dalam investasi yang sekarang sedang ramai dibicarakan oleh publik. Mata uang yang hanya tersedia secara digital ini telah diresmikan sebagai instrumen investasi legal oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti).
Menurut Undang Undang Nomor 7 Tahun 2011 mengenai Mata Uang, cryptocurrency bitcoin tidak bisa dijadikan alat pembayaran yang sah di Indonesia. Sebab, alat pembayaran di Indonesia adalah Rupiah.
Transaksi koin elektronik bitcoin bersifat lebih rahasia karena melalui sistem peer to peer atau enkripsi langsung yang membutuhkan suatu bentuk regulasi transaksi.
Menurut buku Strategi Investasi Aset Digital Cryptocurrency: Bintang Pustaka karya Rico Nur Ilham dan Mangasi Sinurat, bitcoin memiliki pangsa pasar koin digital terbesar hingga kini dengan desentralisasi mata uang dan terbebas dari birokrasi organisasi. Berikut langkah sederhana dalam berinvestasi bitcoin:
Membuat akun Bitcoin Exchange
Verifikasi KYC
Melakukan deposit
Menetapkan Pair Asset Crypto
Mulai order Bitcoin
Lakukan transaksi jual beli
Penarikan Bitcoin
Transfer Bitcoin
(ZHR)
