Jangan Bingung, Begini Cara Menaksirkan Perkalian Pecahan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penaksiran merupakan salah satu cara yang berfungsi untuk menentukan hasil operasi hitung cepat. Melansir dari buku Super Complete Kelas 4, 5, 6 SD/MI oleh Mudikawaty, dkk, penaksiran bilangan adalah suatu proses memperkirakan suatu hasil jawaban.
Dalam ilmu matematika, penaksiran juga sering disebut sebagai perkiraan karena menaksir itu sama halnya dengan memperkirakan atau menerka-nerka.
Hasil perhitungan pada penaksiran, biasanya menggunakan kata-kata sekitar (kira-kira). Hal tersebut menunjukkan jawabannya mendekati sekitar jawaban sebenarnya.
Dari penjelasan di atas maka dapat kita tarik kesimpulan tentang cara menaksir hasil perkalian dan pembagian dari suatu bilangan pecahan desimal yaitu dengan metode pembulatan.
Metode pembulatan adalah metode yang dilakukan untuk mengubah pecahan desimal kompleks menjadi pecahan desimal sederhana atau bilangan bulat.
Jenis Penaksiran
Dikutip dari buku yang berjudul Raja Bank Soal Matematika SD Kelas 4, 5 & 6 karangan Rudi Uly Amalia, ada tiga cara penaksiran pecahan, yaitu:
Penaksiran tinggi. Cara penaksiran ini dilakukan dengan cara membulatkan angka ke atas terlebih dahulu di antara angka satuan, puluhan atau ratusan akan dibulatkan.
Penaksiran rendah, yaitu metode pembulatan angka ke bawah terlebih dahulu di antara angka satuan, puluhan maupun ratusan yang akan dibulatkan atau ditiadakan.
Penaksiran terbaik, yaitu membulatkan angka sesuai dengan aturan pembulatan, yakni:
Jika angka dibelakang koma yang akan dibulatkan ≥ 5, maka pecahan desimal dibulatkan ke atas.
Jika angka dibelakang koma yang akan dibulatkan < 5, maka pecahan desimal dibulatkan ke bawah.
Cara Menghitung Bilangan dengan Penaksiran
Secara umum, untuk melakukan penaksiran, terdapat dua cara yaitu dengan melakukan pemulatan kedua angka yang diberi operasi perhitungan.
Perlu diketahui bahwa dalam melakukan penaksiran terdapat aturan-aturan pembulatan seperti yang dijelaskan di atas sehingga hasil yang diperoleh dapat mendekati hasil operasi hitung.
Berikut cara menghitung bilangan menggunakan penaksiran:
Bulatkan bilangan-bilangan dalam operasional hitung terlebih dahulu.
Lakukan operasi hitung pada hasil pembulatan tersebut.
Contohnya, ketika ada soal yang meminta untuk memperkirakan hasil kali dari 6,5×3,3. Perkalian ini dapat dihitung dengan cara 6×3=18 sebagai taksiran.
Cara Menaksirkan Perkalian Pecahan Biasa
Sama halnya dengan menghitung pecahan desimal, pecahan biasa juga dapat menggunakan cara di atas. Namun, ada satu langkah yang harus dilakukan sebelum atau sesudah melakukan cara di atas yaitu mengubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal.
Contohnya, untuk menjawab soal matematika yang meminta untuk menaksir 3/2 × 5/4, maka ubahlah angkanya menjadi pecahan desimal yaitu menjadi 1,5 dan 1,25.
Setelah itu, bulatkanlah angka desimalnya lalu dihitung menjadi 2×1=2. Jadi, untuk penaksiran perkalian bilangan pecahan 3/2 × 5/4, hasilnya kira-kira adalah 2.
(SAI)
