Konten dari Pengguna

ISO: Arti, Jenis, dan Manfaatnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rapat yang membahas standar ISO. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rapat yang membahas standar ISO. Foto: Pexels.

ISO (International Organization for Standardization) adalah organisasi internasional non-pemerintah untuk standardisasi terbesar di dunia.

Mengutip dari buku Understanding and Implementing Quality Management System ISO 9001:2015 oleh Endang Lesmana, ISO merupakan organisasi internasional nonpemerintah yang independen dengan keanggotaan 163 badan standar nasional.

Dalam praktiknya, ISO bertugas menetapkan standar internasional untuk dunia industrial dan komersial. Tolok ukur tersebut berarti bahwa konsumen memiliki kepercayaan terhadap keamanan dan kualitas produk suatu perusahaan.

Standar ISO yang bisa dengan mudah kita temukan antara lain keselamatan di jalan, keselamatan mainan, dan kemasan medis yang aman, standardisasi ukuran kertas, kartu ATM Bank, jenis film fotografi, dan lain-lain.

Jenis-jenis Standar ISO

Berikut adalah empat jenis standar ISO yang populer, dikutip dari Panduan Praktis HRD & GA karya I Komang Oko Berata.

  1. ISO 9001 adalah manajemen mutu dan merupakan persyaratan manajemen yang paling populer di dunia. ISO 9001 telah mengalami beberapa kali revisi dan revisi yang terakhir adalah ISO 9001:2008.

  2. ISO 14001 berisi persyaratan-persyaratan mengenai manajemen lingkungan, antara lain standar dalam mengelola lingkungan dan dampaknya terhadap lingkungan. Sertifikasi ISO pengelolaan lingkungan diharapkan bisa membantu kondisi lingkungan dalam menghemat pemakaian energi, air, dan bahan bakar lainnya.

  3. ISO 22000 atau Food Safety Management Systems (Sistem Manajemen Keamanan Makanan) merupakan standar mengenai makanan dan minuman yang berisi syarat manajemen keamanan pangan.

  4. OHSAS 18001 merupakan standar internasional pada Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). OHSAS 18001 bisa diterapkan pada perusahaan yang ingin menghapuskan atau meminimalkan risiko tingkat kecelakaan kerja bagi para karyawan.

Ilustrasi pabrik sepatu yang memakai standari ISO. Foto: Pexels

Manfaat ISO

Mengutip dari OSS Certification, berikut manfaat sertifikasi ISO sebagai standar perusahaan.

1. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan dan Kepercayaan Pelanggan

Dengan ISO, suatu perusahaan akan terjamin kredibilitasnya. Hal itu berarti perusahaan memastikan bila terjadi sesuatu yang tidak beres, antisipasi akan dilakukan dengan cepat dan tanggap.

2. Menjamin Kualitas dengan Standar Internasional

Untuk mendapatkan standardisasi ISO, perusahaan harus melalui sebuah siklus yang dikenal dengan PDCA. Hal itu berupa identifikasi, analisis, dan eksekusi sebuah penyelesaian masalah untuk menjamin mutu internasional. Siklus ini merupakan prinsip internasional yang diterapkan di segala jenis industri.

3. Menghemat Biaya

Standar ISO menerapkan sistem manajemen khusus yang membantu perusahaan mengetahui kinerjanya secara menyeluruh. Bila terdapat indikasi produk akan gagal, langkah antisipasi segera dijalankan. Hal tersebut secara tidak langsung akan mencegah terjadinya pemborosan anggaran dari produk yang gagal tersebut.

4. Mengoptimalkan Kinerja Karyawan

Prinsip manajemen mutu ditetapkan untuk diikuti oleh seluruh karyawan dari staf hingga eksekutif. Hal tersebut memacu karyawan untuk bisa menjaga kualitas, efisiensi, dan produktivitas mereka dalam standar ISO yang telah ditetapkan.

5. Meningkatkan Citra Perusahaan

Keuntungan dari sertifikasi ISO, yakni membuat merek perusahaan akan menjadi jauh lebih positif. Semua keuntungan tersebut akan meningkatkan laba perusahaan.

(ZHR)